Berita Crypto 18 Juli 2025: AI Terkemuka Perplexity Prediksi Harga XRP, ETH, dan DOGE

Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
SEO, Editor, dan Penulis Konten
Diverifikasi oleh
Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Terakhir diperbarui: 
Disclaimers: Penting untuk diingat bahwa investasi di crypto memiliki risiko tinggi. Artikel/berita ini disediakan sebagai tambahan informasi dan bukan sebagai saran investasi. Dengan membaca artikel/berita ini, Anda menyetujui syarat dan ketentuan kami.
Berita Crypto 18 Juli 2025: AI Terkemuka Perplexity Prediksi Harga XRP, ETH, dan DOGE

Platform kecerdasan buatan canggih bernama Perplexity memprediksi bahwa sejumlah altcoin utama dapat mencetak rekor tertinggi baru pada paruh kedua tahun 2025, seiring dengan lonjakan harga Bitcoin yang memecahkan rekor sebelumnya.

Awal pekan ini, Bitcoin berhasil menembus level tertingginya sepanjang masa (all-time high) dengan mencapai $122.838 atau sekitar Rp2.007.117.300 (kurs Rp16.350/USD). Para analis menilai momentum ini berpotensi berlanjut dan mempercepat adopsi crypto secara global.

Kenaikan tajam harga Bitcoin telah memicu gelombang optimisme di kalangan investor, disertai spekulasi bahwa pasar saat ini tengah memasuki fase bull run yang bahkan bisa melampaui reli legendaris pada tahun 2021, dan mendorong banyak altcoin utama ke level valuasi baru.

Berikut adalah sejumlah aset digital yang menurut Perplexity berpotensi mengalami pertumbuhan signifikan dalam waktu dekat.

XRP (Ripple): Perplexity Ramalkan Potensi Kenaikan Dua Kali Lipat untuk Pemimpin Pembayaran Global

Menurut proyeksi dari Perplexity, harga XRP dari Ripple dapat meroket hingga $20 (sekitar Rp327.000) pada akhir 2025. Ini berarti potensi kenaikan hampir tujuh kali lipat dari harga saat ini yang berada di kisaran $3,25 atau sekitar Rp53.138.

Menurut proyeksi dari Perplexity, harga XRP dari Ripple dapat meroket hingga $20 (sekitar Rp327.000) pada akhir 2025. Ini berarti potensi kenaikan hampir tujuh kali lipat dari harga saat ini yang berada di kisaran $3,25 atau sekitar Rp53.138.

Prediksi yang sangat optimis ini ditopang oleh meningkatnya adopsi institusional, kepastian regulasi yang mulai membaik, serta spekulasi pasar terkait peluncuran XRP spot ETF—sebuah katalis yang dapat membuka arus masuk dana besar dari investor ritel maupun institusi.

Reputasi XRP sebagai solusi pembayaran lintas negara yang cepat, murah, dan sesuai regulasi semakin kuat. Sepanjang 2024, United Nations Capital Development Fund (UNCDF) bahkan memuji XRP karena kemampuannya dalam mempercepat transaksi global tanpa bergantung pada perantara tradisional.

Putusan penting dari pengadilan pada tahun 2023 menyatakan bahwa penjualan retail XRP tidak termasuk dalam kategori sekuritas, sehingga melemahkan posisi lama SEC terhadap XRP dan pasar altcoin secara umum.

Pada bulan Maret, CEO Ripple, Brad Garlinghouse, mengumumkan bahwa proses hukum panjang tersebut resmi berakhir. Hal ini menghilangkan satu hambatan besar bagi XRP dan mengembalikan kepercayaan investor di sektor crypto.

Namun, pencapaian target ambisius di level $20 kemungkinan besar memerlukan pemicu tambahan, khususnya dari sisi kemajuan regulasi di Amerika Serikat, yang hingga kini masih menjadi fokus lobi industri crypto.

