ETF Ethereum Spot Alami Outflow Rekor Rp13,26 Triliun: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Poin Penting yang Perlu Diperhatikan
ETF Ethereum Mana yang Paling Terkena Dampak Outflow?
Fidelity Ethereum Fund (FETH) mencatat penarikan dana terbesar, lebih dari $362 juta (sekitar Rp6,03 triliun), diikuti oleh ETF ETHA milik BlackRock yang mengalami outflow lebih dari $200 juta (sekitar Rp3,33 triliun).
Bagaimana Performa Harga Ethereum di Tengah Outflow Ini?
Harga Ethereum juga ikut terkoreksi dan turun dan sempat di bawah level psikologis $4.000. Saat artikel ini ditulis, ETH berada di angka $4.090,17, melemah 2,49% dalam sepekan terakhir, berdasarkan data dari CoinMarketCap.
Ethereum Kembali Jadi Sorotan Investor, Tapi ETF Justru Ditinggalkan
Ethereum [ETH] tengah menarik perhatian karena lonjakan aktivitas jaringan yang tinggi. Namun, di balik popularitasnya, ETF spot Ethereum justru mengalami tekanan besar. Dalam seminggu terakhir, tercatat outflow terbesar sepanjang sejarah, menunjukkan kekhawatiran investor terhadap kondisi pasar.
Analisis ETF Ethereum
Data dari Farside Investors menunjukkan bahwa dalam periode seminggu yang berakhir pada 26 September, ETF Ethereum spot mengalami outflow sebesar $795,6 juta atau sekitar Rp13,26 triliun, di tengah volume perdagangan yang menembus $10 miliar (sekitar Rp166,7 triliun).
Angka tersebut sedikit melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada minggu yang berakhir 5 September, dengan total outflow sebesar $787,7 juta (sekitar Rp13,13 triliun).
ETF ETHA milik BlackRock, yang saat ini masih mengelola dana lebih dari $15,2 miliar (sekitar Rp253,34 triliun), mengalami penarikan lebih dari $200 juta (Rp3,33 triliun).
Sementara itu, Fidelity Ethereum Fund (FETH) yang merupakan ETF Ethereum terbesar ketiga berdasarkan total dana kelolaan, mencatat outflow tertinggi di antara rekan-rekannya, dengan dana yang keluar melebihi $362 juta atau sekitar Rp6,03 triliun.
ETF milik Grayscale, ETHE, juga mencatat penarikan signifikan. Fenomena ini mencerminkan sikap investor yang cenderung hati-hati terhadap pasar Ethereum saat ini.
Harga Ethereum juga ikut terkoreksi dan turun dan sempat di bawah level psikologis $4.000. Saat artikel ini ditulis, ETH berada di angka $4.090,17, melemah 2,49% dalam sepekan terakhir, berdasarkan data dari CoinMarketCap.
| Nama Koin | Ethereum (ETH) |
|---|---|
| Ethereum Harga | $2,988.03 |
| Ethereum ATH | $4,946.23 (August 24, 2025) |
| Ethereum Perubahan Harga dalam 24 Jam | ▲ 0.2800% |
| Ethereum Perubahan Harga dalam 7 Hari | ▲ 1.28% |
| Ethereum Kapitalisasi Pasar | $359.26B |
| Sirkulasi Pasokan | 120.23M |
Gelombang outflow ini mencerminkan sentimen pasar yang sedang melemah, di mana investor tampak melakukan aksi lindung nilai di tengah ketidakpastian jangka pendek.
ETF Bitcoin Spot Juga Alami Tekanan yang Sama
ETF Bitcoin [BTC] spot juga mengalami tekanan serupa. Total outflow mingguan dari seluruh ETF Bitcoin mencapai $902,5 juta (sekitar Rp15,05 triliun), dengan Fidelity’s FBTC memimpin jumlah penarikan dana.
Harga Bitcoin sendiri berada di level $109.352,01 (sekitar Rp1,82 miliar), mencatat penurunan tipis 0,02% dalam 24 jam terakhir dan melemah 5,53% selama seminggu, menurut data dari CoinMarketCap.
Faktor Lain yang Mempengaruhi: Penundaan Keputusan SEC
Fenomena outflow besar ini terjadi seiring dengan keputusan SEC yang kembali menunda pengumuman terkait beberapa aplikasi ETF kripto dan staking. Peninjauan terhadap pengajuan tersebut kini dijadwalkan ulang menjadi akhir Oktober hingga pertengahan November.
Sejumlah penerbit besar yang terdampak antara lain BlackRock, Franklin Templeton, Fidelity, 21Shares, dan Grayscale.
