Bitcoin Hyper Diprediksi Jadi Crypto Berikutnya yang Siap Melonjak Ribuan Persen
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Bitcoin masih mendominasi pasar crypto global dengan nilai mencapai $2,2 triliun. Namun, keterbatasannya dalam kecepatan transaksi menjadi penghambat besar di era DeFi dan smart contract. Ethereum, Solana, dan Avalanche sudah jauh lebih unggul dalam hal skalabilitas.
Bitcoin Hyper ($HYPER) hadir sebagai solusi Layer-2 inovatif yang memadukan keamanan Bitcoin dengan performa Solana Virtual Machine (SVM), memungkinkan staking, transaksi instan, dan integrasi DeFi, semuanya tanpa mengorbankan integritas jaringan Bitcoin itu sendiri.
Krisis Skalabilitas pada Jaringan Bitcoin
Desain awal Bitcoin memang luar biasa, namun sengaja dibuat terbatas. Dengan kemampuan memproses sekitar 7 transaksi per detik (TPS), jaringan ini tidak sanggup menangani lonjakan aktivitas crypto global yang terus meningkat.
Kecepatan transaksi yang lambat terlihat sangat jelas bila dibandingkan. Bitcoin hanya mampu 7 TPS, sedangkan Solana mampu hingga 6.500 TPS. Visa bahkan bisa memproses hingga 24.000 TPS. Ketimpangan ini membuat Bitcoin kurang cocok digunakan untuk transaksi mikro atau penyelesaian instan.
Masalah lain adalah biaya transaksi yang tinggi dan tidak stabil. Di masa bull market, biaya bisa melambung, membuat pengguna ritel sulit menjangkau dan menurunkan efisiensi jaringan. Selain itu, Bitcoin tidak memiliki dukungan native untuk DeFi maupun smart contract. Artinya, jaringan ini bukanlah platform yang dapat diprogram secara langsung.

Dengan fondasi yang kokoh namun tidak fleksibel, Bitcoin menghadapi risiko kehilangan relevansi di era multi-chain yang berkembang cepat. Tanpa dukungan infrastruktur skalabel, perannya bisa semakin menyempit.
Canonical Bridge & Integrasi Solana Virtual Machine (SVM)
Bitcoin Hyper ($HYPER) hadir sebagai protokol Layer-2 generasi baru yang bertujuan mengubah Bitcoin dari sekadar penyimpan nilai menjadi ekosistem interaktif yang menghasilkan yield dan siap pakai dalam dunia DeFi.

Canonical Bridge: Gerbang antara Bitcoin dan Hyper
Canonical Bridge milik Bitcoin Hyper menjadi jantung dari arsitekturnya. Jembatan ini memungkinkan pengguna mengonversi Bitcoin asli menjadi wrapped $BTC di jaringan Layer-2. Setelah ter-wrap, aset ini bisa digunakan untuk staking, transaksi cepat, dan aktivitas DeFi—semuanya tanpa keluar dari ekosistem Hyper.
Jembatan ini memanfaatkan teknologi zero-knowledge proof (ZK-proof) untuk memverifikasi transfer $BTC secara aman dan efisien. Secara praktis, pengguna hanya perlu mengunci $BTC di blockchain utama, kemudian langsung mendapatkan wrapped $BTC yang siap digunakan dalam smart contract atau dikirim dengan konfirmasi instan di Bitcoin Hyper.
Integrasi Solana Virtual Machine
Canonical Bridge ini dibangun di atas Solana Virtual Machine, menjadikan Hyper sebagai Layer-2 bertenaga SVM. Ini memberikan kemampuan throughput tinggi khas Solana, sekaligus membawa efisiensi biaya hampir nol ke dalam ekosistem Bitcoin.
Integrasi ini memberikan kecepatan dan skalabilitas yang sebelumnya mustahil bagi jaringan Bitcoin. Hasilnya adalah pengalaman jaringan yang cepat, ringan, dan fleksibel seperti Solana, namun tetap berakar pada likuiditas, reputasi, dan ketahanan Bitcoin.
Smart Contract dan DeFi untuk Pemegang Bitcoin
Pemegang Bitcoin akan dapat menggunakan smart contract, menerima reward dari staking, dan terlibat langsung dalam protokol DeFi, semua terikat secara native dengan likuiditas Bitcoin. Ini memperluas fungsi Bitcoin secara signifikan, dari sekadar emas digital menjadi aset aktif dalam ekonomi DeFi yang terus tumbuh.
Selain itu, Bitcoin Hyper menawarkan berbagai keunggulan lain seperti:
- Reward staking
- Proses bridging hanya dengan satu klik
- Konfirmasi transaksi instan
- Kompatibel dengan Web3 wallet (termasuk Solana)
Desain Bitcoin Hyper ditujukan untuk menciptakan lapisan utilitas yang dapat digunakan sehari-hari. Pengguna bisa melakukan pembayaran, trading, atau menggunakan dApps dengan cara yang lebih alami bagi komunitas Bitcoin.
Peluang Finansial Bitcoin saat Prospek Hyper Semakin Kuat
Kehadiran Bitcoin Hyper ($HYPER) tidak muncul begitu saja tanpa konteks. Proyek ini telah membuktikan daya tariknya melalui presale yang kini sudah melampaui angka $25,2 juta atau sekitar Rp419 miliar, menjadikannya salah satu presale paling sukses sepanjang tahun 2025.

