Prediksi Harga Solana Terbaru: Analis Perkirakan SOL Bisa Tembus Rp43 Juta – Jika Level Ini Bertahan

Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
SEO, Editor, dan Penulis Konten
Diverifikasi oleh
Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Terakhir diperbarui: 
Disclaimers: Penting untuk diingat bahwa investasi di crypto memiliki risiko tinggi. Artikel/berita ini disediakan sebagai tambahan informasi dan bukan sebagai saran investasi. Dengan membaca artikel/berita ini, Anda menyetujui syarat dan ketentuan kami.
Prediksi Harga Solana Terbaru: Analis Perkirakan SOL Bisa Tembus Rp43 Juta – Jika Level Ini Bertahan

Harga Solana mengalami kenaikan dan saat ini diperdagangkan di level $161,65 atau sekitar Rp2.622.816 (kurs Rp16.225/USD), mengikuti pergerakan Bitcoin yang mencetak rekor baru di $122.838 atau Rp1,99 miliar hari ini.

SOL mencatatkan lonjakan 8,54% dalam tujuh hari terakhir, serta naik 10,95% dalam 30 hari terakhir. Dalam skala tahunan, Solana telah tumbuh hingga 6,81%, mencerminkan kekuatan tren jangka panjangnya.

Harga Solana mengalami kenaikan dan saat ini diperdagangkan di level $161,65 atau sekitar Rp2.622.816 (kurs Rp16.225/USD), mengikuti pergerakan Bitcoin yang mencetak rekor baru di $122.838 atau Rp1,99 miliar hari ini.

SOL mencatatkan lonjakan 8,54% dalam tujuh hari terakhir, serta naik 10,95% dalam 30 hari terakhir. Dalam skala tahunan, Solana telah tumbuh hingga 6,81%, mencerminkan kekuatan tren jangka panjangnya

Saat pasar mulai kembali aktif setelah periode tenang, beberapa analis meyakini Solana berpotensi menuju level $2.000 (Rp32,4 juta) atau bahkan lebih tinggi. Walaupun ini merupakan skenario optimis, kekuatan fundamental Solana menjadikan prediksi harga menengah hingga jangka panjangnya terlihat sangat menjanjikan.

Prediksi Harga Solana: Target Rp43 Juta Jika Level Rp2,75 Juta Bertahan

Dalam unggahan terbaru di platform X, analis Ali Martinez menyampaikan bahwa harga Solana berpeluang menembus $2.700 atau sekitar Rp43.807.500 apabila mampu bertahan di atas $170 (Rp2.758.250) hingga akhir pekan ini.

Proyeksi ini didasarkan pada pola grafik mingguan SOL yang membentuk pola teknikal klasik ‘cup and handle’, yang secara historis menandakan potensi breakout ketika harga berhasil menembus bagian atas formasi cangkir.

Meskipun unggahan tersebut mendapat tanggapan skeptis, faktanya harga Solana saat ini masih berada 43% di bawah level tertingginya sepanjang masa di $293 (Rp4.757.925). Dengan demikian, masih ada ruang besar bagi SOL untuk mengejar ketinggalannya.

Melihat kondisi fundamentalnya yang kuat, ada kemungkinan besar bahwa Solana bisa mencetak rekor baru di akhir tahun, meskipun mencapai $2.700 terlihat cukup ambisius.

Solana Siap Menyambut ETF, Fundamental Tetap Solid

Solana kini menempati posisi kedua sebagai blockchain layer-one dengan total value locked (TVL) terbesar. Tahun ini, komunitas kripto menanti kemungkinan peluncuran spot-based SOL ETF, yang bisa semakin memperkuat daya tariknya di kalangan investor institusi.

Analis Bloomberg telah memberikan peluang sebesar 95% bahwa ETF Solana akan disetujui. Setelah SEC memberikan lampu hijau untuk ETF Ethereum, tidak ada alasan fundamental yang kuat untuk menolak ETF Solana dalam skenario regulasi yang serupa.

Dengan latar belakang ini, saat ini menjadi momen yang sangat menarik untuk membeli Solana. Grafik pergerakan harga hari ini menunjukkan lonjakan momentum yang kuat, meskipun belum menunjukkan tanda-tanda kondisi overbought.

