Prediksi Harga Cardano 22 Juli 2025: Apakah Reli Gaya 2021 Akan Terulang Saat ADA Uji Level $1 (Rp16.350)?
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Harga Cardano mulai mendekati batas psikologis penting di sekitar Rp16.350 ($1.00), seiring meningkatnya momentum pasar dan sentimen positif dari sisi fundamental yang memunculkan potensi breakout besar dalam waktu dekat.
Setelah berminggu-minggu mengalami fase akumulasi diam-diam, harga ADA kini mulai menekan zona resistance krusial di sekitar Rp16.350. Level ini telah berfungsi sebagai titik support dan resistance utama selama beberapa tahun terakhir. Menurut analis pasar, jika ADA mampu menembus zona ini dengan volume besar, gelombang momentum baru seperti saat reli besar 2021 bisa saja terjadi kembali.
Cardano Fokus Menembus Zona Breakout Rp16.350
Momentum pergerakan Cardano mulai terlihat menguat, dan grafik harga mulai mencerminkan tren positif tersebut. Berdasarkan analisis dari Ali Martinez, ADA baru saja berhasil merebut kembali level resistance Rp13.243 ($0.81) dan kini bergerak mendekati level psikologis penting di Rp16.350. Area ini sebelumnya berfungsi sebagai titik pantul dan hambatan utama selama dua tahun terakhir. Yang membuat setup teknikal ini menarik adalah betapa cepatnya ADA melesat dari level terendah di Juni lalu sekitar Rp9.340 ($0.57), menciptakan pola higher lows dan memperlihatkan adanya permintaan yang konsisten pada setiap penurunan harga.
Secara teknikal, grafik menunjukkan ADA tengah menembus struktur horizontal yang bersih, dengan resistance selanjutnya berada di kisaran Rp16.023 ($0.98) dan Rp17.168 ($1.05). Rentang harga ini telah menjadi batas atas dari seluruh reli besar sejak kuartal pertama 2024. Jika harga harian berhasil ditutup di atas area tersebut, peta permainan pasar bisa berubah secara signifikan. Meski breakout ini belum terkonfirmasi sepenuhnya, analis seperti Ali Martinez meyakini bahwa momen tersebut hanya tinggal menunggu waktu.
Integrasi Apple Pay Sorot Kegunaan Nyata Cardano
Bersamaan dengan mendekatnya ADA ke zona teknikal penting, sisi fundamental juga menunjukkan penguatan signifikan. TapTools mengonfirmasi bahwa Cardano akan segera terintegrasi dengan Apple Pay, membuka akses ke lebih dari 550 juta pengguna di seluruh dunia. Ini bukan sekadar berita biasa, melainkan langkah besar menuju adopsi nyata di dunia nyata.
Waktu pengumuman ini sangat menarik karena terjadi saat ADA sedang menguji level Rp16.350. Kombinasi sinyal teknikal yang kuat dengan narasi adopsi berskala besar bisa menjadi bahan bakar tambahan untuk mempercepat reli harga.
Seiring harga ADA mendekati titik krusial Rp16.350, grafik dari Mr Banana memberikan lapisan informasi tambahan—kali ini dari sisi struktur volume. Profil volume memperlihatkan konsentrasi aktivitas trading yang padat antara Rp18.005 ($1.10) dan Rp21.255 ($1.30), menunjukkan bahwa area ini bisa menjadi penghambat jangka pendek. Zona ini mungkin menjadi titik konsolidasi sementara karena tingginya volume transaksi di area tersebut.
Namun di atas Rp21.255, volume mulai menipis secara signifikan. Kekosongan volume (“volume gap”) antara Rp21.255 dan Rp34.435 ($2.10) membuka potensi jalur harga yang lebih bersih dan cepat jika resistance berhasil ditembus.
Fraktal Dominasi ADA Isyaratkan Potensi Reli Ulangan Gaya 2021
Dukungan terhadap potensi reli Cardano juga terlihat dari grafik dominasi pasar yang dibagikan oleh Sssebi. ADA baru saja menyentuh level dominasi 0,83%, hampir identik dengan posisinya pada pertengahan 2020, sebelum meluncur dalam reli besar tahun 2021. Fraktal ini sulit untuk diabaikan: level dominasi yang sama, konsolidasi berbulan-bulan, dan struktur RSI yang serupa mendekati garis tengah. Jika sejarah sedikit saja terulang, siklus besar berikutnya bisa saja telah dimulai.
