Prediksi Harga Crypto Hari Ini 22 Juli – XRP, Cardano, Dogecoin
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Bitcoin sebagai pelopor dunia crypto kembali mengejutkan pasar dengan menembus rekor harga tertinggi (ATH) terbaru sebesar $122.838 atau sekitar Rp2.007.801.300 pada hari Senin lalu. Lonjakan drastis ini langsung mendorong sentimen pasar ke arah yang semakin bullish.
Di saat yang sama, altcoin papan atas dan deretan meme coin terbaik seperti TRON, Sui Network, Solana, Pepe, Trump, SPX6900, hingga FartCoin masing-masing mencetak harga tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini memperkuat keyakinan investor terhadap tren naik yang masih akan berlanjut.
Dengan spekulasi tentang potensi bull run besar yang semakin menguat, investor kini mulai fokus pada sejumlah aset digital yang diperkirakan dapat menembus rekor harga sebelumnya.
Ripple (XRP): Aset Kripto Unggulan yang Terus Memperkuat Dominasi Pembayaran Global
XRP milik Ripple semakin menunjukkan peran pentingnya sebagai jembatan antara sistem keuangan tradisional dan jaringan blockchain. Baru-baru ini, XRP mencatatkan rekor harga tertinggi baru (ATH) setelah tujuh tahun, mengungguli level puncak tahun 2018 yang berada di $3,40 dengan rekor baru $3,65 atau sekitar Rp59.678 pada tanggal 18 Juli.
Saat ini XRP diperdagangkan di kisaran $3,62 (sekitar Rp59.247), hanya terpaut sekitar 0,2% dari rekor tertinggi tersebut.
Dengan kemampuan menyelesaikan transaksi lintas negara secara instan dan biaya yang sangat minim, XRP telah mendapatkan adopsi luas dari institusi besar. Bahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui potensinya untuk memfasilitasi pembayaran internasional tanpa perantara konvensional.
Setelah menjalani proses hukum yang cukup panjang, Ripple akhirnya meraih kemenangan penting di tahun 2023 ketika pengadilan AS menyatakan bahwa penjualan token XRP kepada ritel bukan merupakan transaksi sekuritas. Pada 2025, SEC resmi menghentikan gugatan tersebut, mengakhiri ketidakpastian selama empat tahun dan memperkuat status legal XRP di jajaran altcoin besar lainnya.

Kepastian hukum ini meningkatkan kepercayaan investor, terlihat dari lonjakan nilai XRP yang naik lebih dari 518% dalam satu tahun terakhir—jauh mengungguli pertumbuhan Bitcoin yang hanya 76% pada periode yang sama.
Indeks RSI XRP saat ini berada di level overbought sebesar 86, menandakan kondisi yang sangat panas dan memberi sinyal bahwa token ini mungkin sudah terlalu mahal. Banyak investor mulai melakukan profit-taking setelah kenaikan 56,5% dalam dua minggu terakhir—sekali lagi melampaui performa Bitcoin. Jika terjadi penurunan harga, level support kuat diperkirakan berada di sekitar $3,30 atau Rp53.895, yang sebelumnya menjadi resistance utama.
Awal tahun ini, pola bullish flag muncul pada grafik harga—biasanya menjadi sinyal awal breakout positif yang bisa mendorong harga menuju $4 atau sekitar Rp65.400 di musim gugur mendatang.
Cardano ($ADA): Apakah Aset Hijau Penantang Ethereum Ini Siap Mencetak Rekor Baru di 2025?
Minat investor terhadap Cardano ($ADA) terus meningkat, terbukti dari lonjakan harga sebesar 57% dalam dua minggu terakhir. Dukungan teknikal yang solid serta meningkatnya perhatian dari institusi menjadi pemicu utama kenaikan ini. Bersama XRP dan Solana, ADA disebut-sebut oleh Donald Trump sebagai kandidat kuat untuk dimasukkan ke dalam cadangan strategis Bitcoin milik AS.
Didirikan oleh Charles Hoskinson—salah satu co-founder Ethereum—pada tahun 2014, Cardano dikenal dengan pendekatan pengembangan berbasis riset akademik dan model konsensus Proof-of-Stake (PoS) yang ramah lingkungan. Pendekatan ini bahkan menginspirasi Ethereum untuk beralih dari sistem Proof-of-Work.
Dengan kapitalisasi pasar mencapai $33,1 miliar atau sekitar Rp540,688 triliun, nilai ADA harus meningkat lebih dari tiga kali lipat untuk dapat melampaui Solana dan menjadi pesaing dominan bagi Ethereum.

Dalam sepekan terakhir, ADA mencatatkan kenaikan sebesar 23%, mengungguli lonjakan Bitcoin yang hanya 8,1% di periode sama.