Saat ini, harga XRP tengah mengalami lonjakan setelah mencatatkan kenaikan sebesar 9% dalam 24 jam terakhir dan 32% dalam sepekan, didorong oleh dugaan aksi akumulasi besar-besaran oleh whale.

harga XRP tengah mengalami lonjakan setelah mencatatkan kenaikan sebesar 9% dalam 24 jam terakhir dan 32% dalam sepekan, didorong oleh dugaan aksi akumulasi besar-besaran oleh whale.

Aksi beli besar ini membuat RSI XRP mencapai angka panas 86, yang mengindikasikan kondisi overbought. Para trader kemungkinan akan merealisasikan keuntungan selama akhir pekan, sehingga XRP bisa menghadapi tantangan untuk melewati level ATH tahun 2018 di $3,40 (sekitar Rp55.590). Namun, dengan harga saat ini di $3,26 (sekitar Rp53.241), XRP hanya berjarak 4,4% dari rekor tersebut.

XRP tetap menjadi cryptocurrency berkapitalisasi besar dengan performa terbaik, membukukan kenaikan tahunan sebesar 442%, jauh melampaui kenaikan Bitcoin yang hanya sebesar 83%.

Ethereum ($ETH): Prediksi AI Perplexity Tunjukkan Potensi Naik Hampir 4 Kali Lipat untuk Pelopor Smart Contract

Ethereum ($ETH) terus mempertahankan posisinya sebagai aset crypto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, yang saat ini melampaui $411,7 miliar atau sekitar Rp6.728 triliun. Ethereum berfungsi sebagai infrastruktur inti untuk berbagai aplikasi terdesentralisasi.

Ethereum ($ETH) terus mempertahankan posisinya sebagai aset crypto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, yang saat ini melampaui $411,7 miliar atau sekitar Rp6.728 triliun. Ethereum berfungsi sebagai infrastruktur inti untuk berbagai aplikasi terdesentralisasi.

Sebagai pemimpin dalam sektor smart contract dan DeFi, Ethereum kini mengamankan nilai total terkunci (TVL) lebih dari $77,6 miliar atau sekitar Rp1.268 triliun, menegaskan peran vitalnya dalam ekosistem Web3.

Perplexity memproyeksikan bahwa ETH bisa naik hingga $5.000 (sekitar Rp81.750.000) pada akhir tahun, melonjak cukup jauh dari harga saat ini yang berada di kisaran $3.403 atau sekitar Rp55.658.550.

Proyeksi ini didukung oleh serangkaian peningkatan jaringan, posisi Ethereum sebagai fondasi utama dalam sektor DeFi dan NFT, serta meningkatnya adopsi institusional, khususnya setelah hadirnya spot ETF yang memberikan eksposur regulasi terhadap ETH.

Dalam kondisi pasar bull, Ethereum bahkan dapat mendekati target $5.000 lebih cepat, mungkin pada musim gugur. Namun, karena kini berada pada kondisi overbought, kemungkinan terjadi aksi ambil untung dalam jangka pendek yang dapat menahan laju kenaikannya. ETH juga kemungkinan akan menghadapi resistensi kuat di kisaran $3.600 (sekitar Rp58.860.000), meskipun potensi koreksi bisa tertahan oleh area support di $3.200 (sekitar Rp52.320.000).

ETH juga kemungkinan akan menghadapi resistensi kuat di kisaran $3.600 (sekitar Rp58.860.000), meskipun potensi koreksi bisa tertahan oleh area support di $3.200 (sekitar Rp52.320.000).

Potensi kenaikan tambahan bisa terwujud jika mantan Presiden Donald Trump berhasil mendorong reformasi regulasi crypto secara menyeluruh. Reformasi ini diharapkan memberikan kejelasan hukum yang mampu membuka peluang pertumbuhan pasar lebih lanjut.

Sentimen positif terhadap ETH juga diperkuat oleh aksi akumulasi dari investor besar. Setelah mengalami konsolidasi dalam pola falling wedge, ETH berhasil bangkit dari $1.800 ke $2.412 pada awal Mei, menandakan kebangkitan minat institusional terhadap Ethereum.