Indikator RSI dan MACD Dukung Tren Positif Solana

analisis teknikal harga solana

Salah satu indikator yang patut diperhatikan adalah relative strength index (RSI) yang ditampilkan dalam warna kuning. Saat ini RSI telah melewati level 60 dan berpotensi mencapai angka 70 atau bahkan 80 sebelum terjadi koreksi harga.

Sementara itu, indikator moving average convergence divergence (MACD), yang digambarkan dalam warna oranye dan biru, juga menunjukkan sinyal bullish dan masih sangat jauh dari titik jenuh.

Berdasarkan tren teknikal dan sentimen pasar saat ini, ada kemungkinan besar harga Solana menembus $200 atau sekitar Rp3.245.000 pada bulan Agustus. Jika momentum terus berlanjut, target $300 (Rp4.867.500) dapat tercapai pada kuartal keempat tahun ini.

Setelah Solana, Investor Kini Melirik Proyek Baru yang Berbasis Solana

Kinerja Solana yang impresif belakangan ini telah menarik perhatian investor, terutama mereka yang membidik proyek-proyek berbasis Solana dengan potensi pertumbuhan yang cepat. Salah satu nama yang mencuri perhatian di tengah tren bullish ini adalah Snorter Token ($SNORT), sebuah proyek inovatif yang memadukan meme coin dengan kekuatan bot trading berbasis Telegram.

presale snorter bot

Popularitas Snorter muncul berkat utilitas nyatanya, bukan sekadar hype komunitas. Proyek ini menawarkan bot trading otomatis di jaringan Solana, yang mampu mendeteksi peluang pasar lebih cepat dari trader manual. Snorter mengklaim dapat menggantikan peran DEX seperti Raydium dan Dextools dengan antarmuka yang lebih praktis melalui Telegram.

Dengan sentimen positif terhadap Solana dan naiknya kepercayaan pasar terhadap Solana-based apps, minat terhadap presale SNORT semakin meningkat. Hal ini menciptakan peluang bagi investor early-stage yang ingin mendapatkan eksposur ke proyek utilitas di tengah dominasi memecoin tanpa nilai.

Presale SNORT Jadi Sorotan: Mengapa Banyak Trader Mengikuti Proyek Ini?

Presale Snorter Token saat ini sedang berlangsung dan telah berhasil mengumpulkan dana sebesar $1.646.862 atau sekitar Rp26,7 miliar dari target $2.248.103 (Rp36,4 miliar). Harga token saat ini berada di angka $0,0981 atau sekitar Rp1.591, memberikan kesempatan bagi investor untuk membeli sebelum listing publik.

Keunggulan SNORT dibandingkan proyek lain terletak pada fungsionalitasnya. Dengan hanya menggunakan Telegram, pengguna dapat mengakses fitur bot canggih seperti sniping, limit order, hingga copy trading. Platform ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi pengguna aktif di jaringan Solana.

Melalui pendekatan utility-first ini, Snorter berpotensi menarik trader dari komunitas lain yang lelah dengan tingginya risiko rug pull atau token scam. Proyek ini juga mendapat sorotan dari berbagai media kripto besar dan berhasil masuk dalam daftar “Best Crypto Presale” tahun ini.

Mengenal SNORTER: Gabungan Meme Coin dan Bot Trading Serius

Snorter bukan sekadar proyek iseng yang ikut-ikutan tren meme coin. Token ini terintegrasi dengan Snorter Bot, sebuah alat trading berbasis Telegram yang diciptakan khusus untuk jaringan Solana. Snorter Bot memanfaatkan algoritma canggih untuk menyaring data pasar dan memberikan informasi real-time kepada penggunanya.

Karakter Snorter sendiri diwakili oleh aardvark, hewan yang identik dengan kemampuan menggali. Konsep ini mencerminkan tujuan proyek, yakni “menggali” peluang token tersembunyi di pasar yang sering kali luput dari radar investor biasa. Snorter hadir sebagai alat bantu yang mempermudah pengalaman trading on-chain.

Kemampuan bot ini meliputi transaksi cepat dengan perlindungan anti front-running, deteksi honeypot otomatis, hingga penjadwalan limit order. Semua fitur ini dirancang agar investor bisa mengeksekusi strategi dengan lebih aman dan efisien di jaringan Solana.

