Bitcoin (BTC) diciptakan oleh sosok pseudonim Satoshi Nakamoto pada tahun 2008 sebagai cryptocurrency sukses pertama di dunia, yang menyelesaikan masalah pengeluaran ganda (double-spending) yang telah menjadi kendala pada eksperimen uang digital sebelumnya. Beroperasi secara terdesentralisasi bukti-kerja blockchain, Bitcoin memungkinkan transaksi peer-to-peer tanpa perantara, dengan kebijakan moneternya yang ditegakkan melalui konsensus kriptografis, bukan otoritas pusat.
Jaringan Bitcoin dipelihara oleh penambang yang mengamankan transaksi dan mendapatkan bitcoin yang baru dicetak, sementara ekosistem global yang terdiri dari pedagang, investor institusional, pengembang, dan bisnis terus memperluas adopsinya. Dari El Salvador status alat pembayaran yang sah hingga adopsi oleh perbendaharaan korporat oleh perusahaan seperti MicroStrategy dan Tesla, Bitcoin telah berkembang dari sebuah eksperimen kriptografi menjadi penyimpan nilai yang diakui dan lindung nilai terhadap inflasi.
Di CoinDesk, kami menyajikan berita Bitcoin terkini dan analisis mendalam yang mencakup segala hal mulai dari pergerakan harga dan adopsi institusional hingga perkembangan teknologi dan perubahan regulasi. Tim kami memantau ETF Bitcoin peluncuran, perubahan industri penambangan, pertumbuhan Lightning Network, dan perdebatan yang sedang berlangsung yang membentuk masa depan cryptocurrency.
PENGUNGKAPAN: Teks ini ditulis dengan bantuan AI, kemudian ditinjau oleh seorang manusia.
Data from Glassnode shows that investors are holding on to their bitcoin longer than ever. The amount of bitcoin that's been held for at least a year has climbed to a record 68% while 55% of bitcoin has been held for at least two years, and 40% for three years. CoinDesk's Jenn Sanasie presents "The Chart of the Day."