Ripple Spot ETF Berpotensi Disetujui Oktober | Meningkatnya Minat pada Crypto Baru
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menunda keputusan persetujuan Ripple Spot ETF hingga Oktober. Ketidakpastian regulasi yang semakin tinggi membuat investor mulai mengalihkan perhatian ke crypto baru seperti Bitcoin Hyper (HYPER).
Ripple (XRP) mengalami penurunan harga lebih dari 5% pada akhir Agustus setelah pengumuman penundaan persetujuan ETF oleh SEC.
Meskipun ekspektasi terhadap persetujuan ETF Ripple semakin besar, semakin banyak investor yang memindahkan dana ke crypto dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Bitcoin Hyper (HYPER), sebuah solusi scaling untuk Bitcoin yang tengah sukses besar dalam tahap presale.
Penundaan Keputusan Ripple Spot ETF Hingga Akhir Oktober
SEC menyatakan bahwa keputusan terkait beberapa pengajuan Ripple Spot ETF ditunda hingga akhir Oktober. Beberapa pengajuan berasal dari perusahaan besar seperti WisdomTree, Bitwise, dan Grayscale.
Menurut SEC, penundaan ini diperlukan agar mereka memiliki waktu cukup untuk menilai dampak hukum serta regulasi dari persetujuan Spot ETF tersebut. Situasi ini mengingatkan pasar pada proses persetujuan Bitcoin Spot ETF di awal 2024, yang juga menjadi momen penting dalam perkembangan regulasi crypto.
Pengumuman ini menyebabkan harga Ripple turun di bawah level psikologis $3 atau sekitar Rp49.623 (kurs Rp16.541/USD per 23 September 2025). Penurunan ini menjadi yang terbesar sejak Juli lalu.
| Nama Koin | Xrp |
|---|---|
| Xrp Harga | $2.13 |
| Xrp ATH | $3.84 (January 4, 2018) |
| Xrp Perubahan Harga dalam 24 Jam | ▼ -2.5200% |
| Xrp Perubahan Harga dalam 7 Hari | ▲ 13.71% |
| Xrp Kapitalisasi Pasar | $212.47B |
| Sirkulasi Pasokan | 99.99B |
Seorang analis menyebutkan tiga faktor utama di balik koreksi harga Ripple. Pertama, aksi ambil untung dari institusi besar. Kedua, meningkatnya likuidasi posisi leverage. Ketiga, ketidakpastian regulasi yang membuat pelaku pasar lebih berhati-hati.
Menariknya, ketika investor ritel melakukan panic selling, sebagian investor institusi justru melihat kondisi ini sebagai peluang. Tercatat pembelian Ripple senilai $3,8 miliar atau sekitar Rp62,9 triliun dilakukan oleh beberapa institusi besar.
Pandangan Analis Tentang Prospek XRP
Beberapa analis tetap optimis terhadap pergerakan harga XRP di sisa 2025. Prediksi mereka menyebutkan harga XRP dapat bergerak di kisaran $2,91 (Rp48.129) hingga $3,02 (Rp49.965) pada September, dan berpotensi menyentuh $3,37 (Rp55.704) pada Oktober.
Jika ETF Spot Ripple disetujui pada Oktober, harga XRP diyakini bisa naik signifikan. Beberapa proyeksi menempatkan target akhir tahun di kisaran $4,50 (Rp74.435) hingga $5,00 (Rp82.705).
James Seyffart, analis ETF Bloomberg, menilai revisi berulang pada dokumen pengajuan sebagai indikasi positif. Ia menyebut proses ini meningkatkan peluang persetujuan ETF tersebut.
Meskipun altcoin besar seperti Ripple sangat bergantung pada keputusan regulator, perhatian investor juga mengarah pada crypto baru yang menawarkan inovasi dan potensi pertumbuhan lebih besar. Teknologi yang dapat meningkatkan utilitas Bitcoin menjadi salah satu fokus utama pasar saat ini.
Bitcoin Hyper: Crypto Baru yang Menghadirkan Solusi untuk Bitcoin
Salah satu proyek yang mendapat perhatian besar adalah Bitcoin Hyper. Crypto ini dirancang sebagai layer 2 scaling solution untuk Bitcoin.

Proyek ini berbasis Ethereum (ETH), namun dilengkapi teknologi SVM dari Solana untuk mengatasi masalah klasik Bitcoin seperti lambatnya transaksi dan tingginya biaya jaringan. Berdasarkan whitepaper, Bitcoin Hyper juga menghadirkan fitur smart contract yang menjadikan Bitcoin lebih dari sekadar store of value, melainkan juga aset yang bisa dimanfaatkan dalam ekosistem DeFi dan NFT di era Web3.