Analis memperkirakan harga ADA dapat naik dari $0,92 atau Rp15.042 menjadi mendekati $2 atau sekitar Rp32.700 di pertengahan tahun. Beberapa proyeksi yang lebih bullish bahkan menargetkan kembalinya ADA ke rekor September 2021 di angka $3,09 (Rp50.675), yang saat ini masih 70,2% di bawah level tersebut.
Aksi harga terbaru membentuk pola bullish flag, yang sering kali mengindikasikan kelanjutan tren naik. Namun, RSI ADA kini mencapai 85, menunjukkan kondisi overbought yang biasanya memicu aksi profit-taking dan potensi koreksi harga jangka pendek.
Level resistance berikutnya diperkirakan berada di $1,15 atau sekitar Rp18.802, sementara zona support kuat berada di kisaran $0,85 hingga $0,90 (Rp13.903–Rp14.715).
Dogecoin ($DOGE): Apakah Meme Coin Pertama Ini Siap Tembus $1?
Dogecoin ($DOGE) awalnya lahir sebagai lelucon pada tahun 2013, tetapi kini telah berkembang menjadi salah satu meme token terbesar dengan kapitalisasi pasar melebihi $41,7 miliar atau sekitar Rp682,395 triliun. Komunitas pendukungnya terkenal sangat aktif dan setia.
Popularitas DOGE meroket pada tahun 2021 berkat dukungan dari tokoh-tokoh besar seperti Elon Musk, Gene Simmons, dan Snoop Dogg, yang turut mendorong perhatian publik terhadap token ini.
Minat institusi yang kembali muncul pada Mei lalu berhasil membangkitkan momentum harga. DOGE pun mendekati $0,25, dan kini diperdagangkan di kisaran $0,2779 atau sekitar Rp4.542. Dalam 24 jam terakhir, token ini naik 10%, dan secara mingguan mencatatkan lonjakan 36%. Kinerja ini bahkan mengalahkan performa Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Shiba Inu dalam periode yang sama—menunjukkan bahwa DOGE memiliki kecenderungan untuk melipatgandakan keuntungan saat pasar sedang bullish.

Analisis teknikal mengindikasikan tren naik ini masih mungkin berlanjut. RSI DOGE telah mencapai angka 85, menandakan kondisi overbought dan kemungkinan akan ada koreksi harga jangka pendek karena sebagian trader mulai melakukan aksi ambil untung. Namun, jika harga berhasil naik sedikit ke level $0,3 atau sekitar Rp4.905, maka DOGE bisa menguat di atas zona support yang kokoh, membuka peluang kenaikan lanjutan menuju $0,5 atau Rp8.175 menjelang akhir musim panas.
Daya guna Dogecoin juga semakin meluas. Tesla kini menerima pembayaran dengan DOGE untuk produk merchandise, sementara integrasi dengan platform seperti PayPal dan Revolut memperluas potensi penggunaan DOGE dalam transaksi dunia nyata.
Snorter ($SNORT): Akses Presale Awal dengan Harga Rendah untuk Crypto Hybrid Meme-Trading Berbasis Solana
Menemukan proyek crypto potensial sebelum dikenal luas oleh pasar sering kali menghasilkan imbal hasil tertinggi. Meskipun altcoin mapan terus mencuri perhatian, proyek-proyek baru tengah membuka jalur pertumbuhan inovatif.
Salah satu proyek yang tengah menarik perhatian investor adalah Snorter ($SNORT), gabungan antara meme coin dan bot trading yang dibangun di atas jaringan Solana. Proyek ini juga memiliki rencana ekspansi lintas-chain. Snorter terintegrasi langsung di Telegram, memberikan informasi pasar secara instan dalam grup percakapan.
Dengan biaya transaksi hanya 0,85%, Snorter lebih murah dibandingkan dengan pesaingnya seperti BonkBot, Maestro, dan Trojan. Ekosistemnya juga menawarkan fitur lengkap seperti swap yang dilindungi dari MEV, copy trading, sistem anti-rug pull, dan limit order sniping—menjadikannya alat trading yang serba guna bagi berbagai jenis trader.
Minat investor terhadap Snorter meningkat tajam. Presale token ini telah berhasil mengumpulkan dana lebih dari $2,1 juta atau sekitar Rp34,335 miliar. Program staking Snorter menawarkan hingga 186% APY, memberi imbal hasil tinggi bagi para investor awal.
Baik untuk trader berpengalaman maupun pemula di dunia meme coin, Snorter mulai menunjukkan potensinya sebagai platform fleksibel yang siap menjawab tantangan dalam lanskap crypto yang terus berubah dengan cepat.
Pantau perkembangan Snorter melalui akun resmi mereka di X dan Instagram, atau langsung bergabung dalam presale di website resmi Snorter.
Jangan Lewatkan! Prediksi Altcoin dan Token yang Siap Naik Besar Hari Ini
XRP baru saja mencetak rekor harga tertinggi dalam tujuh tahun dan Cardano menyusul dengan lonjakan harga yang solid. Namun, proyek baru seperti Snorter juga mulai mencuri perhatian dengan adopsi cepat dan fitur canggih. Ingin tahu cara beli token ini sebelum harganya melonjak? Baca panduan lengkapnya di cara membeli Snorter token di sini.