Dogecoin ($DOGE): Meme Coin Pertama yang Diprediksi Bakal Melonjak Tajam

Dogecoin ($DOGE), yang awalnya diciptakan sebagai parodi berbasis meme pada tahun 2013, kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $32,15 miliar atau sekitar Rp525,3 triliun, didukung oleh komunitas yang solid dan utilitas yang terus berkembang.

Dogecoin ($DOGE), yang awalnya diciptakan sebagai parodi berbasis meme pada tahun 2013, kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $32,15 miliar atau sekitar Rp525,3 triliun, didukung oleh komunitas yang solid dan utilitas yang terus berkembang.

DOGE biasanya mengikuti pergerakan harga Bitcoin dan menggabungkan volatilitas khas meme dengan daya tahan jangka panjang.

Saat ini, harga DOGE berada di $0,2139 atau sekitar Rp3.497. Dengan kenaikan sebesar 4,5% dalam 24 jam terakhir dan 19% dalam sepekan, indikator RSI DOGE berada di level 69, menunjukkan momentum beli yang meningkat seiring Bitcoin terus menantang rekor tertingginya.

Analisis teknikal menunjukkan pola falling wedge yang mencolok dari November hingga April, yang mengindikasikan potensi breakout ke arah atas dalam waktu dekat.

Perplexity memperkirakan bahwa DOGE bisa mencapai $1,18 (sekitar Rp19.293) dalam skenario bull run berkepanjangan, yang berarti potensi kenaikan hingga 5,5 kali lipat dari harga sekarang.

Perplexity memperkirakan bahwa DOGE bisa mencapai $1,18 (sekitar Rp19.293) dalam skenario bull run berkepanjangan, yang berarti potensi kenaikan hingga 5,5 kali lipat dari harga sekarang.

Dari sisi adopsi, perusahaan besar dan figur publik ternama terus mendukung Dogecoin. Tesla menerima DOGE untuk pembelian merchandise tertentu, sementara platform seperti Revolut dan PayPal telah mengintegrasikannya sebagai alat pembayaran, memperkuat penerapannya di dunia nyata.

Potensi Altcoin Masih Terbuka, Tapi Investor Butuh Solusi Lebih Cepat dan Efisien

Pergerakan eksplosif XRP, ETH, dan DOGE memberikan gambaran bahwa altcoin besar kembali menarik minat institusional dan ritel. Namun, tidak semua investor merasa percaya diri menavigasi pasar yang kian kompleks. Banyak di antara mereka yang mencari alat bantu cerdas, khususnya untuk menjelajahi pasar meme coin yang sangat fluktuatif.

Kecepatan menjadi kunci di dunia on-chain, terlebih di ekosistem Solana yang kini berkembang pesat. Trader muda berusia 20–35 tahun sangat membutuhkan tools yang bisa mengeksekusi order lebih cepat daripada platform DEX konvensional. Solusi seperti bot trading otomatis kini mulai mendapat sorotan karena memungkinkan transaksi instan dengan keamanan tinggi.

Snorter muncul sebagai jawaban bagi para trader yang menginginkan efisiensi maksimal tanpa kehilangan momen di pasar. Dengan fitur yang terintegrasi langsung dalam Telegram, pengguna cukup menggunakan ponsel untuk membeli, menjual, atau mengikuti gerakan trader berpengalaman secara otomatis.

presale snorter

Kenapa Snorter Jadi Favorit Baru di Tengah Tren Bullish?

Di tengah hiruk-pikuk rally altcoin, presale token Snorter ($SNORT) mulai mencuri perhatian investor yang ingin masuk lebih awal sebelum listing publik. Dengan positioning sebagai bot trading crypto berbasis Telegram khusus ekosistem Solana, Snorter membawa pendekatan unik yang menggabungkan utilitas nyata dan elemen meme culture.

