Prediksi Harga Bitcoin: BTC vs Perak Memburuk, Mengapa Trader Bilang Ini Gila?
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Bitcoin (BTC) masih stabil di kisaran $89.300, tetapi fokus pasar mulai bergeser dari pergerakan harian ke prediksi harga Bitcoin ke depan. Masalahnya, BTC mulai tampak semakin tertinggal dari perak yang melesat ke rekor baru di atas $117 per ons. Rasio keduanya yang semakin mencolok mengubah cara trader membaca momentum.
Perak kini kebanjiran arus dana sebagai lindung nilai aset keras, sementara Bitcoin kesulitan menembus puncak sebelumnya. Banyak trader menyebut bahwa ini bukan sekedar gangguan sesaat, bukan soal BTC ambruk, tetapi rotasi minat saat logam mulia sedang melambung tinggi.
Lonjakan Perak Ubah Peta Kepemimpinan Pasar
Kenaikan harga perak terjadi begitu cepat dan terasa sangat agresif. Harganya nyaris menyentuh $118 per ons, naik sekitar 60% dalam setahun terakhir. Lonjakan tersebut didorong oleh aksi beli safe-haven, pasokan industri yang ketat, dan spekulasi yang semakin ramai.

Di saat bersamaan, Bitcoin masih tertahan di bawah $95.500—level yang sudah beberapa kali gagal untuk ditembus. Kondisi ini turut memengaruhi cara pelaku pasar menyusun prediksi harga Bitcoin dalam beberapa pekan ke depan.
Dampaknya terlihat jelas pada rasio BTC/Perak yang merosot tajam. Banyak trader memakai rasio ini untuk melacak ke mana arus dana bergerak. Jika turun berkepanjangan, biasanya investor lebih memilih aset fisik atau instrumen yang dianggap tahan inflasi ketimbang posisi berisiko.
Dulu, pergerakan harga Bitcoin kerap seirama dengan logam mulia. Namun, belakangan ini hubungan keduanya mulai retak. Perak sedang memiliki momentum, sedangkan Bitcoin cenderung bergerak sempit dan menunggu pemicu baru.
Sinyal EMA Langka Menjadi Sorotan Trader
Kekhawatiran pasar bertambah setelah analis Rekt Capital menyoroti persilangan yang jarang terjadi antara EMA 21-minggu dan EMA 50-minggu Bitcoin. Sinyal ini baru muncul pada penutupan mingguan terakhir, dan terakhir kali ini terjadi pada April 2022 lalu—tepat sebelum fase bearish terbesar di siklus tersebut dimulai.
Oleh sebab itu, banyak pelaku pasar mulai menimbang ulang prediksi harga Bitcoin, bukan hanya dari segi sentimen, tetapi juga kesehatan tren jangka panjang.
Perlu dicatat, crossover EMA tidak otomatis menentukan kapan harga akan jatuh atau berbalik arah. Namun, indikator ini kerap dipantau karena memberi gambaran apakah dorongan tren masih kuat atau melemah.
Apabila yang terjadi adalah crossover bearish, artinya cryptocurrency terbaik ini mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk membangun stabilitas sebelum kembali memimpin reli.
Situasi ini terasa semakin relevan ketika aset ‘keras’ lainnya masih terlihat lebih perkasa. Hal tersebut membuat perhatian investor berpotensi tetap terbagi sampai BTC kembali menemukan pijakan yang lebih meyakinkan.
Prediksi Harga Bitcoin: Tembus Downtrend, Target Harga $95.000-$98.000
Berdasarkan grafik 4 jam, prediksi harga Bitcoin cenderung positif. BTC bertahan di atas $86.000 dan membentuk higher low, menandakan pembeli masih menjaga struktur naik. Namun, harganya masih tertahan di bawah garis tren menurun yang ditarik dari puncak $95.500.
Pola ini membentuk descending wedge, yang sering dibaca sebagai sinyal tenaga turun mulai habis, bukan awal gelombang jual baru.

Petunjuk dari candle juga mendukung skenario pemulihan. Ekor bawah yang panjang di area $88.500-$89.000 menunjukkan ada pembelian agresif setiap kali harga turun, sementara body candle yang mengecil mengisyaratkan tekanan jual mulai mereda.
Dari sisi moving average, Bitcoin kembali merangkak di atas EMA jangka pendek, dan pertemuan EMA 50 serta EMA 100 di kisaran $91.000-$91.200 kini menjadi zona krusial yang layak dipantau.
Momentum mulai naik, tetapi belum berlebihan. RSI merangkak menuju pertengahan 50-an, memberi ruang untuk lanjutan reli tanpa kondisi jenuh beli. Apabial BTC mampu menembus dan bertahan di atas $91.200, target berikutnya adalah $93.300, kemudian $95.500, hingga potensi ke $98.000.
Sebaliknya, apabila $88.500 gagal dipertahankan, kenaikan kemungkinan akan tertunda dan BTC cenderung kembali sideways di atas $86.000—lebih ke konsolidasi, bukan crash.
Bitcoin Hyper (HYPER): Versi Cepat Bitcoin yang Memanfaatkan Teknologi Solana
Di tengah prediksi harga Bitcoin yang terus menjadi sorotan, muncul proyek baru yang mencoba memberikan pengalaman pengguna BTC ke level yang lebih praktis untuk aplikasi. Bitcoin Hyper (HYPER) memposisikan diri sebagai evolusi ekosistem Bitcoin.
Bitcoin tetap digunakan sebagai standar keamanan, sementara performanya akan ditopang oleh teknologi Solana. Klaimnya cukup berani—transaksi lebih cepat, biaya murah, dan dukungan smart contract untuk membangun dApps, bahkan membuat meme crypto, sembari tetap mengandalkan kekuatan jaringan sebagai fondasi kepercayaan.

Dari sisi kredibilitas, proyek ini menyebut telah diaudit oleh Coinsult dan SpyWolf, dengan fokus pada kepercayaan dan skalabilitas seiring adopsi bertambah. Antusiasme terhadap proyek ini sangat tinggi, yang tercermin dari perolehan presale yang melampaui $31 juta (Rp521 miliar).
Harga token saat ini $0,013645 sebelum kenaikan harga berikutnya yang akan terjadi dalam waktu lima jam ke depan. Bagi investor ritel, tahap presale crypto seperti ini adalah momen berharga untuk mendapatkan token potensial dengan harga terendah sebelum masuk ke bursa.
Jika aktivitas Bitcoin meningkat dan kebutuhan aplikasi berbasis BTC yang lebih efisien semakin besar, Bitcoin Hyper berpeluang menjadi jembatan antara dua ekosistem raksasa: keamanan Bitcoin dan kecepatan Solana.
Potensi menjanjikan yang terpancar dari proyek ini telah mendorong sejumlah analis dan influencer kripto memberikan prediksi harga Bitcoin Hyper yang sangat bullish. Mereka percaya HYPER dapat meroket hingga 100x lipat apabila infrastruktur layer-2 yang mereka janjikan benar-benar terealisasi sesuai roadmap yang dijabarkan di situs web.
Belum terlambat untuk bergabung dengan HYPER. Ikuti panduan cara beli Bitcoin Hyper yang akan membantu Anda melakukan pembelian token secara aman dan cepat.
Beli Bitcoin Hyper di SiniDisclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.