Gemini Siap IPO: Kemitraan dengan Ripple Bawa Sentimen Positif untuk Altcoin dan Stablecoin RLUSD
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Gemini, salah satu platform crypto exchange yang telah lama menjadi pemain utama di pasar Amerika Serikat, kini tengah bersiap untuk IPO yang diproyeksikan akan menjadi momen penting bagi industri crypto global.
Di tengah persiapan tersebut, Gemini berhasil mengamankan fasilitas pinjaman bergulir senilai $75 juta dari Ripple — setara dengan Rp1,2189 triliun berdasarkan kurs terbaru Rp16.252/USD. Pinjaman ini bahkan dapat diperluas hingga $150 juta (Rp2,4378 triliun), menjadikannya salah satu pendanaan strategis terbesar antara dua raksasa crypto tahun ini.
Kredit yang diberikan Ripple ke Gemini ini tak hanya berfungsi sebagai dukungan likuiditas semata. Perjanjian yang tercatat secara resmi di SEC tersebut juga membuka opsi penggunaan stablecoin RLUSD — stablecoin yang diawasi secara regulasi dan diterbitkan oleh Ripple.
Hal ini menjadi manuver penting dalam memasukkan stablecoin ke dalam struktur keuangan bursa aset digital yang teregulasi, yang dapat memperkuat posisi RLUSD sebagai stablecoin alternatif jika regulasi mulai membatasi penggunaan USDT atau stablecoin lain.
RLUSD, Stablecoin Regulated yang Mulai Masuk Bursa Global
RLUSD diperkenalkan Ripple awal tahun ini sebagai stablecoin dengan kepatuhan regulasi tinggi. Dalam perjanjian dengan Gemini, penggunaan RLUSD memang bukan kewajiban, namun keberadaannya dalam struktur kredit membuka fleksibilitas baru yang sebelumnya tidak tersedia bagi stablecoin non-AS seperti Tether atau USDC.
Baik Ripple maupun Gemini kini sedang aktif menyesuaikan diri dengan regulasi kripto Eropa. Gemini sudah mendapatkan lisensi Markets in Crypto-Assets (MiCA) dari Malta, sementara Ripple sedang dalam proses mengajukan lisensi Electronic Money Institution (EMI) dari Luxemburg. Langkah ini memberikan sinyal kuat bahwa kedua perusahaan bersiap untuk memperluas akses pasar di Uni Eropa, dan beradaptasi terhadap regulasi lintas negara yang kian ketat.
Peluncuran Kartu XRP WebBank dan Strategi Ripple Terhadap Retail
Bersamaan dengan pengumuman fasilitas kredit tersebut, Ripple juga mendukung peluncuran kartu XRP yang diterbitkan oleh WebBank. Kartu ini dirancang sebagai sarana pembayaran ritel yang didukung oleh likuiditas sebesar $75 juta (Rp1,2189 triliun) dari Ripple, yang secara tidak langsung memperkuat utilitas nyata token XRP dan stablecoin RLUSD.
Kartu XRP ini direncanakan rilis pada 25 Agustus 2025, dan menjadi bagian dari strategi Ripple untuk mendorong adopsi kripto di sektor pembayaran retail. Dengan menghubungkan XRP dan RLUSD ke infrastruktur kartu debit tradisional, Ripple menjembatani penggunaan aset digital untuk aktivitas belanja harian — sebuah langkah konkret menuju adopsi massal.
Gemini IPO Tetap Lanjut Meski Rugi $282 Juta
Walau menghadapi tekanan finansial dengan kerugian melebihi $282 juta (Rp4,585 triliun) di semester pertama 2025, Gemini tetap melanjutkan proses IPO. Laporan resmi mengonfirmasi bahwa perusahaan kini memiliki cadangan kas sebesar $161 juta (Rp2,615 triliun), dan masih dibayangi oleh total liabilitas yang mencapai lebih dari $2 miliar (Rp32,504 triliun).
Fasilitas kredit dari Ripple dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi keuangan Gemini jelang IPO, sekaligus memberi sinyal kepada investor bahwa bursa ini tetap likuid dan aktif membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang. Banyak pengamat industri, termasuk peneliti kripto @WKahneman yang memiliki lebih dari 84.000 pengikut di X (Twitter), menilai bahwa kemunculan RLUSD dalam dokumen SEC merupakan langkah yang memperkuat legitimasi stablecoin tersebut dan membuka peluang adopsi institusional lebih luas.
