Trump Klaim Tak Tahu Soal Investasi UAE $500 Juta di World Liberty Financial

Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Penulis
Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Terakhir diperbarui: 
Disclaimers: Penting untuk diingat bahwa investasi di crypto memiliki risiko tinggi. Artikel/berita ini disediakan sebagai tambahan informasi dan bukan sebagai saran investasi. Dengan membaca artikel/berita ini, Anda menyetujui syarat dan ketentuan kami.

Bayangkan, hanya beberapa hari sebelum pelantikan kembali seorang presiden AS, sebuah investasi rahasia senilai setengah miliar dolar mengalir ke platform crypto yang dikaitkan dengan keluarganya. Itulah inti dari laporan terbaru yang mengguncang dunia politik dan crypto, menempatkan Donald Trump dan World Liberty Financial dibawah sorotan tajam.

Presiden AS itu mengaku tidak tahu menahu soal kesepakatan fantastis ini, yang melibatkan seorang petinggi kerajaan Uni Emirat Arab. Tapi, dalam dunia crypto yang erat dengan regulasi dan transparansi, klaim ketidaktahuan seperti ini justru memicu lebih banyak tanda tanya.

Investasi $500 Juta dari UEA – Transaksi yang Mengundang Tanya

Menurut laporan eksklusif dari The Wall Street Journal yang mengutip dokumen perusahaan dan sumber dalam, Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, seorang pejabat tinggi keluarga kerajaan UEA dikatakan telah menyetujui akuisisi 49% saham di World Liberty Financial.

Yang mengejutkan, kesepakatan senilai $500 juta atau sekitar Rp 8,38 triliun ini terjadi tepat beberapa hari sebelum Donald Trump kembali dilantik sebagai presiden.

Investasi ini dilakukan melalui entitas bernama Aryam Investment 1 yang didukung Sheikh Tahnoon, dengan angsuran awal sebesar $250 juta atau sekitar sekitar Rp 4,19 triliun. Dari jumlah awal yang fantastis itu, dilaporkan bahwa $187 juta atau kurang lebih Rp 3,13 triliun dialirkan ke entitas-entitas yang dikaitkan dengan keluarga Trump.

Sementara itu, $31 juta atau sekitar Rp 519,7 miliar masuk ke entitas milik para pendiri platform, Zak Folkman dan Chase Herro. Jika transaksi ini final, maka Aryam akan menjadi pemegang saham terbesar di World Liberty Financial, sebuah perusahaan crypto yang didirikan oleh sembilan orang, termasuk Trump dan ketiga putranya.

Respon Trump dan Pertanyaan Seputar Konflik Kepentingan

Ketika ditekan oleh media, Donald Trump memberikan respons yang cukup diplomatis atau mungkin justru mengindikasikan pembagian peran yang jelas dalam bisnis keluarganya. “Putra-putra saya yang menanganinya, keluarga saya yang mengurusnya,” ujarnya, sambil menambahkan, “Saya kira mereka mendapatkan investasi dari berbagai orang.”

Nah, yang menarik adalah pengakuan bahwa dia sendiri tidak menyadari detail investasi sebesar itu. Bagi kita yang bergelut di crypto, ketidaktahuan pemimpin utama proyek atas aliran dana segar hampir senilai Rp 10 triliun adalah hal yang sedikit sulit dicerna.

Struktur investasi ini langsung memicu gelombang kritik dan pertanyaan dari para analis politik dan pengamat hukum. Intinya sederhana, bagaimana tata kelola dan eksposur terhadap modal asing di sebuah perusahaan yang sangat terkait erat dengan presiden petahana?

Sheikh Tahnoon sendiri dikenal memiliki hubungan diplomatik yang erat dengan Washington dan memimpin Group 42, sebuah konglomerat kecerdasan buatan asal Abu Dhabi yang bahkan telah mendapatkan izin dari Departemen Perdagangan AS untuk membeli chip canggih dari Nvidia. Jadi, ini bukan sekadar investor biasa.