Meskipun ada penundaan ini, sentimen optimisme masih terlihat di pasar. Kontrak berjangka Ripple [XRP] mencatat rekor tertinggi, dan munculnya pengajuan baru seperti ETF Spot Hyperliquid dari VanEck serta ETF Dogecoin [DOGE] berbasis AS pertama memberi sinyal bahwa inovasi di sektor ETF kripto masih terus berkembang.
Di Tengah Tekanan Ethereum, Investor Mulai Melirik Alternatif Berisiko Tinggi
Arah arus dana dari Ethereum spot ETF yang menunjukkan penurunan drastis memberi sinyal bahwa pasar mulai beralih ke arah yang lebih spekulatif. Ketika instrumen besar seperti FETH dan ETHA kehilangan daya tariknya, banyak investor mulai mencari potensi pertumbuhan eksplosif dari proyek kripto yang sedang dalam tahap awal, terutama yang berbasis pada tren meme dan komunitas, seperti Maxi Doge.
Pergeseran ini mencerminkan kebutuhan pasar terhadap aset yang memiliki narasi kuat, komunitas aktif, dan peluang ROI yang jauh lebih tinggi dibandingkan aset kripto besar yang volatilitasnya mulai diprediksi. Maxi Doge muncul sebagai salah satu kandidat kuat yang memanfaatkan momentum ini.
Maxi Doge: Presale Meme Coin Berbasis ETH dengan Potensi 1000x Leverage
Maxi Doge bukan sekadar meme token biasa. Proyek ini memposisikan dirinya sebagai simbol budaya trader ekstrem yang berani ambil risiko. Saat artikel ini ditulis, Maxi Doge telah mengumpulkan dana sebesar $2.595.908,41 atau sekitar Rp43,27 miliar, mendekati target presale maksimal sebesar $2.867.912,77 (Rp47,83 miliar).

Harga 1 $MAXI saat ini berada di $0.0002595 atau sekitar Rp4,33. Dengan harga yang masih sangat rendah dan suplai besar, potensi kenaikan nilai token ini bisa sangat tinggi jika permintaan dan komunitas terus bertumbuh.
Roadmap Maxi Doge: Narasi Proyek yang Disusun dengan Gaya Berani
Maxi Doge memiliki roadmap yang tidak konvensional namun sangat menarik perhatian generasi muda:
- Stage 1 – Wake Up: Pengembangan awal situs resmi, audit smart contract, dan validasi komunitas.
- Stage 2 – Lunch & Gym: Presale dimulai, media sosial diluncurkan, dan kampanye iklan global dimaksimalkan.
- Stage 3 – PM Discord Ops: Kolaborasi dengan KOL, staking diluncurkan, dan komunitas mulai terbentuk.
- Stage 4 – Evening: Penutupan presale, strategi listing di DEX dan CEX, serta integrasi dengan platform futures.

Pendekatan roadmap ini menyampaikan kesan agresif, khas trader kripto yang tak pernah tidur demi mengejar peluang maksimal.
Fitur Staking: Reward Dinamis hingga 130% Per Tahun
Maxi Doge menghadirkan mekanisme staking yang memberikan imbal hasil hingga 130% per tahun, yang dibayarkan melalui smart contract berbasis Ethereum. Hingga saat ini, jumlah token yang sudah di-stake mencapai 5.785.238.693 $MAXI, mencerminkan kepercayaan awal dari komunitas.
Reward dibagikan per blok ETH, dengan estimasi distribusi harian yang transparan. Staking ini memungkinkan pengguna mengunci token mereka dalam kontrak pintar untuk memperoleh reward tambahan secara otomatis dan dinamis.
Tokenomics Maxi Doge: Struktur Alokasi Dana yang Mendorong Pertumbuhan
Total suplai token belum diumumkan secara spesifik, namun alokasi token mengikuti struktur sebagai berikut:
- Marketing – 40%: Dana besar untuk kampanye media, KOL, dan PR internasional.
- Maxi Fund – 25%: Mendorong volume perdagangan dan likuiditas proyek.
- Developer – 15%: Dukungan penuh untuk pengembangan teknologi dan smart contract.
- Liquidity – 15%: Likuiditas yang dikunci untuk mendukung listing di DEX dan CEX.
- Staking – 5%: Alokasi pool reward untuk program staking jangka panjang.

Struktur tokenomics ini menunjukkan fokus kuat pada ekspansi komunitas dan daya tahan likuiditas proyek.
Cara Membeli Maxi Doge: Mudah dan Bisa Lewat Kartu Bank
Presale Maxi Doge terbuka untuk semua pengguna, termasuk yang belum memiliki crypto wallet. Proses pembelian hanya membutuhkan beberapa langkah sederhana:
- Connect Wallet: Hubungkan dompet kripto seperti MetaMask atau Best Wallet.
- Pilih Metode Pembayaran: Bisa membeli dengan ETH, BNB, USDT, USDC, atau bahkan kartu bank.
