Ethereum Tembus Rp72 Juta, Ini 3 Cryptocurrency Potensial Selanjutnya: SUI, HYPE, dan Bitcoin Hyper
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Ethereum Meledak Lagi – Apakah Terlambat untuk Masuk?
Harga Ethereum (ETH) kembali menjadi sorotan setelah berhasil mencetak kenaikan harian sebesar 2,34%, mencapai $4.407,87 atau sekitar Rp72.611.544 per koin per 11 September 2025. Kenaikan ini bukan hanya angka, tetapi sinyal bahwa altcoin terbesar kedua setelah Bitcoin sedang memasuki fase bullish lanjutan yang sangat kuat.
Kapitalisasi pasar Ethereum kini menyentuh $532,05 miliar (Rp8.765 triliun), dengan volume perdagangan 24 jam yang meroket 34,9% menjadi $40,2 miliar (Rp662,2 triliun). Pergerakan ini menunjukkan peningkatan minat investor institusional maupun ritel terhadap ETH, yang dipicu oleh beberapa pengumuman besar dalam ekosistem Ethereum.
| Nama Koin | Ethereum (ETH) |
|---|---|
| Ethereum Harga | $3,119.39 |
| Ethereum ATH | $4,946.23 (August 24, 2025) |
| Ethereum Perubahan Harga dalam 24 Jam | ▲ 4.4200% |
| Ethereum Perubahan Harga dalam 7 Hari | ▲ 6.52% |
| Ethereum Kapitalisasi Pasar | $375.05B |
| Sirkulasi Pasokan | 120.23M |
Namun, ketika Ethereum sudah mencapai harga yang begitu tinggi, muncul pertanyaan penting: Apakah investor retail masih punya peluang cuan besar di ETH? Atau sudah waktunya melihat ke proyek kripto lain yang punya potensi ROI jauh lebih besar?
Ethereum Mendorong Inovasi, Tapi Persaingan Altcoin Semakin Sengit
Di balik lonjakan harga Ethereum, berbagai pengembangan teknologi dan regulasi terus membentuk masa depan blockchain ini. Salah satunya adalah peluncuran token $FDIT oleh Fidelity, yang bertujuan untuk mentokenisasi aset dunia nyata (RWA) seperti obligasi pemerintah AS—sebuah langkah penting dalam adopsi kripto oleh institusi besar.
Tak hanya itu, hard fork Fusaka yang akan datang di jaringan Ethereum berfokus pada efisiensi validator dan optimalisasi gas limit, membuka jalan bagi Ethereum untuk lebih scalable dan sustainable.
Namun, tidak semuanya berjalan mulus. Adanya pergeseran regulasi—di mana CFTC mengambil alih pengawasan atas komoditas digital—berpotensi mengubah aturan main bagi para developer dan proyek-proyek DeFi berbasis ETH.
Di tengah semua ini, blockchain Layer 2 baru bernama Giwa muncul dan mengklaim mampu menyelesaikan transaksi dalam 1 detik, sepenuhnya kompatibel dengan EVM. Ini menunjukkan bahwa meskipun Ethereum kuat, persaingan dari proyek baru tak bisa diabaikan.
Momen Rotasi Modal: Dari Ethereum ke Altcoin Berpotensi 1000x?
Fase bullish Ethereum dapat menjadi pemicu rotasi modal ke altcoin dengan valuasi lebih rendah. Sejarah membuktikan bahwa ketika ETH naik signifikan, aliran dana investor mulai mengalir ke proyek-proyek kecil yang dianggap undervalued namun memiliki roadmap, teknologi, dan komunitas yang solid.
Tiga proyek yang saat ini mencuri perhatian adalah:
- SUI – dengan kapabilitas blockchain eksklusif dan lonjakan volume harian.
- HYPE (Hyperliquid) – proyek DeFi terdesentralisasi yang baru saja mendapat eksposur dari rencana ETF oleh VanEck.
- Bitcoin Hyper (HYPER) – proyek Layer 2 untuk Bitcoin yang telah mengumpulkan hampir $15 juta (Rp247 miliar) dari presale-nya dan menawarkan potensi pertumbuhan luar biasa.
Mari kita bedah satu per satu.
SUI: Blockchain Super Cepat dengan Ekspansi DeFi Agresif
Harga SUI kini diperdagangkan di $3.61 (Rp59.464), naik 2.8% dalam 24 jam terakhir. Dengan kapitalisasi pasar mencapai $12.88 miliar (Rp211,9 triliun) dan volume perdagangan harian sebesar $1.03 miliar (Rp169,6 triliun), SUI jelas bukan proyek kecil.
| Nama Koin | Sui |
|---|---|
| Sui Harga | $1.61 |
| Sui ATH | $5.35 (January 4, 2025) |
| Sui Perubahan Harga dalam 24 Jam | ▲ 11.0600% |
| Sui Perubahan Harga dalam 7 Hari | ▲ 15.17% |
| Sui Kapitalisasi Pasar | $16.10B |
| Sirkulasi Pasokan | 10.00B |

Kenaikan ini bukan tanpa alasan. Dalam beberapa hari terakhir, SUI meluncurkan fitur Party Objects—sistem manajemen aset kolektif yang memungkinkan kontrol versi berbasis konsensus untuk aplikasi-aplikasi terdesentralisasi.
