Prediksi Harga Bitcoin, Hyperliquid, dan XRP di Akhir 2026 Menurut Google AI Gemini
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Di tahun 2026 ini, alat analisis bertenaga kecerdasan buatan alias AI telah menjelma menjadi kebutuhan pokok bagi trader dan investor kripto. Kemampuannya untuk menganalisis berbagai lapisan data pasar secara cepat dan simultan, mulai dari aliran transaksi blockchain, sentimen real-time, hingga sinyal geopolitik sulit ditandingi oleh analis manusia.
Nah, yang menarik adalah, kami mencoba memanfaatkan Google AI Gemini untuk menganalisis tiga aset utama: Bitcoin, Hyperliquid, dan XRP, plus satu proyek baru Bitcoin Hyper (HYPER). Artikel ini akan mengupas prediksi harga dari AI tersebut untuk akhir tahun 2026. Jadi, bagaimana hasil ramalan mesin pintar milik Google ini? Mari kita simak bersama.
Analisis dan Prediksi Harga Bitcoin (BTC) Akhir 2026
Menurut Google Gemini, Bitcoin masih adalah “raksasa yang jelas dari dunia aset digital”, sebuah pernyataan yang tentu disepakati banyak pakar. Gemini memberikan target harga BTC sebesar $175.000 atau sekitar Rp 2,9 miliar untuk akhir 2026. Kunci prediksi ini terletak pada konvergensi kuat antara penyerapan institusional dan kelelahan di sisi pasokan.
Gemini melihat bahwa BTC telah “memasuki era supply-shock di mana produksi harian secara konsisten dikalahkan oleh akumulasi besar-besaran ETF spot dari raksasa seperti BlackRock dan Fidelity.” Situasi ini diperkuat oleh peristiwa halving Bitcoin 2024 yang otomatis mengurangi aliran BTC baru ke pasar, sementara permintaan terus meningkat.

AI itu menyimpulkan bahwa Bitcoin telah “terlepas” dari hiruk-pikuk spekulatif altcoin kecil, dan semakin diperlakukan sebagai aset cadangan global. Pergeseran struktural ini didukung oleh apa yang disebut Gemini sebagai “Kerangka Kerja Emas” (Gold Framework). Dengan pasokan tetap 21 juta koin, Bitcoin dianggap bisa menjadi “polis asuransi utama” di tengah ekspansi pasokan uang global, yang mendorong rally menuju $175.000 atau bahkan lebih tinggi.
Prediksi harga Bitcoin dari Gemini ini terdengar optimis, namun akankah terealisasi? Bagi Anda yang ingin memegang aset ini, cara beli Bitcoin sangatlah mudah melalui berbagai platform exchange terpercaya.
Prediksi Harga Hyperliquid (HYPE) Menurut Gemini AI
Hyperliquid telah menjadi salah satu cerita besar di kripto hari ini, dengan token HYPE-nya melonjak 21,4% hanya dalam 24 jam terakhir. Gemini menyebut Hyperliquid sebagai “kekuatan dominan di sektor derivatif terdesentralisasi.” Target harga HYPE yang diprediksi AI ini adalah $75 atau sekitar Rp 1,25 juta pada akhir 2026, didasarkan pada status uniknya sebagai Layer 1 yang terintegrasi secara vertikal.
Berbeda dengan pesaing yang bergantung pada chain pihak ketiga, infrastruktur “HyperCore” buatan Hyperliquid menawarkan finalitas di bawah satu detik dan dapat menangani 200.000 pesanan per detik. Kekuatan fundamentalnya, kata Gemini, adalah akru nilai token HYPE yang agresif. Protokol ini menggunakan hingga 97% dari fee tradingnya yang pernah memuncak di $20 juta per hari pada akhir 2025 untuk buyback, pembakaran, dan redistribusi token.