Dengan roadmap ekspansi ke jaringan EVM dan penambahan fitur komunitas, Snorter memiliki potensi besar untuk menjadi standar baru dalam dunia bot trading kripto.

Fitur Utama Snorter Bot: Solusi All-in-One untuk Trader Solana

Snorter Bot menyatukan berbagai kebutuhan trader dalam satu aplikasi Telegram yang intuitif. Fitur swap cepat memungkinkan pengguna menukar token dengan perlindungan keamanan tinggi dan proses eksekusi tercepat di jaringan Solana. Ini sangat penting di tengah dinamika pasar yang berubah dalam hitungan detik.

Fungsi sniping otomatis memungkinkan pengguna membeli token baru segera setelah diluncurkan. Dengan sistem handling tax bawaan, pengguna bisa menghindari jebakan token yang memberlakukan pajak transaksi tinggi atau tidak transparan.

Snorter juga mendukung limit order dan stop-loss, yang biasa ditemukan di bursa sentral, namun kini hadir dalam versi on-chain. Ini menjadikan Snorter cocok untuk pemula maupun trader berpengalaman yang membutuhkan kendali atas portofolio mereka.

Kombinasi ini menjadikan Snorter tidak hanya sebagai meme coin, tetapi juga alat profesional untuk mengelola trading kripto di jaringan Solana secara efektif.

fitur snorter bot

Roadmap SNORTER: Dari Riset Hingga Ekspansi Multi-Chain

Snorter memiliki roadmap yang solid dan telah dibagi ke dalam empat tahap perkembangan utama. Tahap pertama difokuskan pada riset pasar, desain arsitektur bot, pengembangan smart contract, serta rilis whitepaper dan optimalisasi situs.

Tahap kedua dimulai dengan peluncuran token SNORT, kampanye pemasaran, beta testing komunitas, serta keterlibatan influencer kripto. Pada tahap ini juga dilakukan token generation dan peluncuran bot resmi di jaringan Solana.

Tahap ketiga menandai ekspansi besar-besaran ke jaringan EVM seperti Ethereum. Selain perluasan blockchain, tim juga akan mengembangkan fitur Telegram, integrasi dasbor pengguna, serta perluasan ekosistem.

Pada tahap keempat, Snorter akan fokus pada penyempurnaan algoritma trading, menjalin kemitraan DeFi, implementasi sistem governance komunitas, dan pengembangan API trading. Semua ini menunjukkan bahwa tim di balik Snorter tidak hanya fokus pada token, tetapi membangun platform berkelanjutan.

roadmap snorter bot

Tokenomics SNORTER: Distribusi Cerdas untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Snortenomics dirancang dengan strategi distribusi token yang seimbang dan mendukung pengembangan ekosistem secara menyeluruh. Total suplai token ditetapkan sebesar 500 juta $SNORT, yang akan dialokasikan ke berbagai sektor utama untuk mendukung pertumbuhan proyek.

Sebesar 25% dari total suplai digunakan untuk pengembangan produk, memastikan bahwa bot, fitur baru, dan integrasi blockchain terus ditingkatkan secara berkala. Sementara itu, 20% dialokasikan untuk kebutuhan pemasaran guna memperluas jangkauan proyek dan membangun komunitas global yang kuat.

Bagian lainnya, yaitu 20%, disiapkan untuk likuiditas di exchange agar trading $SNORT dapat berjalan lancar di berbagai platform. Sisanya terbagi untuk airdrops (10%), treasury cadangan (10%), staking rewards (5%), dan insentif komunitas (10%).

Dengan alokasi ini, Snorter menunjukkan komitmen serius dalam membangun proyek berkelanjutan yang menguntungkan baik untuk pengguna awal maupun investor jangka panjang.

tokenomic snorter

Cara Beli Snorter Token ($SNORT): Panduan Lengkap untuk Investor Pemula

Proses pembelian token $SNORT dibuat sangat mudah, bahkan untuk pengguna baru di dunia kripto. Snorter menggunakan widget Web3Toolkit yang memungkinkan pembelian token secara langsung dengan berbagai metode pembayaran seperti SOL, ETH, USDT, USDC, bahkan kartu kredit.

Langkah pertama, buka situs resmi Snorter dan sambungkan wallet Anda, baik yang berbasis Solana maupun Ethereum. Pilih jumlah token yang ingin Anda beli, lalu pilih metode pembayaran yang tersedia di widget pembelian.