- Klaim Token: Setelah presale berakhir, pengguna dapat mengklaim $MAXI langsung ke wallet.
Dukungan terhadap pembayaran fiat menjadikan presale ini sangat ramah bagi investor pemula. Kunjungi web resmi presale Maxi Doge sekarang juga!
Kenapa Maxi Doge Berbeda Dibanding Meme Coin Lain?
Maxi Doge tidak hanya mengandalkan branding meme semata. Narasi kekuatan komunitas, humor, serta pendekatan ekstrem terhadap “degen culture” menjadikannya unik. Dengan platform yang dirancang untuk futures trading, gamifikasi, dan kontes ROI, Maxi Doge membuka jalan bagi keterlibatan komunitas secara aktif dan berkelanjutan.
Selain itu, teknologi Web3Payments yang digunakan serta audit dari SolidProof dan Coinsult memperkuat kepercayaan terhadap keamanan smart contract $MAXI.
Jangan Lewatkan! Panduan Eksklusif untuk Investasi $MAXI
Apakah Anda mulai tertarik untuk mengejar peluang 1000x seperti yang ditawarkan oleh Maxi Doge? Jika iya, Anda wajib membaca Prediksi Harga Maxi Doge ($MAXI) Tahun 2025–2030 agar Anda tahu potensi ROI maksimal yang bisa dicapai proyek ini dalam jangka menengah dan panjang. Di dalamnya dibahas tren harga, proyeksi adopsi komunitas, serta perbandingan historis dengan meme coin besar seperti DOGE dan SHIB. Artikel ini akan membuat Anda lebih percaya diri untuk tidak sekadar jadi penonton. Jangan lewatkan prediksi yang bisa menentukan keputusan investasi Anda berikutnya. Klik dan gali potensinya sekarang juga!
Baru di Dunia Kripto? Ini Cara Aman Beli Maxi Doge Sekarang!
Masih bingung bagaimana cara ikut presale Maxi Doge? Tenang, Cara Beli Maxi Doge – Panduan Lengkap Beli $MAXI dengan Aman akan memandu Anda langkah demi langkah! Mulai dari memilih wallet, opsi pembayaran (termasuk kartu bank), hingga cara klaim token. Panduan ini dirancang untuk pemula maupun investor berpengalaman yang ingin masuk tanpa ribet. Jangan biarkan kesempatan langka ini terlewat hanya karena Anda bingung cara membelinya. Klik panduannya sekarang dan mulai langkah awal Anda ke dunia kripto berisiko tinggi tapi penuh peluang!
Saatnya Bergerak Sebelum Terlambat
Gelombang outflow dari ETF Ethereum mencerminkan kekhawatiran mendalam investor terhadap volatilitas aset besar. Namun, di balik kekacauan ini, peluang justru lahir dari sektor yang lebih berani dan spekulatif. Maxi Doge hadir sebagai alternatif dengan komunitas kuat, konsep unik, dan potensi 1000x. Sentimen pasar mungkin goyah, tapi bagi yang berani, ini adalah momentum emas.
Data menunjukkan presale Maxi Doge nyaris menyentuh target maksimum $2,86 juta, membuktikan adanya permintaan yang terus tumbuh. Dengan harga $0.0002595 dan fitur staking hingga 130% APY, potensi jangka menengahnya tidak bisa diabaikan. Sementara investor besar menarik dana dari ETF, investor ritel mulai menanamkan harapan di proyek baru yang punya narasi kuat dan reward besar. Apalagi dengan roadmap agresif dan tokenomics progresif, Maxi Doge bukan sekadar meme coin biasa.

Arah pasar menunjukkan perpindahan kapital ke proyek yang mampu membangun komunitas dan pengalaman partisipatif. Oleh karena itu, mengikuti presale Maxi Doge saat ini adalah langkah strategis yang bisa jadi membuahkan hasil luar biasa di kuartal mendatang. Jangan tunggu harga naik dan penyesalan datang. Klik, beli, dan ikuti gerakan komunitas ini sekarang juga! Kunjungi web resmi presale Maxi Doge sekarang juga!
Mau Update Cepat tentang Maxi Doge dan Crypto Terbaru?
Bergabunglah sekarang juga ke Telegram Crypto News Indonesia dan jadilah yang pertama tahu update penting seperti fase presale berikutnya, strategi staking $MAXI, hingga kabar pasar ETH dan BTC terkini! Komunitas kami aktif 24/7, berbagi info, analisis, dan peluang altcoin yang sedang naik daun. Anda juga bisa berdiskusi langsung dengan sesama investor dan expert. Jangan jadi investor yang terlambat ambil posisi. Klik link-nya dan gabung hari ini juga untuk memaksimalkan potensi cuan Anda!
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.