Tekanan beli yang konstan ini, ditambah tidak adanya overhang dari pelepasan token venture capital, menciptakan ketidakseimbangan pasokan-permintaan yang mendasar. Ini pada akhirnya mendukung tesis harga $75 dari Gemini seiring platform tersebut merebut pangsa pasar dari bursa lama. Prediksi harga Hyperliquid ini tentu menarik perhatian para penggemar DeFi.
Prediksi Harga XRP (XRP) di Penghujung 2026
Setelah menganalisis berbagai data dan berita terkini, Gemini menyatakan bahwa “XRP saat ini berada di titik belok sejarah.” Dorongan menuju $5 pada akhir 2026 akan “dipicu oleh penghapusan total rem tangan regulasi yang menghambat pertumbuhan aset ini selama hampir lima tahun.” Ini merujuk pada penyelesaian gugatan SEC vs Ripple pada Agustus 2025.
Kejelasan regulasi ini telah memicu masuknya kembali modal besar dari AS, yang dibuktikan dengan peluncuran ETF spot XRP pada akhir 2025 yang telah menarik lebih dari $1,24 miliar (sekitar Rp 20,7 triliun). Saat pasokan XRP yang dipegang bursa mencapai titik terendah dalam tujuh tahun, Gemini melihat adanya ketidakcocokan struktural antara pasokan dan permintaan.

Mirip dengan BTC dan ETH yang telah memiliki ETF Wall Street sejak 2024, XRP berpotensi berulang kali menghadapi skenario supply-crunch di masa depan. Hal ini dapat memicu bull run menuju $5, atau bahkan lebih tinggi. Sebagai catatan, Standard Chartered bahkan meramalkan harga $8 untuk XRP tahun ini, membuat analisis Gemini terlihat lebih konservatif..
Bitcoin Hyper (HYPER) – Apakah Token Baru Ini Memiliki Potensi 50x
Sebagai solusi Layer 2 berkinerja tinggi yang dirancang untuk mengubah Bitcoin, proyek presale Bitcoin Hyper (HYPER) dinilai Gemini memiliki potensi mencapai keuntungan 50x pada tahun 2026. Inti tesis bullish ini terletak pada arsitektur teknisnya yang menggabungkan Solana Virtual Machine (SVM) dan Zero-Knowledge (ZK) rollups.

Kombinasi ini berpotensi menyelesaikan dua hambatan terbesar Bitcoin, kecepatan dan biaya tanpa mengorbankan keamanan Layer 1. Minat pasar terhadap proyek ini sudah signifikan, dengan dana presale yang terkumpul telah melampaui $31 juta atau sekitar Rp 519 miliar. Gemini menyebut, dana perang likuiditas yang besar ini, ditambah APY staking 38%, menciptakan efek flywheel yang mengunci pasokan awal sambil menarik minat trader institusional.
Apresiasi harga 50x akan membawa HYPER ke sekitar $0,68, berdasarkan harga presale saat ini sebesar $0,013645. Target ini dianggap “berani namun secara matematis feasible dalam siklus bull 2026”. Saat bridge kanonikalnya hidup dan memungkinkan BTC asli dipindahkan ke ekosistem L2 untuk perdagangan sub-detik, permintaan atas HYPER sebagai token gas dan governance diprediksi akan meningkat pesat.

Dengan daya tarik meme koin dan utilitas fungsionalnya, Bitcoin Hyper diposisikan dengan baik untuk menarik minat dari kalangan retail maupun institusi. Bagi yang tertarik berpartisipasi dari awal, cara beli Bitcoin Hyper adalah melalui presale-nya.
Kunjungi laman resmi Bitcoin Hyper untuk informasi lebih detail dan ikuti perkembangan terkininya di akun X (Twitter) dan channel Telegram mereka. Prediksi harga Bitcoin Hyper dari Gemini ini tentu menawarkan gambaran yang sangat optimis, namun selalu ingat untuk melakukan riset mandiri yang mendalam.
Beli Bitcoin Hyper di SiniDisclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.