Setelah transaksi dikonfirmasi di wallet Anda, token akan otomatis masuk ke dalam dompet. Untuk pengguna yang membeli melalui jaringan Ethereum namun ingin menyimpannya di jaringan Solana, tersedia fitur Portal Bridge untuk melakukan bridging antar blockchain.

Widget pembelian ini sangat user-friendly dan cocok digunakan oleh pengguna dari semua kalangan. Tidak perlu interaksi rumit dengan DEX atau dompet manual, semua dapat dilakukan dengan beberapa klik.

Sistem Staking SNORTER: Raih Imbal Hasil hingga 206% per Tahun

Salah satu daya tarik utama proyek Snorter adalah program staking yang memberikan insentif besar bagi holder token. Imbal hasil staking dipatok hingga 206% per tahun, membuatnya menjadi salah satu opsi passive income terbaik di ekosistem Solana saat ini.

Distribusi reward staking dilakukan berdasarkan blok Ethereum, dengan 9,51 $SNORT diberikan setiap blok. Reward ini akan dibagikan selama satu tahun dan dapat diklaim setelah fitur klaim dibuka resmi. Platform staking dikelola oleh Web3Payments, menjamin keamanan dan transparansi distribusi reward.

Investor yang melakukan staking dapat melihat estimasi reward harian, bulanan, dan tahunan, serta jumlah total yang sedang distake secara real-time. Dengan lebih dari 12 juta $SNORT yang sudah distake, komunitas menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap masa depan proyek ini.

Staking menjadi solusi ideal untuk mereka yang ingin berpartisipasi dalam proyek namun tidak memiliki waktu aktif melakukan trading. Reward yang besar juga menjadi pendorong adopsi jangka panjang token SNORT.

Keunggulan Snorter Dibanding Bot Lain: Kenapa Ini Disebut Bot Kripto Terbaik?

Snorter Bot hadir dengan berbagai fitur unggulan yang membedakannya dari kompetitor seperti Bonk Bot, Banana Gun, hingga Maestro. Salah satu fitur yang paling mencolok adalah biaya trading yang sangat rendah, yakni hanya 0,85%, lebih rendah dari mayoritas bot lain di pasar.

Bot ini juga memiliki fitur sniping tercepat di jaringan Solana, memungkinkan pengguna mendapatkan akses pertama ke token-token baru sebelum harga naik. Ditambah lagi, fitur limit order, honeypot detection, dan copy trading tersedia langsung di Telegram.

Snorter juga mendukung live trading pair baru di Solana, fitur yang tidak dimiliki semua bot. Kombinasi dari kecepatan, keamanan, dan kenyamanan menjadikan Snorter sebagai solusi trading kripto yang lebih efisien dibanding metode manual atau DEX tradisional.

Keunggulan-keunggulan inilah yang menjadikan Snorter sering disebut sebagai crypto trading bot terbaik tahun 2025, terutama di kalangan pengguna Telegram dan penggemar Solana.

Snorter Bot hadir dengan berbagai fitur unggulan yang membedakannya dari kompetitor seperti Bonk Bot, Banana Gun, hingga Maestro

Whitepaper dan Audit: Fondasi Transparansi dan Kepercayaan

Keberhasilan proyek kripto sangat bergantung pada transparansi dan keamanan. Snorter memahami hal ini dengan baik dan telah merilis whitepaper lengkap yang menjelaskan seluruh aspek teknis, visi, dan eksekusi proyek. Whitepaper ini mencakup arsitektur bot, strategi distribusi token, hingga rencana ekspansi ke jaringan blockchain lain.

Dokumen ini menjadi referensi penting bagi calon investor yang ingin memahami lebih dalam sebelum berpartisipasi dalam presale. Whitepaper juga menegaskan bahwa Snorter bukan hanya proyek meme, melainkan infrastruktur trading nyata yang berpotensi bertahan jangka panjang.

Selain itu, proyek Snorter telah melalui proses audit independen untuk menjamin bahwa smart contract mereka bebas dari celah keamanan yang berbahaya. Audit dilakukan oleh tim profesional yang memastikan bahwa protokol berjalan sesuai spesifikasi dan aman digunakan oleh publik.