Waspada Koreksi Harga? Snorter Tawarkan Alternatif Potensial dengan APY Tinggi
XRP, Cardano, dan Dogecoin saat ini berada di wilayah overbought dan berisiko alami koreksi dalam waktu dekat. Di saat yang sama, presale Snorter menawarkan akses awal dengan potensi keuntungan 186% APY melalui staking. Pelajari lebih jauh tentang token ini di artikel apakah Snorter proyek sah atau scam?.
Bosan Altcoin Lama? Ini Prediksi Harga Snorter Token Tahun 2025
Kinerja Dogecoin dan Cardano memang luar biasa, namun Snorter justru tampil sebagai pendatang baru dengan inovasi berbasis bot trading Telegram. Prediksi harga jangka panjang untuk Snorter menunjukkan potensi lonjakan tajam pasca-launching. Cek prediksi harga Snorter 2025 di sini untuk melihat apakah ini bisa jadi aset masa depan Anda.
Butuh Alternatif Ethereum & XRP? Kenali Potensi Teknologi Snorter
Cardano disebut-sebut sebagai rival Ethereum dan XRP unggul di bidang pembayaran global. Tapi Snorter justru menggabungkan efisiensi Solana dengan bot cerdas untuk transaksi real-time di Telegram. Ketahui apa itu Snorter dan mengapa investor mulai melirik proyek ini sebagai alternatif potensial dalam portofolio Anda.
Catatan Akhir: Saatnya Ambil Posisi Sebelum Terlambat
Bitcoin yang menembus ATH baru telah memicu efek domino terhadap altcoin seperti XRP, ADA, dan DOGE. Ketiga aset ini menunjukkan sinyal teknikal bullish, walau berada di zona overbought dan rawan koreksi jangka pendek. Di tengah peluang dan risiko tersebut, investor cerdas mencari diversifikasi aset yang masih undervalued. Di sinilah Snorter tampil sebagai kandidat kuat dengan presale yang masih aktif dan harga awal yang rendah. Akses awal ini memungkinkan potensi ROI jauh lebih besar dibanding altcoin besar.
XRP terus mengukuhkan posisinya dalam sistem pembayaran global dengan legalitas yang kini makin kuat. Cardano menunjukkan sinyal teknikal kuat untuk naik, sementara DOGE membuktikan kemampuannya mengungguli kinerja crypto besar lain. Namun semua token ini sudah berada di zona mahal. Sementara itu, Snorter masih berada dalam fase pertumbuhan awal dengan momentum yang tepat. Presale aktifnya bisa menjadi entry point ideal bagi investor yang tertinggal tren XRP dan DOGE.
Dengan APY staking hingga 186%, biaya transaksi rendah, dan fitur trading Telegram bot yang canggih, Snorter menargetkan celah pasar yang belum dijangkau altcoin mapan. Ekspansi lintas-chain dan sistem anti-rugpull menambah kepercayaan komunitas. Dengan hanya 0,85% biaya transaksi dan perlindungan MEV, bot ini lebih unggul dibanding kompetitor seperti Maestro dan BonkBot. Fitur lengkapnya dirancang untuk semua level trader, dari pemula hingga profesional.
Lonjakan dana presale yang kini sudah mencapai lebih dari Rp34 miliar membuktikan minat pasar yang tinggi terhadap Snorter. Momentum saat ini sangat krusial karena harga token masih rendah dan belum listing di bursa besar. Ketika altcoin mapan seperti XRP dan ADA sudah mahal, Snorter menjadi alternatif entry dengan risiko rendah dan potensi reward tinggi. Banyak analis meyakini proyek ini akan booming saat token mulai diperdagangkan secara publik. Itulah alasan mengapa semakin banyak investor beralih fokus ke presale ini.
Jika Anda belum mengambil bagian dalam presale, inilah momen terbaik untuk bertindak. Tren altcoin dan meme coin sedang naik dan Snorter berada di titik awal yang menjanjikan. Dengan roadmap yang agresif dan fitur yang terus dikembangkan, Snorter bisa menjadi proyek yang akan ramai dibicarakan dalam beberapa bulan ke depan. Jangan tunggu sampai hype terlalu besar dan harga melambung. Amankan alokasi Anda hari ini melalui situs resmi Snorter.
Gabung Komunitas & Dapatkan Update Eksklusif Tentang Snorter dan Crypto Lainnya
Ingin dapat bocoran peluang presale, sinyal trading, dan kabar terbaru tentang token seperti XRP, ADA, DOGE, atau SNORTER? Bergabunglah bersama ribuan investor lainnya di grup Telegram resmi Crypto News Indonesia. Tim kami rutin membagikan analisis, charting, dan notifikasi saat presale penting dibuka. Jangan sampai ketinggalan proyek-proyek berpotensi 100x berikutnya.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.