Berbeda dari kebanyakan token meme, Snorter bukan hanya soal branding lucu. Bot ini dibangun untuk mempercepat strategi perdagangan token baru di Solana secara real-time. Fitur-fitur seperti sniping otomatis, perlindungan rugpull, limit order, dan copy trading membuatnya unggul dibanding bot sejenis.

Dengan harga presale $0,0985 (sekitar Rp1.611), Snorter memberikan peluang bagi investor awal untuk masuk di fase valuasi rendah. Hingga saat ini, total dana yang berhasil dikumpulkan telah menembus $1.991.656 (sekitar Rp32,6 miliar), menandakan antusiasme pasar yang sangat tinggi menjelang peluncuran publik.

Tentang Snorter: Aardvark yang Bukan Sekadar Meme

Snorter hadir sebagai meme coin berbasis Solana yang dipersenjatai dengan kemampuan bot trading terintegrasi di Telegram. Terinspirasi dari hewan aardvark yang dikenal menggali untuk mencari makanan tersembunyi, Snorter dirancang untuk ‘mengendus’ peluang terbaik dalam pasar crypto yang penuh noise.

Bot ini menyasar para trader yang ingin menghindari jebakan token palsu dan scam. Melalui sistem yang dibangun secara independen, Snorter membantu pengguna menemukan proyek yang benar-benar memiliki volume likuid dan potensi pertumbuhan, bukan sekadar token viral sesaat.

Tim pengembang Snorter memfokuskan teknologi pada kecepatan eksekusi, keamanan, dan kemudahan penggunaan. Hal ini menjadikannya lebih unggul dari bot populer lain seperti Banana Gun, Bonk Bot, dan Maestro yang cenderung berbiaya tinggi atau terbatas hanya pada fitur sniping.

Dengan UI yang intuitif dan integrasi langsung di Telegram, Snorter menjadi solusi praktis bagi trader yang ingin tetap aktif memantau dan mengeksekusi strategi bahkan saat mobile.

Fitur-Fitur Unggulan Snorter Bot

Snorter bukan hanya soal branding lucu. Bot ini hadir dengan fitur-fitur canggih yang benar-benar dibutuhkan trader Solana di tengah kompetisi pasar on-chain yang kian ketat.

Pertama, Snorter menawarkan swap instan dengan perlindungan front-running dan sistem keamanan tingkat tinggi. Artinya, pengguna bisa membeli dan menjual token tanpa khawatir disalip oleh bot predator lain yang sering mengeksploitasi celah waktu.

Kedua, Snorter menghadirkan kemampuan sniping otomatis. Bot ini mampu mengenali peluncuran token baru dan mengeksekusi pembelian dalam hitungan detik, lengkap dengan pengaturan pajak dan manajemen risiko bawaan.

Ketiga, fitur limit order memungkinkan trader menentukan titik beli dan jual ideal tanpa harus terus menerus memantau grafik. Ditambah dengan sistem deteksi honeypot dan proteksi rugpull, trader dapat meminimalisir risiko terjebak dalam proyek abal-abal.

Terakhir, Snorter juga mendukung copy trading. Pengguna dapat meniru strategi trader papan atas secara otomatis, menjadikannya alat edukatif sekaligus penghasil cuan pasif.

fitur presale snorter

Roadmap Snorter Menuju Ekspansi Multichain

Tim Snorter menyusun roadmap empat tahap yang mencerminkan visi jangka panjang proyek ini. Setiap tahap membawa fitur dan ekspansi baru demi memperkuat posisi Snorter di pasar crypto global.

Tahap pertama berfokus pada riset pasar, pengembangan kontrak pintar, dan rilis whitepaper. Tim juga mengoptimalkan situs web dan arsitektur bot untuk memastikan pengalaman pengguna terbaik sejak awal.

Tahap kedua merupakan fase peluncuran token. Di sini, tim menjalankan kampanye pemasaran, membuka presale token $SNORT, melibatkan influencer, serta menggelar uji coba beta komunitas. Bot resmi diluncurkan di jaringan Solana dengan fitur awal, serta implementasi sistem klaim token dan jembatan antar-chain.