Dengan kombinasi whitepaper terbuka dan hasil audit yang positif, Snorter menunjukkan komitmennya pada prinsip kepercayaan dan keamanan komunitas.

Cara Bridge Token SNORT: Integrasi Multichain yang Mudah

Snorter telah menyiapkan dukungan penuh untuk sistem multichain, memungkinkan token $SNORT diakses baik di jaringan Ethereum maupun Solana. Untuk melakukan transfer antar jaringan, pengguna dapat menggunakan Portal Bridge – alat bridging ramah pengguna yang mendukung ekosistem Web3.

Proses bridging dimulai dengan menyambungkan dompet Ethereum Anda ke antarmuka Portal Bridge. Pilih token $SNORT sebagai aset yang ingin di-bridge, lalu tetapkan Solana sebagai jaringan tujuan. Setelah transaksi dikonfirmasi, sistem akan menciptakan versi wrapped token di jaringan tujuan.

Pengguna kemudian dapat menambahkan alamat token tersebut ke wallet Solana untuk melihat dan mengelola asetnya. Fitur bridging ini menjadi keunggulan tersendiri karena memberikan fleksibilitas dan jangkauan lintas jaringan, memperluas basis pengguna potensial.

Dengan sistem bridging ini, investor dapat menikmati likuiditas dan akses ke berbagai ekosistem tanpa perlu keluar dari platform Snorter.

Jangan Sampai Kehabisan! Begini Cara Beli Token SNORTER Sebelum Listing

Presale Snorter sudah mengumpulkan lebih dari Rp26 miliar, tapi banyak investor pemula masih bingung cara ikutnya. Padahal, proses beli token ini sangat simpel bahkan bisa pakai kartu kredit atau SOL. Jika Anda ingin dapat harga termurah sebelum listing, Anda wajib tahu cara beli Snorter Token dengan panduan ini. Jangan tunggu sampai harganya naik drastis—peluang besar seperti ini tidak datang dua kali!

Prediksi SNORTER Bikin Geger! Harga Bisa Naik Lebih Cepat dari Solana?

Harga Snorter saat ini masih di bawah Rp1.600, tapi potensi ke depannya bisa mengejutkan banyak orang. Dengan utilitas nyata dan tren bullish Solana, proyek ini diprediksi bakal menarik lonjakan besar saat listing. Kalau Anda penasaran seberapa tinggi token ini bisa terbang, segera cek prediksi harga Snorter Token terbaru di sini. Jangan biarkan peluang cuan ratusan persen ini lolos begitu saja dari radar Anda!

Apa Itu SNORTER? Ini Penjelasan Lengkap Proyek Kripto yang Lagi Viral!

Snorter bukan sembarang meme coin—ini adalah proyek gabungan antara komunitas dan teknologi bot trading otomatis berbasis Telegram. Dengan fitur sniping, limit order, dan copy trading langsung via Telegram, banyak trader mulai beralih ke Snorter. Kalau Anda masih belum paham mengapa token ini begitu cepat populer, silakan baca penjelasan lengkap apa itu Snorter Token di sini. Pastikan Anda tahu semua faktanya sebelum terjun lebih dalam ke presalenya!

SNORTER Legit atau Hanya Hype? Ini Investigasi yang Wajib Anda Baca!

Mau ikut presale Snorter tapi masih ragu soal keamanannya? Anda tidak sendirian, banyak investor juga mempertanyakan apakah proyek ini benar-benar terpercaya. Untungnya, audit independen dan whitepaper lengkap telah dirilis—dan hasilnya sangat meyakinkan. Baca ulasan apakah Snorter legit atau scam di sini dan ambil keputusan dengan informasi yang akurat, bukan hanya rumor!

Catatan Akhir: Waktu Terbaik Masuk Solana & SNORTER Adalah Sekarang

Kenaikan Solana ke Rp2,6 juta menunjukkan pasar kembali bullish, apalagi dengan proyeksi menuju Rp43 juta dari analis seperti Ali Martinez. Ini menciptakan momentum penting yang bisa dimanfaatkan investor untuk masuk sebelum breakout besar terjadi. Harga masih 43% di bawah ATH, memberikan ruang yang lebar untuk pertumbuhan lebih lanjut. Sementara itu, peluncuran ETF Solana yang sudah diprediksi 95% akan disetujui menambah daya tariknya secara institusional. Saat yang tepat untuk bersiap, bukan hanya pada SOL, tapi juga proyek turunannya.