Prediksi Harga Cardano: Grafik Mingguan Tunjukkan Potensi Naik Lebih Jauh
Grafik mingguan yang dibagikan oleh Dawson Allen memberikan perspektif yang lebih luas. ADA tampak sedang menembus zona akumulasi horizontal jangka panjang, dengan beberapa kali menyentuh garis resistance kuning yang membentuk pola menanjak. Meskipun resistance jangka pendek masih berada di Rp17.168 ($1.05) dan Rp21.255 ($1.30), grafik makro menunjukkan potensi harga menembus hingga di atas Rp65.400 ($4.00) jika pola simetris dari tren ini terus berlangsung dalam jangka waktu panjang.
Hal yang menonjol dari grafik ini adalah bagaimana harga ADA tetap menghormati support jangka panjangnya dan kini telah bergerak di atas seluruh Exponential Moving Averages (EMA) utama pada time frame mingguan. Pergeseran momentum ini, jika dikombinasikan dengan struktur grafik yang semakin rapat, memberikan sinyal breakout klasik. Jika penutupan mingguan terus berada di atas Rp16.350 dan volume mendukung, jalan menuju garis diagonal atas tersebut bisa saja tercapai.
Catatan
Harga Cardano kini mulai memperlihatkan berbagai tanda penguatan. Struktur teknikal yang jelas, potensi breakout di level Rp16.350, serta fundamental solid seperti integrasi Apple Pay, mulai menciptakan narasi yang sejalan dengan grafik pergerakan harga. Volume mulai kembali masuk, dominasi pasar mengalami peningkatan, dan momentum perlahan berpihak kembali pada ADA.
Momen ini terasa istimewa karena semua faktor tampaknya menyatu secara bersamaan. Jika ADA berhasil menembus level Rp17.168 secara bersih dan volume tetap tinggi, pergerakan menuju Rp21.255 hingga bahkan Rp32.700 ($2.00) bisa terjadi jauh lebih cepat dari perkiraan pasar.
Trader Altcoin Mulai Beralih ke Token Presale Bertema Bot
Saat momentum bullish di pasar altcoin semakin kuat, banyak investor mulai mengevaluasi strategi mereka. Beberapa memilih tetap fokus pada altcoin mapan seperti ADA, sementara lainnya mulai mengalihkan perhatian ke peluang token presale yang menawarkan kombinasi narasi meme, utilitas nyata, dan teknologi trading yang inovatif. Salah satu proyek yang mencuri perhatian belakangan ini adalah SNORTER, presale token dengan fokus pada bot trading berbasis Solana.

Presale SNORTER tidak hanya sekadar hype. Proyek ini menghadirkan bot trading Telegram yang dirancang khusus untuk mendeteksi peluang token baru di Solana. Narasi ini sangat menarik bagi investor yang ingin diversifikasi dari koin besar seperti Cardano, namun tetap mengincar potensi ROI tinggi. Dengan presale yang kini mengumpulkan lebih dari $2,2 juta (sekitar Rp35,97 miliar), minat investor ritel dan komunitas trader tampak semakin menguat.
Dibandingkan dengan ekosistem Cardano yang lebih matang dan lambat berevolusi, SNORTER justru membawa elemen kejutan dan akselerasi. Berbekal gabungan fitur sniping otomatis, copy trading, hingga proteksi anti-rugpull, SNORTER menawarkan pendekatan segar dalam dunia altcoin. Bagi investor yang ingin menyandingkan aset mapan seperti ADA dengan peluang spekulatif berbasis bot, presale SNORTER menjadi opsi yang patut dipertimbangkan.
Mengapa SNORTER Menjadi Kandidat Presale Kripto Terbaik 2025
Banyak proyek crypto presale gagal karena tidak punya utilitas nyata. Namun SNORTER hadir dengan pendekatan berbeda—menggabungkan meme culture dengan infrastruktur trading canggih. Proyek ini bukan hanya soal branding lucu seekor aardvark, melainkan tentang cara baru menavigasi pasar kripto, terutama di jaringan Solana.
Bot SNORTER di Telegram memungkinkan pengguna untuk melakukan trading on-chain secara cepat dan aman, langsung dari aplikasi chatting. Fitur seperti honeypot detection, limit orders, dan auto-sniping terhadap token baru menjadikan pengalaman trading jauh lebih efisien daripada menggunakan DEX tradisional seperti Raydium atau Pump.fun. Dengan biaya trading hanya 0,85%, SNORTER bahkan lebih murah daripada mayoritas bot pesaing.

Momentum SNORTER juga diperkuat oleh roadmap pengembangan yang jelas dan tim pengembang yang aktif membangun fitur baru. Tak hanya berfokus pada jaringan Solana, SNORTER juga bersiap untuk ekspansi ke EVM chain seperti Ethereum. Dengan basis komunitas yang terus tumbuh dan narasi utility-driven yang kuat, SNORTER layak mendapat tempat dalam portofolio altcoin generasi baru.