Namun SUI juga menghadapi tantangan. Suilend, salah satu protokol pinjaman di jaringan Sui, menghentikan sementara pinjaman IKA karena volatilitas tinggi, menyoroti perlunya manajemen risiko yang lebih kuat di ekosistem ini.
Meski begitu, SUI tetap dianggap sebagai salah satu cryptocurrency terbaru paling menjanjikan karena kombinasi skalabilitas tinggi dan pertumbuhan ekosistem DeFi-nya. Dengan pasokan maksimum 10 miliar dan suplai beredar baru 3,56 miliar, ruang untuk pertumbuhan harga masih terbuka lebar.
HYPE: Hyperliquid Menarik Perhatian Global dengan Rencana ETF VanEck
Di posisi berikutnya ada HYPE (Hyperliquid), yang kini diperdagangkan di harga $55.79 (Rp918.923) dengan lonjakan harian 2.94%. Kapitalisasi pasarnya mencapai $18,63 miliar (Rp306,9 triliun) dengan volume perdagangan $448,95 juta (Rp7,4 triliun) dalam 24 jam terakhir.
HYPE adalah proyek DeFi terdesentralisasi dengan fokus pada pasar derivatif dan kecepatan eksekusi order. Namun, yang membuat pasar benar-benar bergairah adalah kabar dari Blockworks bahwa VanEck berencana meluncurkan ETF berbasis HYPE di AS dan ETP di Eropa.
Lebih menarik lagi, sebagian dari keuntungan bersih ETF tersebut kabarnya akan digunakan untuk melakukan buyback HYPE, yang bisa menjadi katalis besar bagi kenaikan harga.
Jika ETF ini berhasil diluncurkan, HYPE bisa menjadi salah satu altcoin dengan potensi 1000x karena kombinasi eksposur institusional dan kelangkaan pasokan (sirkulasi baru 333 juta dari total 1 miliar).
Bitcoin Hyper: Presale Hampir Capai Rp250 Miliar, Siap Ubah Masa Depan Layer 2
Setelah Ethereum, SUI, dan HYPE menunjukkan performa luar biasa di pasar terbuka, kini saatnya menyoroti salah satu proyek presale paling mencolok tahun ini: Bitcoin Hyper ($HYPER). Proyek ini tidak sekadar token baru—melainkan upaya revolusioner untuk menghadirkan Layer 2 tercepat dalam sejarah Bitcoin, dengan arsitektur berbasis Solana Virtual Machine (SVM).

Per 11 September 2025, Bitcoin Hyper telah mengumpulkan $14.99 juta (sekitar Rp246,9 miliar) dalam tahap presale-nya, dengan harga token saat ini sebesar $0.012895 (Rp212,4). Lebih dari 705 juta token $HYPER telah distake, menandakan minat awal yang sangat tinggi dari komunitas dan investor ritel.
Mari kita telaah secara menyeluruh:
Apa Itu Bitcoin Hyper dan Mengapa Penting?
Bitcoin Hyper adalah Layer 2 sejati pertama untuk jaringan Bitcoin yang memungkinkan transaksi cepat, murah, dan berskala besar—tanpa mengorbankan keamanan level Bitcoin.
Selama bertahun-tahun, Bitcoin telah dikritik karena lambat dan mahal untuk digunakan sebagai alat pembayaran atau membangun dApps. Proyek ini hadir sebagai solusi langsung: dengan menyatukan keamanan Bitcoin dengan kecepatan dan efisiensi arsitektur rollup ala Ethereum, tetapi dibangun menggunakan SVM (Solana Virtual Machine) yang dikenal ultra-cepat.
Hasilnya adalah: transaksi Bitcoin yang hampir instan, biaya sangat rendah, dan dukungan untuk staking, DeFi, meme coin, dan aplikasi desentralisasi lainnya.
Staking dan Keuntungan di Bitcoin Hyper
Salah satu fitur andalan Bitcoin Hyper adalah sistem staking-nya yang menarik. Saat ini, reward staking diperkirakan mencapai 74% per tahun, dengan distribusi reward sebesar 199,77 $HYPER per blok ETH.
Investor yang ikut staking sejak presale memiliki keunggulan besar: selain memperoleh token di harga awal, mereka juga mendapatkan potensi pasif income yang terus mengalir.