Salah satu proyek paling menjanjikan di ekosistem Solana adalah Snorter Token ($SNORT), yang sedang mencuri perhatian lewat pendekatan utility-first. Tidak seperti kebanyakan meme coin, Snorter hadir dengan fitur nyata seperti bot Telegram trading otomatis yang bisa menggantikan DEX. Fungsionalitasnya menjadikan proyek ini cocok bagi trader aktif yang mencari efisiensi. Harga presale saat ini masih di Rp1.591, jauh di bawah potensi nilainya saat listing. Momentum ini ideal bagi investor yang ingin jadi early adopter proyek Solana-based utility token.

Staking SNORTER juga menjadi daya tarik utama dengan imbal hasil hingga 206% per tahun. Dengan sistem reward otomatis dan antarmuka user-friendly, siapa pun bisa mendapatkan passive income tanpa harus melakukan trading harian. Ini membuat SNORT layak menjadi pilihan bukan hanya untuk trader, tapi juga investor jangka panjang. Ditambah dengan roadmap multi-chain dan audit independen, proyek ini menunjukkan keseriusannya untuk bertahan dalam jangka panjang. Gabungkan faktor ini dengan momentum Solana, dan Anda punya kombinasi ideal untuk investasi.

Jika Anda masih ragu, sebaiknya baca whitepaper Snorter dan kunjungi langsung platform resminya. Proyek ini sudah mengumpulkan lebih dari Rp26 miliar dari target Rp36 miliar, menandakan kepercayaan pasar yang tinggi. Dengan fitur limit order, honeypot detection, hingga bridging multichain, Snorter jelas bukan proyek instan. Ia dibangun untuk menyelesaikan masalah nyata dalam on-chain trading. Jangan tunggu hingga harganya naik tajam pasca listing.

Presale Snorter tidak akan berlangsung selamanya. Setiap hari, investor baru masuk dan suplai token makin menipis. Waktu terbaik untuk membeli adalah sekarang, sebelum publik sadar betapa besar potensi token ini. Ambil langkah proaktif hari ini dengan membeli SNORT dan memanfaatkan momentum pasar Solana yang tengah memanas. Jika Anda melewatkannya, Anda mungkin akan menyesal saat harga melonjak setelah listing publik.

Gabung Grup Telegram Kami untuk Bocoran Presale & Airdrop Eksklusif!

Dapatkan informasi eksklusif soal airdrop, sinyal trading, dan update presale Snorter langsung dari komunitas terpercaya. Anda bisa diskusi langsung dengan sesama investor, dapat bocoran berita sebelum viral, dan belajar strategi dari para analis. Jangan biarkan diri Anda tertinggal hanya karena tidak tahu lebih dulu. Klik link ini dan gabung sekarang ke Grup Telegram Crypto News Indonesia—tempat para trader cerdas berkumpul!

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

Logo

Mengapa Cryptonews Indonesia Dapat Dipercaya

100k+

Tersedia ratusan berita dalam sebulan

100+

Artikel dengan berita terbaru setiap hari

8

Bertahun-tahun di Pasar

70

Penulis Tim Internasional
editors
+ 66 Lainnya

Kripto Terbaik

Temukan token yang sedang tren yang masih dalam masa presale - pilihan tahap awal dengan potensi

Gambaran Umum Pasar

  • 7h
  • 1b
  • 1t
Kapitalisasi Pasar
$3,235,900,297,922
-3.47%
Kripto yang sedang tren

Jangan sampai ketinggalan

Siaran Pers
Koin Meme Terbaik Untuk Dibeli – Pepe dan Pudgy Penguins di Ambang Breakout Besar
2026-01-09 10:41:59
Prediksi Harga
Prediksi Harga Bitcoin: Di Tengah ETF Outflow BTC Justru Incar $108K?
Alfin Fauzan
Alfin Fauzan
2026-01-09 09:39:40
Crypto News in numbers
editors
Daftar Penulis + 66 Lainnya
100k+
Tersedia ratusan berita dalam sebulan
100+
Artikel dengan berita terbaru setiap hari
8
Bertahun-tahun di Pasar
70
Penulis Tim Internasional