Tahap ketiga menandai ekspansi multichain. Snorter akan mendukung jaringan EVM seperti Ethereum, memperluas cakupan pengguna. Bot juga akan memiliki dashboard pengguna, fitur Telegram lanjutan, dan pengembangan ekosistem lintas blockchain.

Tahap keempat akan memperkenalkan algoritma trading lanjutan, kemitraan DeFi, tata kelola komunitas, serta integrasi API untuk trading. Ini akan mengubah Snorter dari sekadar bot menjadi platform trading on-chain yang komprehensif.

roadmap snorter

Sistem Staking Snorter: Dapatkan Imbal Hasil dari Kepemilikan Token Anda

Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan oleh Snorter adalah program staking $SNORT yang sangat kompetitif. Sistem ini dirancang untuk memberi insentif kepada investor jangka panjang yang ingin mengunci token mereka sembari tetap memperoleh imbal hasil.

Distribusi reward staking dilakukan sebesar 9,51 $SNORT per blok Ethereum. Artinya, semakin aktif jaringan Ethereum, semakin cepat reward mengalir ke para staker. Dalam proyeksi saat ini, total imbal hasil tahunan dapat mencapai 199% per tahun—angka yang sangat menarik bagi para penggemar staking.

Reward dapat diklaim setelah sistem staking live secara penuh. Pengguna cukup menghubungkan wallet mereka, memilih jumlah token yang ingin di-stake, dan memantau akumulasi imbal hasil secara real-time. Antarmuka staking yang didukung oleh Web3Payments membuat seluruh proses berlangsung lancar dan aman.

Dengan lebih dari 12,5 juta token $SNORT yang telah di-stake oleh komunitas, program ini membuktikan bahwa kepercayaan terhadap proyek tidak hanya datang dari spekulasi, tetapi juga partisipasi aktif untuk jangka panjang.

Tokenomics Snorter: Distribusi Dana yang Transparan dan Terencana

Struktur distribusi token Snorter atau yang disebut sebagai Snortenomics telah dirancang secara seimbang untuk mendukung pertumbuhan proyek dari berbagai sisi. Total suplai token ditetapkan sebesar 500.000.000 $SNORT.

Sebesar 25% dari total suplai dialokasikan untuk pengembangan produk. Ini mencakup penyempurnaan algoritma bot, pengembangan fitur baru, dan integrasi multichain. Selanjutnya, 20% dialokasikan untuk likuiditas di bursa agar harga token stabil dan dapat diperdagangkan secara aktif.

Sebanyak 20% lainnya diperuntukkan bagi aktivitas pemasaran, termasuk kampanye digital, kolaborasi dengan influencer, dan penetrasi pasar global. Sementara 10% disisihkan untuk community rewards sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna aktif yang mendukung pertumbuhan komunitas.

Selain itu, terdapat alokasi 10% untuk program airdrop, 10% untuk treasury proyek, dan 5% untuk reward staking. Struktur ini menunjukkan bahwa tim Snorter berkomitmen pada pertumbuhan organik dan keberlanjutan proyek jangka panjang.

tokenomic snorter

Cara Membeli Token Snorter ($SNORT) dengan Mudah

Membeli $SNORT sangat mudah, bahkan untuk pengguna baru sekalipun. Token ini tersedia di jaringan Solana dan Ethereum, memberikan fleksibilitas kepada investor yang berasal dari berbagai ekosistem blockchain. Proses pembelian dapat dilakukan melalui widget di situs resmi Snorter menggunakan SOL, ETH, USDT, USDC, atau bahkan kartu kredit.