Lebih dari 705 juta $HYPER telah distake, menjadikan Bitcoin Hyper salah satu presale paling aktif secara on-chain dalam kategori cryptocurrency terbaru tahun 2025.
Tokenomics: Fondasi yang Transparan dan Solid
Token $HYPER memiliki total pasokan maksimum 2,1 miliar, mengikuti angka simbolik dari total pasokan Bitcoin (21 juta) namun dalam skala layer 2.
Distribusinya dirancang secara strategis:
- 30% untuk pengembangan teknologi
- 25% untuk treasury dan insentif komunitas
- 20% untuk marketing global
- 15% untuk reward staking & event
- 10% untuk listing dan likuiditas

Model ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan organik dan ekspansi global, sembari menjaga keberlanjutan jangka panjang.
Roadmap: Masa Depan yang Telah Disiapkan
Proyek ini tidak hanya menjual narasi. Bitcoin Hyper telah merancang roadmap jangka menengah yang jelas dan ambisius:
- Q3 2025: Peluncuran presale, audit smart contract (Coinsult & SolidProof), peluncuran laman staking.
- Q4 2025: Beta Layer 2 diluncurkan, integrasi bridge BTC, ETH, Solana.
- Q1 2026: Peluncuran mainnet publik, daftar di CEX dan DEX.
- Q2 2026: Ekspansi developer tools, launching BTC-native dApps.
Fokus mereka sangat jelas: menjadi lapisan teratas ekosistem Bitcoin untuk pembayaran, DeFi, dan infrastruktur aplikasi.
Cara Membeli $HYPER dengan Mudah
Ingin bergabung dalam revolusi Bitcoin Hyper? Proses pembelian sangat mudah bahkan bagi investor pemula. Berikut langkah singkatnya:
- Siapkan dompet kripto seperti Best Wallet atau MetaMask dan isi dengan ETH, BNB, atau USDT.
- Kunjungi situs resmi Bitcoin Hyper dan klik tombol “Buy” atau “Connect Wallet”.
- Pilih jumlah $HYPER yang ingin dibeli. Untuk hasil optimal, aktifkan juga fitur “Buy and Stake” langsung.
- Jika ingin bayar dengan kartu, cukup sambungkan wallet dan pilih metode “Card Payment.”

Token akan diklaim melalui jaringan Solana atau Ethereum, tergantung dari metode pembayaran.
Mengapa Bitcoin Hyper Diprediksi Jadi Crypto Terbaik untuk Investasi?
Beberapa faktor membuat Bitcoin Hyper layak masuk dalam rekomendasi cryptocurrency paling menjanjikan di 2025:
- Infrastruktur Layer 2 pertama di Bitcoin dengan fitur staking, DEX, dan dApps.
- Presale masih berlangsung, harga saat ini hanya Rp212 per token.
- Telah dikumpulkan lebih dari Rp246 miliar, menandakan validasi kuat dari pasar.
- Reward staking tinggi, potensi passive income jangka panjang.
- Didukung arsitektur SVM, setara dengan kecepatan Solana.
- Bridge lintas-chain untuk kompatibilitas ETH, SOL, dan BTC.
Proyek ini tidak hanya menjual mimpi, melainkan infrastruktur baru yang siap digunakan dan dapat mengubah cara kita bertransaksi di jaringan Bitcoin.
Masih Bingung untuk Membelinya? Berikut Panduan Lengkap untuk Ikut Presale Bitcoin Hyper!
Bagi investor yang tertarik dengan potensi besar dari Bitcoin Hyper, sangat penting untuk memahami langkah-langkah pembeliannya sejak awal. Apalagi dengan presale yang hampir mencapai batas maksimal, waktu untuk ikut serta sangat terbatas. Jika Anda masih bingung bagaimana cara mulai, kami sudah merangkum prosesnya dengan jelas dan mudah dipahami. Panduan ini akan membantu Anda membeli token dengan ETH, USDT, BNB bahkan kartu kredit. Peluang ROI 20x–30x hanya bisa dicapai jika Anda masuk sebelum listing. Baca selengkapnya di Cara Beli Bitcoin Hyper.
Prediksi Harga Bitcoin Hyper – Apakah Bisa Tembus Rp5.000?
Dengan teknologi Layer 2 tercepat dan staking reward hingga 74% per tahun, banyak analis memperkirakan harga $HYPER bisa naik drastis setelah listing. Saat ini, token masih dijual di harga Rp212, tapi prediksi menunjukkan bisa mencapai Rp4.900 atau lebih pada 2026. Itu berarti peluang ROI lebih dari 20x hanya dalam setahun! Apakah Anda siap mengambil risiko terukur untuk hasil besar? Pelajari semua proyeksi dan analisanya dalam Prediksi Harga Bitcoin Hyper.