Tekanan Politik dan Proses Regulasi yang Berjalan

Imbas dari laporan ini langsung terasa di kancah politik. Sudah sejak Januari lalu, Senator Elizabeth Warren dari Partai Demokrat mendesak regulator perbankan federal untuk menunda pertimbangan atas aplikasi World Liberty Financial untuk mendapatkan izin bank (bank charter). Syaratnya? Sampai Trump melepas kepemilikannya di perusahaan tersebut.

Tekanan politik ini nyata dan menunjukkan betapa sensitifnya persimpangan antara kekuasaan dan bisnis crypto. Namun, menariknya, Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) kemudian menolak permintaan tersebut. Mereka menyatakan aplikasi izin bank itu akan menjalani proses “rigorous review” atau tinjauan ketat seperti aplikasi lainnya, dan koneksi politik tidak akan mempengaruhi prosesnya.

Keputusan OCC ini jadi angin segar sekaligus penanda, regulator AS berusaha menjaga netralitas, meskipun panasnya politik di sekitar crypto ini makin terasa. Buat kita sebagai pelaku pasar, ini adalah pengingat bahwa jalan menuju adopsi institusional penuh dengan lika-liku politik.

Sentimen Pasar – Bitcoin Kehilangan 25.000 Alamat Jutawan

Di tengah hiruk-pikuk politik ini, mari kita tilik sentimen pasar yang justru memberikan gambaran lebih kompleks. Meski kebijakan AS di bawah Trump dianggap lebih ramah crypto, data on-chain malah menunjukkan fenomena yang berbeda.

Dilaporkan, Bitcoin yang merupakan salah satu cryptocurrency terbaik telah kehilangan sekitar 25.000 alamat “jutawan” (yang memegang BTC setidaknya senilai $1 juta atau Rp 16,7 miliar) dalam setahun sejak Trump kembali ke Gedung Putih. Jumlah itu menandakan penurunan sekitar 16% year-over-year. Jadi, optimisme regulasi ternyata belum otomatis diterjemahkan menjadi pertumbuhan kekayaan berkelanjutan di chain.

Namun, bukan berarti semua pihak terkena dampak sama. Penarikan atau pullback ini kurang parah di kalangan pemegang terbesar. Alamat dengan Bitcoin senilai lebih dari $10 juta (sekitar Rp 167,66 miliar) “hanya” turun sekitar 12,5%. Ini menunjukkan bahwa investor tingkat atas ternyata lebih tahan banting menghadapi volatilitas harga.

Sementara itu, dompet crypto yang nilai asetnya nyaris mendekati ambang juta dollar AS-lah yang lebih terekspos ayunan pasar. Sebagian besar peningkatan jumlah alamat jutawan Bitcoin sebenarnya terjadi sebelum Trump menjabat, didorong oleh rally di akhir 2024 yang dipicu optimisme pemilu dan ekspektasi deregulasi. Jadi, “buy the rumor, sell the news” mungkin berlaku di sini.

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

Logo

Mengapa Cryptonews Indonesia Dapat Dipercaya

100k+

Tersedia ratusan berita dalam sebulan

100+

Artikel dengan berita terbaru setiap hari

8

Bertahun-tahun di Pasar

70

Penulis Tim Internasional
editors
+ 66 Lainnya

Kripto Terbaik

Temukan token yang sedang tren yang masih dalam masa presale - pilihan tahap awal dengan potensi

Gambaran Umum Pasar

  • 7h
  • 1b
  • 1t
Kapitalisasi Pasar
$2,680,747,808,206
-15.03%
Kripto yang sedang tren

Jangan sampai ketinggalan

Berita Altcoin
Prediksi Harga Pepe Coin: Harga Pepe Coin Terpuruk, Whale Diam-Diam Akumulasi
Sulastri
Sulastri
2026-02-03 01:57:50
Berita Bitcoin
Rugi Fantastis Hingga $900 Juta, MicroStrategy  Tetap “Belanja” Bitcoin
Asreti
Asreti
2026-02-02 09:29:27
Crypto News in numbers
editors
Daftar Penulis + 66 Lainnya
100k+
Tersedia ratusan berita dalam sebulan
100+
Artikel dengan berita terbaru setiap hari
8
Bertahun-tahun di Pasar
70
Penulis Tim Internasional