Bagi pengguna Ethereum, tersedia opsi Portal Bridge untuk menjembatani token $SNORT ke jaringan Solana. Cukup hubungkan wallet Ethereum Anda ke antarmuka Portal Bridge, pilih $SNORT sebagai token yang ingin dijembatani, dan tentukan Solana sebagai jaringan tujuan. Setelah konfirmasi transaksi di Ethereum, Anda akan menerima token versi Solana yang dapat ditambahkan ke wallet Solana.

Proses bridging ini sangat penting untuk mengakomodasi strategi multi-chain Snorter, dan membuka akses bagi lebih banyak pengguna dari berbagai jaringan blockchain untuk ikut serta dalam presale.

Bagi yang belum memiliki wallet, Snorter juga menyediakan fitur pembukaan wallet langsung di dalam Telegram saat bot diluncurkan. Dengan beberapa klik, pengguna bisa memiliki wallet Solana baru dan langsung siap bertransaksi.

Keunggulan Snorter Dibanding Proyek Lainnya

Snorter bukan satu-satunya bot trading di pasar crypto, namun ia menawarkan sejumlah keunggulan yang menjadikannya pilihan utama bagi trader Solana. Biaya transaksi Snorter hanya sebesar 0,85%—lebih rendah dari kompetitor seperti Maestro, Bonk Bot, atau Banana Gun yang mematok biaya 1%–2%.

keunggulan snorter dibanding kompetitor

Kecepatan eksekusi Snorter juga lebih unggul. Bot ini mampu mengeksekusi pembelian token baru lebih cepat berkat sistem deteksi dan algoritma sniping yang telah dioptimalkan. Fitur live new SOL pairs juga memberikan keuntungan tambahan karena pengguna dapat memantau peluncuran token secara real-time.

Tidak hanya itu, Snorter juga menghadirkan sistem keamanan berlapis yang mencakup deteksi honeypot, proteksi rugpull, dan MEV resistance. Ini memungkinkan pengguna untuk menghindari token berbahaya yang tidak dapat dijual atau dikuasai oleh developer jahat.

Dengan fitur copy trading, trader pemula juga bisa meniru strategi investor berpengalaman secara otomatis. Semua ini membuat Snorter bukan sekadar meme coin, tetapi sebuah alat profesional untuk memaksimalkan potensi trading on-chain.

Jangan Sampai Ketinggalan! Cara Beli Token Snorter untuk Pemula & Trader Berpengalaman

Jika kamu merasa terinspirasi oleh potensi XRP, ETH, dan DOGE, tapi ingin peluang lebih besar dari token yang belum listing, maka Snorter bisa jadi jawabannya. Untuk masuk ke presale ini, kamu tidak perlu jadi ahli—cukup ikuti panduan lengkap yang sudah disiapkan secara mudah dan praktis. Di dalamnya dijelaskan cara membeli $SNORT lewat Solana maupun Ethereum, termasuk metode pembayaran dengan USDT, ETH, SOL, bahkan kartu kredit. Klik sekarang dan pelajari cara membeli Snorter sebelum harganya naik drastis.

Prediksi Harga SNORTER: Apakah Potensinya Bisa Lampaui DOGE & XRP?

Ingin tahu seberapa jauh harga Snorter bisa melesat setelah listing? Para analis memperkirakan bahwa presale ini bisa menjadi salah satu peluncuran paling sukses di ekosistem Solana tahun ini. Dengan fitur unik dan momentum pasar yang mendukung, potensi ROI Snorter bahkan bisa mengalahkan beberapa altcoin besar. Lihat proyeksi selengkapnya dalam prediksi harga SNORTER terbaru ini dan bersiaplah ambil keputusan cepat!

Belum Yakin dengan Proyeknya? Baca Ulasan Lengkap Snorter di Sini

Snorter memang disebut-sebut sebagai bot trading terbaik di ekosistem Solana, tapi apa yang membuatnya benar-benar beda dari ratusan proyek meme lainnya? Artikel ini mengulas fitur teknologi, tujuan jangka panjang, dan latar belakang proyek secara lengkap agar kamu bisa memutuskan dengan percaya diri. Jangan cuma ikut hype—pahami dulu alasan di balik popularitasnya di kalangan whale dan trader on-chain. Klik dan kenali lebih dalam tentang apa itu Snorter dan mengapa ini jadi investasi yang patut dipertimbangkan.