Tentang SNORTER: Gabungan Meme dan Bot Trading Solana
SNORTER adalah proyek kripto presale yang menggabungkan daya tarik meme dengan utilitas nyata dalam bentuk bot trading otomatis berbasis Solana. Karakter utama proyek ini, seekor aardvark yang lucu dan gesit, melambangkan kemampuan bot SNORTER dalam mengendus peluang pasar seperti menggali semut di dalam tanah.
Melalui Telegram, SNORTER Bot memberi akses instan ke berbagai fitur trading on-chain yang biasanya hanya tersedia melalui interface kompleks. Bot ini dirancang untuk mendeteksi, membeli, menjual, dan mengelola token secara otomatis. Fokusnya pada trading Solana membuat SNORTER relevan dengan tren koin meme yang tengah populer di jaringan tersebut.
Dengan peluncuran multi-chain dalam roadmap, SNORTER tidak berhenti di Solana saja. Bot ini akan diperluas ke jaringan seperti Ethereum, membuka peluang bagi trader di berbagai ekosistem untuk menikmati pengalaman trading yang lebih efisien dan aman. Inilah alasan mengapa banyak yang menyebut SNORTER sebagai presale token terbaik di tahun 2025.
Fitur Unggulan SNORTER Bot
SNORTER Bot menawarkan sejumlah fitur canggih yang dirancang untuk mengatasi masalah umum dalam trading on-chain. Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuan sniping otomatis, memungkinkan pengguna membeli token baru segera setelah peluncuran. Fitur ini sangat penting di dunia Solana, di mana setiap detik sangat menentukan.
Fitur lain termasuk honeypot detection, proteksi rugpull, copy trading dari top trader, dan sistem limit order yang fleksibel. SNORTER Bot juga menyediakan front-running protection untuk mencegah manipulasi harga oleh bot lain, memberikan keamanan ekstra saat melakukan transaksi besar. Semua ini dilakukan dalam interface Telegram yang sederhana dan ramah pengguna.
Tidak hanya itu, biaya trading yang rendah sebesar 0,85% menjadi daya tarik tersendiri. Dibandingkan dengan bot pesaing seperti Bonk Bot atau Maestro, SNORTER menawarkan efisiensi dan kecepatan eksekusi yang lebih baik. Kombinasi fitur dan kemudahan penggunaan ini menjadikan SNORTER sebagai solusi bot trading terbaik untuk pengguna Solana dan nantinya multi-chain.

Tim pengembang SNORTER telah menyusun roadmap yang matang, dengan pengembangan fitur dan ekspansi ekosistem sebagai prioritas utama. Tahap pertama berfokus pada desain arsitektur bot, pengembangan smart contract, audit keamanan, serta optimisasi situs dan peluncuran whitepaper. Seluruh fondasi teknikal ini telah ditetapkan sebagai dasar pertumbuhan jangka panjang.
Tahap kedua dimulai dengan peluncuran token $SNORT melalui presale, bersamaan dengan kampanye pemasaran dan uji beta komunitas. Aktivitas ini juga melibatkan kerja sama dengan influencer, dan rencana peluncuran resmi SNORTER Bot di jaringan Solana. Selain itu, tahap ini mencakup proses klaim token dan implementasi bridge lintas jaringan.
Tahap ketiga adalah ekspansi bot ke jaringan EVM seperti Ethereum. Pengembangan ini akan membuka potensi pengguna dari berbagai ekosistem, sekaligus meningkatkan adopsi lintas rantai. Tim juga akan merilis dashboard pengguna dan menambahkan fitur Telegram lebih lanjut untuk memberikan kontrol penuh kepada trader.
Pada tahap akhir, SNORTER akan fokus pada ekspansi bot melalui pengembangan algoritma trading, integrasi DeFi, sistem governance komunitas, dan penyediaan API trading. Roadmap ini menunjukkan bahwa SNORTER bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan fondasi untuk ekosistem bot trading yang terus berkembang dan berkelanjutan.

Cara Membeli Token SNORTER: Cepat, Mudah, dan Aman
Token $SNORT saat ini tersedia melalui presale eksklusif yang dapat diakses melalui widget di situs resmi SNORTER. Investor dapat membeli menggunakan berbagai metode pembayaran, termasuk SOL, ETH, USDT, USDC, dan kartu kredit. Fleksibilitas ini memberikan kemudahan bagi investor dari berbagai latar belakang, tanpa perlu melakukan konversi manual terlebih dahulu.