Bitcoin Hyper – Legit atau Scam? Ini Penjelasan Transparannya
Masih ragu apakah Bitcoin Hyper layak diikuti? Kami membedah proyek ini secara menyeluruh, mulai dari audit smart contract, transparansi tokenomics, hingga roadmap jangka panjangnya. Fakta bahwa sudah Rp246 miliar berhasil dikumpulkan menunjukkan kepercayaan komunitas sangat tinggi. Selain itu, presale berjalan on-chain dan sistem staking aktif sejak awal. Temukan jawabannya di artikel Apakah Bitcoin Hyper Legit atau Scam.
Hanya Ada Dua Pilihan: Masuk Sekarang atau Menyesal Nanti
Jika ada satu hal yang selalu berulang di dunia kripto, itu adalah fakta bahwa investor ritel sering kali datang terlambat. Mereka masuk setelah token meledak, bukan saat proyek masih dibawah radar. Dalam konteks ini, Bitcoin Hyper menjadi peluang langka untuk masuk di fase awal sebelum listing publik.
Dengan presale yang hampir mencapai batas maksimal $15,26 juta, waktu untuk ikut serta semakin menipis. Harga saat ini masih berada di $0.012895 (Rp212,4), dan setelah listing, tidak ada jaminan harga ini akan tetap tersedia. Bahkan, dengan skenario bullish, banyak analis memproyeksikan harga $HYPER bisa mencapai $0.3 (Rp4.941) atau lebih pada 2026, yang berarti potensi ROI lebih dari 20x–30x hanya dalam satu tahun.
Presale seperti ini hanya datang sekali dalam beberapa tahun. Ketika Bitcoin Layer 2 akhirnya mendapatkan proyek yang benar-benar bekerja—dan bukan sekadar buzzword—itulah saatnya para investor pintar bertindak cepat.
3 Crypto Terbaik untuk Investasi Setelah Ethereum: Rangkuman Akhir
Saat Ethereum terus mencatat harga tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, rotasi modal ke altcoin dan presale menjadi lebih menarik dari sebelumnya. Berdasarkan analisis lengkap dan data pasar terbaru, berikut rekapitulasi singkat tentang tiga aset digital yang layak dipantau oleh investor:
1. SUI
- Harga saat ini: $3.61 (Rp59.464)
- Kenaikan harian: +2.8%
- Kapasitas teknologi tinggi dengan fitur seperti Party Objects
- Ekspansi DeFi yang agresif dan kecepatan transaksi menjadi nilai utama
- Proyeksi jangka panjang kuat dengan potensi pertumbuhan 10–30x
2. HYPE (Hyperliquid)
- Harga saat ini: $55.79 (Rp918.923)
- Kenaikan harian: +2.94%
- Disorot oleh rencana ETF dari VanEck, yang berpotensi menjadi katalis besar
- Fundamental kuat dengan use case di derivatif dan DeFi
- Sirkulasi token masih terbatas, peluang besar jika institusi mulai masuk
3. Bitcoin Hyper (HYPER)
- Presale sudah mencapai $14,99 juta (Rp246,9 miliar)
- Harga token: $0.012895 (Rp212,4)
- Staking reward 74% per tahun dan teknologi Layer 2 berbasis SVM
- Solusi nyata untuk transaksi Bitcoin yang lambat dan mahal
- Potensi pertumbuhan pasca-listing sangat besar, dengan ROI yang sulit ditandingi
Sekarang atau Tidak Sama Sekali – Waktu Semakin Sedikit
Presale Bitcoin Hyper bisa ditutup dalam hitungan hari. Ketika investor global mulai menyadari potensi Layer 2 untuk Bitcoin, harga $HYPER mungkin akan melesat tanpa peringatan. Ini bukan hanya soal tren, tapi juga soal memanfaatkan momentum saat ini.
Jangan lewatkan kesempatan ini hanya karena menunggu terlalu lama. Kunjungi situs resmi Bitcoin Hyper sekarang juga, sambungkan dompet Anda, dan mulai berpartisipasi dalam salah satu presale paling menjanjikan tahun ini.
Karena di dunia crypto, mereka yang masuk awal—biasanya yang meraih hasil terbesar.
Gabung Komunitas Telegram Kami dan Dapatkan Akses Informasi Lebih Cepat
Ingin dapat update presale, listing baru, dan altcoin potensial sebelum orang lain tahu? Bergabunglah dengan komunitas Crypto News Indonesia di Telegram sekarang juga! Di sana, Anda akan mendapatkan informasi cepat, analisis harian, serta diskusi hangat seputar proyek-proyek seperti Bitcoin Hyper, SUI, dan HYPE. Komunitas kami juga kerap membagikan info eksklusif yang belum tersedia di website. Jangan tunggu sampai terlambat—akses peluang lebih awal mulai dari grup Telegram kami. Klik di sini untuk bergabung!
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.