IPO Perusahaan Crypto: Pemicu Kenaikan Altcoin di Tengah Gelombang Baru Regulatori
Tren IPO dari perusahaan crypto sebelumnya telah memberi dampak besar terhadap pergerakan pasar dan persepsi investor terhadap aset digital. Kasus Coinbase, yang sukses masuk ke bursa pada tahun 2021 dan kemudian masuk indeks S&P 500, menjadi bukti bagaimana satu IPO dapat membawa legitimasi tinggi ke industri kripto. Hal serupa juga terjadi pada Bullish, yang ketika IPO pada Agustus 2025, sahamnya langsung melonjak dua kali lipat dalam satu hari, mencatat valuasi lebih dari $13 miliar (Rp211,276 triliun).
Pergerakan ini memperkuat kepercayaan publik terhadap proyek-proyek crypto, membuka peluang baru bagi investor ritel, dan memicu likuiditas segar masuk ke dalam pasar. Saat IPO Gemini semakin dekat, investor mulai mengalihkan perhatian pada Altcoin dan proyek kripto baru yang berpotensi mendapat limpahan sentimen positif dari arus dana baru pasca-IPO.
Ketika Bitcoin dan Ethereum cenderung menjadi aset mapan yang stagnan dalam periode konsolidasi, banyak investor retail kini mulai memburu Altcoin dengan kapitalisasi menengah yang memiliki peluang pertumbuhan agresif. Beberapa di antaranya kini mulai mencuat sebagai pilihan utama berkat dukungan teknologi, pendanaan besar, dan momentum yang kuat di komunitas.
Solana (SOL): Pemimpin Layer-1 dengan DeFi, ETF, dan Ekspansi Kurasi Produk Investasi
Solana kembali mendominasi perhatian pasar dengan performa impresif di berbagai sektor. Saat ini, harga Solana telah mencapai $212.96 atau setara Rp3.459.735, naik 1,22% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar token SOL kini berada di $115,09 miliar (Rp1.870 triliun) dengan volume perdagangan harian yang menyentuh $11,85 miliar (Rp192,603 triliun).
| Nama Koin | Solana (SOL) |
|---|---|
| Solana Harga | $124.43 |
| Solana ATH | $294.16 (January 19, 2025) |
| Solana Perubahan Harga dalam 24 Jam | ▼ -1.1400% |
| Solana Perubahan Harga dalam 7 Hari | ▲ 1.99% |
| Solana Kapitalisasi Pasar | $73.25B |
| Sirkulasi Pasokan | 588.68M |
Solana menonjol karena kecepatannya dalam memproses transaksi lebih dari 100.000 transaksi per detik serta biaya transaksi ultra-rendah. Pada Q2 2025, total value locked (TVL) ekosistem DeFi Solana naik lebih dari 4.200%, mencerminkan pemulihan signifikan pasca keruntuhan FTX serta mengindikasikan minat institusi yang semakin besar.
Di saat bersamaan, VanEck mengumumkan rencana ETF JitoSOL yang akan menggabungkan pelacakan harga Solana dengan fitur staking reward, menjadikannya produk investasi kripto pertama yang menggabungkan dua fungsi strategis. Jika ETF ini mendapat persetujuan dari SEC, maka Solana bisa menjadi blockchain utama pertama yang mengintegrasikan fungsionalitas DeFi ke dalam produk finansial arus utama.
Solana juga menjadi infrastruktur untuk aplikasi sosial DEGEN yang menawarkan pengalaman sosial on-chain real-time dengan biaya rendah dan latensi minimum. Seluruh ini menjadikan SOL bukan hanya altcoin spekulatif, tetapi juga infrastruktur teknologi yang digunakan secara nyata.
Bitcoin Hyper (HYPER): Solusi Layer-2 Terkencang di Jaringan Bitcoin, Presale Tembus Rp193 Miliar
Bitcoin Hyper hadir sebagai proyek inovatif yang membawa solusi Layer-2 tercepat untuk Bitcoin, memanfaatkan Solana Virtual Machine (SVM) untuk mendukung transaksi murah dan real-time tanpa mengorbankan keamanan jaringan utama Bitcoin. Hingga 25 Agustus 2025, presale Bitcoin Hyper telah berhasil mengumpulkan dana lebih dari $11.913.478,69, atau setara dengan Rp193,71 miliar.

Harga token HYPER saat ini berada di level $0.012795, atau sekitar Rp207,92 per token. Presale ini masih berlangsung dan telah menarik perhatian luas dengan lebih dari 565 juta token di-stake, yang menghasilkan estimasi staking reward sebesar 93% per tahun. Mekanisme staking ini menawarkan 199,77 HYPER per block Ethereum dan menjadi salah satu daya tarik utama bagi investor early stage yang mencari yield tinggi.