Sementara itu, harga Bitcoin sempat mencapai $115.000 atau setara Rp1,91 miliar, sebelum terkoreksi kembali ke kisaran $111.000 atau sekitar Rp1,85 miliar. Kondisi ini menciptakan peluang strategis bagi investor yang ingin membeli saat harga sedang menurun, atau menjelajahi opsi investasi yang berdekatan dengan Bitcoin.
Bitcoin Hyper dengan positioning-nya sebagai solusi Layer-2 berbasis Bitcoin berada tepat di titik manis tersebut.
Tokenomics dan Pertumbuhan Ekosistem Bitcoin Hyper
Model tokenomics Hyper dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekosistem secara berkelanjutan. Seiring bertambahnya jumlah $BTC yang di-bridging ke Layer-2, permintaan terhadap $HYPER otomatis meningkat. Hal ini menciptakan siklus pertumbuhan yang sehat.
| Nama Token | Bitcoin Hyper ($HYPER) |
| Harga Token Saat Ini | $0.013195 |
| Total Dana Presale | $25,2 juta |
| Fungsi | Staking, governance, biaya transaksi, insentif likuiditas |
| Utilitas | Ekonomi Layer-2 dari Bitcoin Hyper |
Sebagian besar alokasi token telah diatur untuk mendukung stabilitas dan ekspansi jaringan. Sebanyak 25% dari total suplai dialokasikan untuk Treasury, sementara 30% diperuntukkan pengembangan ekosistem. Proporsi ini memungkinkan keberlanjutan proyek dalam jangka panjang dan memberi ruang bagi inovasi dan integrasi baru.
Mengapa Bitcoin Hyper Bisa Mendorong Harga Bitcoin Naik Lebih Tinggi
Bitcoin sudah menjadi cryptocurrency terbaik dan terbesar dan paling terpercaya di dunia. Namun seiring waktu, pertanyaannya bergeser dari “seberapa besar Bitcoin sekarang” menjadi “seberapa jauh lagi Bitcoin bisa melangkah?”.

Kenaikan harga $BTC selama ini selalu bergantung pada perannya sebagai penyimpan nilai. Tetapi melalui Bitcoin Hyper, Bitcoin mendapatkan fungsi baru yang sebelumnya tidak pernah tersedia: performa tinggi, smart contract, staking, dan kemampuan DeFi. Fungsi-fungsi ini berpotensi mempercepat dorongan Bitcoin menuju harga $200.000 atau bahkan lebih tinggi lagi.
Kombinasi antara skalabilitas yang ditawarkan Bitcoin Hyper dan reputasi solid dari Bitcoin sebagai penyimpan nilai, menjadi daya tarik utama bagi para investor besar. Selama masa presale, beberapa aksi beli dari whale mencerminkan keyakinan besar terhadap masa depan proyek ini:
- Pembelian whale sebesar $379K atau sekitar Rp6,3 miliar
- Pembelian whale sebesar $274K atau sekitar Rp4,5 miliar
- Pembelian whale sebesar $161K atau sekitar Rp2,7 miliar
Perhatian sebesar itu terhadap Bitcoin Hyper menunjukkan satu hal penting, $HYPER tidak mencoba bersaing dengan Bitcoin, melainkan memperkuatnya. Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat mengunjungi halaman resmi presale Bitcoin Hyper ($HYPER) dan bergabung dalam proyek ini sejak awal.
Ingin tahu lebih lanjut soal prediksi harga Bitcoin Hyper atau cara beli Bitcoin Hyper? Anda juga bisa mengikuti akun resmi proyek ini di X (Twitter) dan Telegram, serta langsung menuju situs resmi Bitcoin Hyper untuk detail lengkap dan update terbaru.
Beli Bitcoin Hyper di SiniDisclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.