Berita XRP Hari Ini: Harga Support $2,50 Jebol Akibat Aksi Jual Institusi
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Pasar crypto kembali bergejolak setelah harga XRP turun tajam dari $2,65 ke $2,26 hanya dalam hitungan jam. Penurunan ini bukan sekadar koreksi biasa, melainkan penembusan signifikan terhadap level support kritis $2,46 yang selama ini menjadi fondasi konsolidasi harga.
Lonjakan volume perdagangan ke angka $7,58 miliar, lebih dari dua kali lipat rata-rata harian, mengindikasikan tekanan jual yang sangat masif. Sementara itu, fokus para investor mulai bergeser ke proyek tahap awal seperti Bitcoin Hyper ($HYPER), yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih stabil dan menjanjikan dalam kondisi pasar yang penuh tekanan.
Aksi Jual Institusi Percepat Penurunan Harga
Breakdown harga XRP dimulai dari dua gelombang besar aksi jual yang secara langsung menyeret harga menembus batas bawah $2,46, level teknikal yang sebelumnya bertahan selama lebih dari satu bulan.
Dalam sesi perdagangan tersebut, sebanyak 392,6 juta XRP dilepas ke pasar, setara dengan hampir 400% dari volume rata-rata harian. Mayoritas transaksi terjadi dalam rentang waktu singkat saat harga bergerak cepat antara $2,65 hingga $2,48.
Dari sisi makroekonomi, tekanan datang dari sikap hawkish Federal Reserve yang menambah ketegangan di pasar. Walaupun sentimen positif dari perbaikan hubungan dagang Amerika Serikat dan Tiongkok sempat muncul, hal tersebut tidak cukup kuat untuk mengubah arah pergerakan harga XRP.
Analis teknikal pun langsung menandai pola bearish yang telah terkonfirmasi, dan pergerakan harga berjalan sesuai proyeksi.
Support Gagal Bertahan, Arah Tren Berubah Jadi Bearish
Level $2,46 yang sebelumnya menjadi pondasi akumulasi harga kini berubah menjadi zona resistensi. Beberapa indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) dan Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan pelemahan momentum yang cukup signifikan.

Yang lebih mengkhawatirkan, volume besar yang muncul saat harga jatuh tidak diikuti oleh volume pemulihan yang berarti. Ini menjadi sinyal distribusi, bukan akumulasi, artinya tekanan jual masih dominan dan minat beli belum terlihat kuat.
Kini analis mulai mengamati area support baru di kisaran $2,30 hingga $2,40. Apabila XRP tidak mampu merebut kembali zona $2,46–$2,50 dalam waktu dekat, kemungkinan besar tren penurunan akan berlanjut. Sejauh ini, pembeli masih menunjukkan keraguan untuk kembali masuk, dan struktur teknikal tetap dalam kondisi rapuh.
Pola 12 Bulan Bisa Picu Rebound Besar
Jika melihat grafik harga dalam jangka panjang, XRP menunjukkan pola pergerakan unik yang berulang setiap 12 hingga 13 bulan. Siklus ini menggambarkan fase rally dan koreksi yang berlangsung nyaris seperti jarum jam, menciptakan ekspektasi bahwa arah besar berikutnya mungkin segera terbentuk.
Beberapa fase historis yang mencerminkan siklus ini antara lain:
- 2014–2016: Periode akumulasi yang menjadi landasan volatilitas di masa depan
- 2017–2018: Lonjakan besar yang diikuti bear market dua kali lebih lama
- 2020–2022: Rally signifikan, koreksi, lalu konsolidasi mendatar
- 2023–2025: Pola yang saat ini tengah berulang
Jika ritme ini tetap konsisten, maka kelemahan harga saat ini bisa menjadi bagian dari fase transisi sebelum pembentukan tren baru yang jauh lebih kuat. Analisis berbasis waktu menunjukkan peluang potensi pembalikan arah ke atas, meskipun kondisi saat ini belum mendukung skenario tersebut dalam waktu dekat.
Level $2,35 Jadi Zona Peluncuran Penting
Berdasarkan data dari peta panas on-chain, terlihat bahwa area antara $2,52 hingga $2,54 menjadi zona akumulasi besar yang berpotensi menjadi titik tolak kenaikan berikutnya. Namun, saat ini harga XRP sedang mendekati batas bawah dari rentang support kritis di kisaran $2,30–$2,35.

Pada grafik 4 jam, RSI telah menurun di bawah EMA 14 hari, mempertegas tekanan bearish yang sedang berlangsung. Walau begitu, sinyal oversold mulai muncul, membuka peluang untuk pantulan jangka pendek.
Jika XRP berhasil menembus kembali $2,50 dengan volume dan kekuatan yang meyakinkan, narasi bearish bisa berubah cepat menjadi bullish. Tetapi tanpa dukungan volume signifikan dan sentimen makro yang mendukung, para analis masih menahan diri untuk menyatakan potensi pembalikan tren dalam waktu dekat.
Bitcoin Hyper Menarik Minat di Tengah Kelemahan XRP
Di tengah ketidakpastian dan tekanan jual yang melanda XRP, perhatian investor mulai beralih ke proyek crypto tahap awal yang menawarkan potensi upside lebih tinggi. Salah satu nama yang kini banyak dibicarakan adalah Bitcoin Hyper ($HYPER), sebuah proyek Layer-2 berbasis Solana Virtual Machine untuk ekosistem Bitcoin.

Bitcoin Hyper saat ini sedang dalam tahap presale dan telah berhasil mengumpulkan lebih dari $25,7 juta dari target maksimal $26 juta, atau setara lebih dari 430 miliar rupiah. Dengan harga token saat ini $0.013215, banyak trader melihat peluang besar sebelum harga naik ke tahap berikutnya.
Kombinasi harga masuk awal yang rendah, struktur presale berbasis tahap, dan partisipasi whale yang meningkat menjadikan $HYPER sebagai magnet baru di kalangan investor yang mencari proyek dengan potensi eksplosif, mirip dengan momentum awal yang dulu dimiliki XRP.
Presale ini juga memanfaatkan tren risk-on yang kembali muncul di kalangan investor muda, terutama yang ingin masuk sebelum token listing di bursa utama. Jika tren ini terus berlanjut, Bitcoin Hyper bisa menjadi pusat perhatian berikutnya.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi laman resmi proyek atau ikuti akun resmi mereka di X (Twitter) dan Telegram. Jangan lewatkan juga prediksi harga Bitcoin Hyper serta panduan lengkap tentang cara beli Bitcoin Hyper yang tersedia di situs mereka. Momentum seperti ini jarang terjadi dua kali.
Beli Bitcoin Hyper di SiniDisclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.