Peluang Altcoin & Momentum Presale Snorter

Bitcoin telah menembus rekor baru dan memicu optimisme luas di pasar crypto. Altcoin seperti XRP, Ethereum, dan Dogecoin mendapat dorongan besar dari adopsi institusional dan momentum teknikal. Namun, tantangan regulasi dan kebutuhan akan alat bantu cerdas membuat banyak investor mencari alternatif lebih efisien. Di sinilah Snorter hadir, memberikan solusi modern untuk navigasi pasar on-chain.

Dengan integrasi Telegram dan eksekusi instan, Snorter memberikan keunggulan nyata bagi trader yang ingin masuk cepat dalam listing baru. Kombinasi antara bot trading canggih, biaya rendah, dan fitur copy trading menjadikannya berbeda dari proyek meme coin biasa. Roadmap yang terarah serta sistem staking kompetitif memperkuat keyakinan bahwa Snorter bukan proyek sesaat.

Prediksi positif untuk altcoin besar tetap relevan, namun potensi ROI tertinggi seringkali datang dari proyek yang belum launching publik. Dengan harga presale yang masih rendah, $SNORT memberikan peluang entry yang ideal bagi investor yang ingin mendahului tren. Apalagi, tokenomics-nya menunjukkan distribusi sehat dan transparan yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Investor yang tidak ingin kehilangan momentum seperti bull run 2021 sebaiknya mulai bergerak sekarang. Presale Snorter tidak hanya memberikan akses awal, tetapi juga memungkinkan kamu menikmati staking reward yang jauh di atas rata-rata. Ini saatnya ambil bagian dalam proyek yang bukan hanya ikut tren, tapi menciptakan solusi. Kunjungi web resmi presale Snorter di sini!

Gabung Komunitas Crypto News Indonesia untuk Dapat Info Presale Tercepat

Kamu ingin jadi yang pertama tahu soal presale altcoin terbaik sebelum viral? Atau mungkin ingin berdiskusi dengan sesama trader tentang proyek seperti Snorter dan strategi trading lainnya? Bergabunglah bersama ribuan member aktif di grup Telegram resmi Crypto News Indonesia dan dapatkan bocoran proyek-proyek terbaru langsung ke ponselmu. Di era pasar yang bergerak cepat, komunitas aktif bisa jadi keunggulan tersendiri untuk menangkap peluang lebih dulu.

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

Logo

Mengapa Cryptonews Indonesia Dapat Dipercaya

100k+

Tersedia ratusan berita dalam sebulan

100+

Artikel dengan berita terbaru setiap hari

8

Bertahun-tahun di Pasar

70

Penulis Tim Internasional
editors
+ 66 Lainnya

Kripto Terbaik

Temukan token yang sedang tren yang masih dalam masa presale - pilihan tahap awal dengan potensi

Gambaran Umum Pasar

  • 7h
  • 1b
  • 1t
Kapitalisasi Pasar
$2,459,463,903,354
+0.70%
Kripto yang sedang tren

Jangan sampai ketinggalan

Berita Bitcoin
Goldman Sachs Borong $1,1 Miliar ETF Bitcoin, Tandai Pergeseran Strategis Besar
Ajeng Tiara
Ajeng Tiara
2026-02-11 09:19:47
Prediksi Harga
Prediksi Harga Bitcoin: Riset Baru Peringatkan Risiko ‘Quantum Freeze’ untuk Jutaan BTC
Asreti
Asreti
2026-02-11 04:50:00
Crypto News in numbers
editors
Daftar Penulis + 66 Lainnya
100k+
Tersedia ratusan berita dalam sebulan
100+
Artikel dengan berita terbaru setiap hari
8
Bertahun-tahun di Pasar
70
Penulis Tim Internasional