Bitcoin Hyper tidak hanya fokus pada kecepatan transaksi. Ekosistem Layer-2 ini juga mendukung rollups, staking, dApps, dan bahkan proyek meme coin. Desain arsitekturnya memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima BTC di Layer-2 dengan finalitas instan, memanfaatkan teknologi ZK-Rollups, dan menjaga sinkronisasi data dengan Layer-1 Bitcoin untuk keamanan maksimal.
Pengguna yang membeli HYPER melalui Solana dapat mengklaim tokennya langsung di jaringan tersebut, sedangkan pembeli melalui Ethereum, BNB, atau kartu kredit akan menerima klaim di jaringan ETH. Tersedia juga jembatan antarchain untuk mobilisasi lintas ekosistem — menempatkan Bitcoin Hyper sebagai salah satu proyek interoperabilitas blockchain terbaik tahun ini.
Investor hanya butuh beberapa langkah untuk berpartisipasi dalam presale:
- Siapkan crypto dari exchange pilihan dan simpan di wallet seperti Best Wallet.
- Hubungkan wallet ke situs resmi Bitcoin Hyper.
- Pilih jumlah token dan metode pembayaran (termasuk kartu).
- Konfirmasi transaksi dan pilih opsi staking jika diinginkan.

Dengan semua fitur tersebut, Bitcoin Hyper muncul sebagai kandidat utama crypto presale terbaik 2025, apalagi jika mempertimbangkan pertumbuhan eksplosif adopsi Layer-2 pada Bitcoin. Kunjungi web resmi presale Bitcoin Hyper sekarang juga!
Mau Ikut Presale Bitcoin Hyper? Cek Cara Belinya di Sini!
Jika kamu mulai tertarik dengan potensi Bitcoin Hyper setelah membaca artikel ini, kamu wajib mengetahui cara membelinya selagi presalenya masih berlangsung. Token ini bisa kamu beli hanya dengan beberapa langkah mudah, langsung dari dompet kripto yang kamu punya. Banyak investor awal sudah mengamankan posisi mereka karena reward staking-nya yang tinggi dan sistem cross-chain-nya yang canggih. Jangan sampai kamu tertinggal dalam proyek Layer-2 Bitcoin tercepat ini. Segera pahami setiap langkah pembeliannya dan klaim tokenmu sekarang. Baca panduannya di sini: Cara Beli Bitcoin Hyper ($HYPER).
Bitcoin Hyper Scam atau Legit? Ini Analisis Lengkapnya!
Dengan popularitas Bitcoin Hyper yang terus meningkat, wajar jika kamu bertanya-tanya apakah proyek ini benar-benar aman dan terpercaya. Artikel ini membedah semua aspek penting dari presale, audit, staking, dan roadmap-nya. Kamu akan menemukan ulasan transparan mengenai potensi, risiko, dan legalitas dari proyek ini. Jangan langsung percaya hype sebelum kamu tahu faktanya! Klik dan baca sebelum kamu investasi lebih jauh. Bitcoin Hyper: Scam atau Legit?.
Prediksi Harga Bitcoin Hyper: Potensi Naik 100X?
Setelah tahu bagaimana cara beli dan keabsahannya, kini saatnya kamu memahami potensi harganya. Artikel ini menganalisis proyeksi harga Bitcoin Hyper di masa depan berdasarkan data staking, volume presale, dan roadmap teknologinya. Jika kamu mencari presale dengan upside 100x, ini bisa jadi jawabannya. Apalagi adopsi Layer-2 Bitcoin terus melonjak di 2025. Simak analisis harga lengkapnya di: Prediksi Harga Bitcoin Hyper.
Best Wallet Token (BEST): Revolusi Dompet Digital Non-Kustodial di Tengah Tren Presale Global
Best Wallet Token atau $BEST kini menjadi sorotan di kalangan investor crypto karena menghadirkan ekosistem dompet digital all-in-one yang aman, cepat, dan mudah digunakan. Hingga 25 Agustus 2025, proyek ini telah meraup lebih dari $15.106.488,97 dalam presale — setara dengan Rp245,66 miliar.

Harga token saat ini berada di level $0.025525, atau Rp414,88 per token. Dengan lebih dari 299,7 juta token sudah di-stake, dan estimasi reward 89% per tahun, Best Wallet menyuguhkan skema yield yang sangat kompetitif, serta fitur governance yang memungkinkan pemegang token ikut menentukan arah pengembangan proyek.