Proses pembelian dirancang agar semudah mungkin, terutama untuk pengguna baru. Anda cukup menghubungkan wallet seperti Best Wallet, MetaMask atau Phantom ke widget, lalu pilih jumlah pembelian dan metode pembayaran. Setelah transaksi dikonfirmasi, token akan ditampilkan sebagai saldo yang bisa diklaim pada tahap peluncuran publik nanti.
SNORTER juga mendukung Portal Bridge, alat lintas rantai yang memungkinkan investor memindahkan token $SNORT dari Ethereum ke Solana dan sebaliknya. Cukup sambungkan wallet Ethereum ke Portal Bridge, pilih $SNORT sebagai token, lalu tentukan Solana sebagai tujuan. Setelah transaksi disetujui, token akan secara otomatis tersedia di dompet Solana pengguna.
Fitur ini menunjukkan komitmen SNORTER terhadap aksesibilitas dan interoperabilitas. Dengan sistem pembelian yang cepat dan jangkauan multi-chain, SNORTER membuktikan bahwa mereka serius membangun solusi ramah pengguna di ruang presale kripto.
Staking $SNORT: Dapatkan Imbal Hasil hingga 185% per Tahun
Salah satu daya tarik utama dari ekosistem SNORTER adalah program staking token $SNORT. Saat ini, reward staking mencapai tingkat estimasi hingga 185% per tahun, menjadikannya salah satu program staking paling kompetitif di pasar kripto. Reward akan didistribusikan sebesar 9,51 $SNORT untuk setiap block Ethereum selama periode 1 tahun.
Sistem staking didukung oleh Web3Payments dan akan aktif saat fitur klaim token diluncurkan secara publik. Investor dapat langsung mengunci token mereka dalam pool staking untuk mulai mendapatkan imbal hasil. Sistem ini menghitung estimasi reward harian dan bulanan berdasarkan total dana yang distake dan persentase dari total pool.
Tampilan dashboard staking dirancang user-friendly, memungkinkan pengguna melihat saldo stake mereka, total reward yang diperoleh, dan persentase kontribusi mereka dalam pool. Sistem ini dirancang untuk transparan dan bisa dimonitor kapan saja, langsung dari wallet yang terhubung.
Fitur staking ini tidak hanya menambah utilitas token $SNORT, tapi juga memberikan insentif bagi investor untuk menahan token dalam jangka panjang. Mekanisme ini dapat membantu menjaga kestabilan harga setelah peluncuran, sekaligus memperkuat ekosistem komunitas SNORTER.
SNORTENOMICS: Distribusi Token $SNORT yang Adil dan Transparan
Tokenomics dari SNORTER, yang dinamai SNORTENOMICS, menunjukkan pembagian alokasi yang jelas untuk mendukung pertumbuhan proyek secara berkelanjutan. Total suplai $SNORT ditetapkan sebanyak 500.000.000 token. Alokasi terbesar sebesar 25% diperuntukkan untuk pengembangan produk, mencakup riset, coding, dan peluncuran fitur-fitur baru.
Sebesar 20% dialokasikan untuk aktivitas pemasaran dan akuisisi pengguna, yang mencakup kampanye iklan, kerja sama dengan influencer, dan event komunitas. Sementara itu, 20% lainnya disiapkan sebagai liquidity pool untuk mendukung stabilitas harga di bursa setelah peluncuran resmi.
Sebagian 10% token akan digunakan untuk program community rewards, termasuk kontes, bounty, dan penghargaan loyalitas. Alokasi lain sebesar 10% akan digunakan untuk airdrop kepada pengguna awal. Treasury proyek juga memperoleh alokasi sebesar 10% sebagai dana cadangan untuk mendukung pengembangan jangka panjang.
Terakhir, 5% dari total suplai disiapkan khusus untuk staking rewards, sebagai bagian dari insentif jangka panjang bagi komunitas. Dengan struktur alokasi seperti ini, SNORTER memastikan bahwa setiap aspek dalam ekosistem mendapat dukungan finansial yang proporsional dan berkelanjutan.

Snorter Diprediksi Meroket, Ini Cara Beli Token-nya Sekarang!
Tertarik ikut presale Snorter dan bingung mulai dari mana? Panduan cara beli SNORTER token ini bisa bantu kamu membeli $SNORT dengan mudah. Penjelasan lengkap mulai dari metode pembayaran, koneksi wallet, hingga proses klaim token. Jangan sampai kehabisan karena harga presale naik seiring waktu!
SNORTER: Token Bot yang Paling Diincar Trader di 2025?