Bitcoin Hyper saat ini masih dalam tahap presale, tetapi sudah berhasil mengumpulkan lebih dari $17,6 juta atau sekitar Rp290 miliar. Angka tersebut mendekati target $20 juta, menandakan minat investor yang sangat tinggi.
Investor awal mendapatkan insentif menarik berupa staking reward dengan APY 66% per tahun. Laporan juga menyebutkan adanya pembelian besar dari investor institusi yang memperlihatkan optimisme jangka panjang terhadap HYPER.
Pembelian HYPER dapat dilakukan langsung melalui situs resmi menggunakan ETH, USDT, BNB, SOL, dan USDC. Karena posisinya sebagai proyek inovatif yang dijuluki “Bitcoin 2.0,” HYPER dipandang berada di tahap berbeda dibanding aset besar seperti Ripple yang masih berhadapan dengan ketidakpastian regulasi. Situasi ini memberikan peluang strategis bagi investor yang ingin masuk lebih awal. Kunjungi web resmi presale Bitcoin Hyper sekarang juga!
Bingung Cara Ikut Presale HYPER? Ini Panduan Mudahnya
Dengan hype besar di balik Bitcoin Hyper, banyak investor pemula masih bingung bagaimana cara aman membeli token ini. Padahal, HYPER saat ini berada dalam presale terbatas yang sudah hampir tembus target $20 juta. Jangan sampai tertinggal hanya karena tidak tahu langkah-langkahnya. Jika Anda ingin beli dengan ETH, USDT, atau bahkan SOL, pastikan mengikuti panduan yang benar. Baca Cara Beli Bitcoin Hyper – Panduan Lengkap Beli dengan Aman dan amankan posisi Anda sebelum harganya naik lebih tinggi.
Ripple dan Bitcoin Masih Ragu? Lihat Potensi Bitcoin Hyper di 2025!
Masih ragu dengan masa depan Ripple karena masalah ETF? Banyak investor justru mulai mengalihkan perhatian ke proyek yang lebih menjanjikan dan bebas dari ketidakpastian regulasi. Salah satunya adalah Bitcoin Hyper, yang digadang-gadang sebagai solusi masa depan untuk Bitcoin. Potensinya sebagai aset Web3 membuatnya sangat menarik bagi investor awal. Ingin tahu seberapa tinggi HYPER bisa naik dalam beberapa tahun ke depan? Baca prediksi lengkapnya di Prediksi Harga Bitcoin Hyper Tahun 2025–2030 untuk insight mendalam sebelum ikut presale.
Kesimpulan & Outlook: ETF Ripple, Crypto Baru, dan Peluang Strategis
Regulasi yang tertunda bukan akhir segalanya. Penundaan persetujuan Ripple Spot ETF hingga Oktober memang menimbulkan ketidakpastian, namun justru membuka peluang baru. Investor yang cermat kini melirik aset kripto yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bebas dari hambatan legal.
Bitcoin Hyper hadir sebagai alternatif strategis. Sebagai solusi layer-2 untuk Bitcoin, proyek ini menjawab tantangan klasik BTC seperti kecepatan dan biaya transaksi. Basis teknologi Ethereum dan integrasi SVM dari Solana menjadikannya unggul di era Web3.
Minat investor terhadap HYPER terus meningkat. Bukti nyata terlihat dari perolehan presale yang menembus $17,6 juta, didukung oleh staking reward sebesar 66% APY. Momentum ini tidak hanya mencerminkan minat pasar, tetapi juga kepercayaan terhadap potensi proyek.
Waktu adalah faktor krusial dalam crypto. Sementara XRP menunggu kepastian ETF, Bitcoin Hyper sudah menarik dana institusi dan ritel yang mencari ROI cepat dan terukur. Keuntungan ikut presale bukan hanya dari harga awal, tapi juga dari insentif jangka panjang.
Ambil keputusan sebelum tren berubah. Investor yang bergerak cepat berpotensi mengamankan posisi terbaik sebelum listing. Dengan utilitas tinggi, tim solid, dan roadmap ambisius, Bitcoin Hyper bisa jadi “Bitcoin 2.0” yang paling menarik saat ini. Kunjungi web resmi presale Bitcoin Hyper sekarang juga!
Gabung Komunitas Telegram Kami untuk Update dan Tips Crypto
Banyak investor mendapatkan informasi telat, padahal pasar bergerak sangat cepat. Jangan sampai Anda ketinggalan berita penting seperti persetujuan ETF, presale token, atau peluang staking besar. Bergabunglah dengan komunitas Crypto News Indonesia di Telegram untuk akses langsung ke update harian, analisis teknikal, dan diskusi bersama investor lain. Channel ini cocok untuk investor pemula maupun berpengalaman. Klik link ini dan bergabung sekarang di grup Telegram Crypto News Indonesia agar Anda selalu selangkah lebih maju!
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.