Ekosistem Best Wallet menyertakan:
- Dompet multi-chain (Ethereum, Bitcoin, BNB, Polygon, dan lainnya)
- Fitur cross-chain swap lintas 90+ blockchain dan 330+ DEX
- Integrasi keamanan MPC via Fireblocks tanpa seed phrase
- Fitur staking aggregator dengan APY tinggi
- Best Card: kartu debit kripto yang siap digunakan di semua merchant Mastercard
- Launchpad token, portfolio tracker, berita crypto in-app, dan governance terdesentralisasi

Kepemilikan token $BEST memberikan banyak keuntungan seperti early access ke presale proyek baru, pengurangan biaya transaksi di dalam aplikasi, peningkatan reward staking, serta hak suara dalam pengambilan keputusan komunitas.
Pembelian token bisa dilakukan langsung melalui aplikasi Best Wallet (menu “Upcoming Tokens”) atau melalui situs resmi dengan menghubungkan wallet ke widget Web3Payments. Token $BEST juga akan tersedia untuk klaim setelah presale berakhir, dengan staking reward berjalan selama 3 tahun. Kunjungi web resmi presale best Wallet Token sekarang juga!
Best Wallet Token: Begini Cara Beli Token Dompet Web3 Terpopuler!
Tertarik dengan kemudahan dompet multi-chain dan reward staking tinggi dari Best Wallet? Jangan cuma jadi penonton! Kamu bisa membeli token $BEST hanya dalam beberapa klik, langsung melalui aplikasi atau wallet Web3. Peluang seperti ini jarang muncul, apalagi ketika presale-nya sudah mengumpulkan lebih dari Rp245 miliar. Pastikan kamu tahu langkah-langkah lengkapnya agar tidak salah jalur. Ikuti panduannya di: Cara Beli Best Wallet Token.
Prediksi Harga Best Wallet Token: Layak Disimpan untuk Jangka Panjang?
$BEST bukan sekadar token biasa. Dengan kombinasi fitur canggih, staking reward besar, dan governance rights, token ini punya peluang tumbuh signifikan di 2025. Artikel ini membahas potensi harga jangka pendek dan panjang dari token Best Wallet berdasarkan performa presale dan rencana peluncurannya. Kalau kamu investor yang berpikir jauh ke depan, jangan lewatkan insight penting ini. Klik sekarang dan cari tahu lebih lanjut: Prediksi Harga Best Wallet Token.
Saatnya Bertindak!
IPO Gemini membawa angin segar bagi pasar kripto global, dengan Ripple sebagai mitra strategis yang menyuntikkan pendanaan besar dan membawa stablecoin RLUSD ke garis depan. Kartu XRP dari WebBank juga membuka jalan untuk adopsi ritel nyata, memperkuat utilitas XRP dan RLUSD secara langsung.
Terlepas dari kerugian finansial Gemini, IPO tetap berjalan, dan sejarah menunjukkan bahwa IPO kripto dapat menjadi pemicu bull run baru untuk altcoin. Fenomena seperti ini menjadikan proyek presale dengan teknologi dan use-case kuat sebagai incaran investor. Bitcoin Hyper dan Best Wallet Token adalah dua di antaranya yang sedang mencuri perhatian.
Bitcoin Hyper menawarkan kecepatan Layer-2 tercepat di jaringan Bitcoin dan reward staking hingga 93% per tahun. Ini membuatnya ideal bagi investor awal yang ingin mendapatkan keuntungan maksimal dari presale dan adopsi Layer-2 yang sedang booming.
Sementara itu, Best Wallet Token hadir sebagai solusi dompet Web3 all-in-one dengan teknologi MPC dan integrasi luas, serta reward staking tinggi. Proyek ini memberikan kemudahan, keamanan, dan insentif — kombinasi yang sulit ditandingi saat ini.
Dengan momentum pasar yang sedang menguat dan dana besar yang mulai masuk dari institusi dan IPO, presale seperti Bitcoin Hyper dan Best Wallet Token bisa menjadi langkah strategis sebelum gelombang adopsi berikutnya datang. Jangan tunggu sampai hype-nya lewat — pastikan kamu sudah ikut sebelum terlambat.
Gabung Komunitas Telegram Crypto News Indonesia Sekarang!
Ingin selalu update soal presale kripto seperti Bitcoin Hyper dan Best Wallet? Atau ingin tahu sinyal altcoin sebelum orang lain? Kamu bisa mendapat semua informasi itu langsung dari komunitas Telegram kami yang aktif dan penuh insight. Banyak investor kripto di Indonesia sudah gabung dan berbagi peluang terbaru setiap hari. Jangan sampai kamu ketinggalan diskusi penting dan alpha info. Klik dan gabung sekarang juga: Crypto News Indonesia Telegram.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.