Ingin tahu apakah Snorter hanya token meme biasa atau justru peluang cuan besar? Simak analisis mendalam di artikel Snorter legit atau scam? untuk memastikan keputusan investasi kamu tidak salah arah. Banyak investor dan komunitas sudah ikut—jangan sampai tertinggal tren! Klik sekarang sebelum presale ditutup!
Prediksi Harga SNORTER 2025, Potensinya Bikin Kaget!
Jika kamu sudah percaya dengan prospek ADA, kamu juga harus cek prediksi harga SNORTER yang dirilis baru-baru ini. Potensi ROI yang diungkap dalam artikel ini bisa jadi salah satu yang tertinggi di pasar presale saat ini. Data teknikal dan roadmap-nya solid, dan pasar mulai bereaksi. Peluang ini mungkin tidak datang dua kali!
Apa Itu SNORTER? Bot Pintar yang Bisa Cium Cuan Sebelum Kamu Sadar!
Sebelum ikut presale, wajib banget pahami apa itu SNORTER dan bagaimana bot trading ini bekerja. Artikel ini membongkar fitur-fitur canggih seperti auto-sniping dan honeypot detection yang dimiliki Snorter. Sangat cocok buat kamu yang cari solusi trading otomatis dan efisien di jaringan Solana. Yuk kenali sebelum FOMO!
Tindakan Selanjutnya: Waktunya Bertindak, Jangan Hanya Menonton!
Harga Cardano menunjukkan sinyal teknikal yang sangat menjanjikan, dengan pengujian level psikologis Rp16.350 dan struktur grafik yang menyerupai pola reli besar 2021. Volume yang meningkat, breakout di EMA mingguan, dan dominasi pasar yang melonjak memberi konfirmasi bahwa momentum bullish sedang terbentuk. Ditambah kabar integrasi Apple Pay, Cardano punya katalis fundamental yang kuat untuk melaju. Namun, kecepatan ROI dan ruang pertumbuhan ADA cenderung lebih konservatif dibanding proyek-proyek baru. Karena itu, banyak investor mulai melirik presale token seperti SNORTER.
SNORTER menghadirkan kombinasi langka antara meme culture dan utilitas nyata dalam bentuk bot trading otomatis. Proyek ini bukan sekadar tren sesaat—fitur-fitur canggih seperti auto-sniping, proteksi rugpull, dan staking reward hingga 185% membuatnya relevan untuk investor berpengalaman sekaligus pemula. Roadmap pengembangan yang progresif juga menunjukkan komitmen jangka panjang tim developer. Dibandingkan ADA yang sudah mature, SNORTER menawarkan peluang lebih besar untuk pertumbuhan eksponensial. Presale yang masih aktif membuka pintu awal bagi early investor untuk mendapatkan keuntungan maksimal.
Momentum saat ini adalah titik krusial bagi keputusan investasi. ADA tengah mendekati breakout yang bisa memicu reli besar, namun banyak trader justru menggunakan momen ini untuk mendiversifikasi portofolionya. SNORTER muncul sebagai alternatif kuat dengan tingkat adopsi komunitas yang terus meningkat. Dengan lebih dari $2,2 juta telah dikumpulkan di presale dan fitur bot Telegram yang siap digunakan, proyek ini berada pada posisi strategis untuk pertumbuhan masif. Sekaranglah waktunya ikut dari awal.
Bagi pembaca yang sudah familiar dengan Cardano dan tren altcoin, SNORTER bisa menjadi tambahan ideal dalam portofolio mereka. Kombinasi fitur keamanan, teknologi bot, dan insentif staking memberikan nilai lebih dari sekadar token presale biasa. Karena itu, jangan tunggu sampai listing—harga dan demand bisa melonjak drastis setelah rilis di DEX. Ambil posisi sekarang selagi presale masih dibuka.
Inilah saat yang tepat untuk mengambil tindakan nyata. Jangan hanya mengamati grafik ADA atau menunggu breakout tanpa strategi diversifikasi. Dengan presale SNORTER yang aktif dan roadmap yang matang, kamu punya peluang emas untuk menjadi bagian dari proyek generasi baru. Klik link pembelian, hubungkan wallet, dan mulailah langkah investasi cerdasmu hari ini.
Gabung Telegram Resmi untuk Update Airdrop & Jadwal Listing!
Jangan lewatkan informasi penting seputar Snorter, ADA, dan peluang altcoin terbaru. Bergabunglah sekarang di komunitas Crypto News Indonesia Telegram untuk diskusi langsung, update presale, dan analisis dari para expert. Grup ini aktif setiap hari dan bisa bantu kamu ambil keputusan cepat. Cuan butuh informasi—jangan jadi yang terakhir tahu!
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.