Prediksi Harga Chainlink: Tokenisasi RWA akan Dorong LINK Meroket?
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Sentimen pasar memanas setelah Grayscale melabeli LINK sebagai infrastruktur kunci untuk aset dunia nyata (RWA). Langkah ini memperkuat prediksi harga Chainlink yang optimistis, terutama dengan hadirnya ETF GLNK yang memudahkan institusi masuk. Sebagai “jaringan penghubung” bagi tokenisasi, LINK diprediksi menjadi tulang punggung bagi migrasi triliunan dolar aset tradisional ke ekosistem on-chain.
Secara teknis, indikator MACD menunjukkan sinyal pembalikan tren yang kuat dari level support. Jika LINK berhasil menembus ambang $24, peluang menuju rekor harga baru semakin terbuka lebar di tengah adopsi institusional yang masif.
Grayscale Sebut Chainlink sebagai Jembatan Utama TradFi ke On-Chain
Optimisme pasar terhadap prediksi harga Chainlink kian menguat setelah Grayscale menetapkan LINK sebagai infrastruktur fundamental bagi Real World Asset (RWA). Kepercayaan ini dipertegas melalui peluncuran Grayscale Chainlink Spot ETF (GLNK) di bursa NYSE Arca pada Desember 2025.
Langkah strategis ini memberikan karpet merah bagi modal institusi besar untuk mulai mengalir ke dalam ekosistem oracle tersebut secara teregulasi.
Kepala Riset Grayscale, Zach Pandl, mendeskripsikan Chainlink sebagai “jaringan penghubung” yang sangat vital bagi transisi keuangan tradisional (TradFi) ke sistem on-chain. Kemampuan LINK dalam menyediakan data real-time yang akurat serta solusi kepatuhan hukum menjadikannya standar industri untuk tokenisasi aset.
Di tengah fluktuasi pasar, narasi kuat mengenai peran krusial ini berhasil menjaga performa LINK tetap kokoh dibanding daftar altcoin lainnya.
Potensi pertumbuhan ke depan pun dinilai masih sangat luas. Dengan nilai aset tertokenisasi saat ini yang baru mencapai kisaran $13,65 miliar, pasar RWA berpeluang tumbuh hingga 1.000 kali lipat untuk mengejar total nilai pasar saham dan obligasi dunia yang menembus $300 triliun.
Sebagai pemimpin di sektornya, Chainlink berada di garis terdepan untuk mendominasi arus modal masif tersebut.
Prediksi Harga Chainlink: Sinyal Breakout LINK Mulai Terlihat
Adopsi TradFi yang kian nyata diprediksi akan menjadi bahan bakar utama bagi LINK untuk keluar dari fase konsolidasi panjang. Selama setahun terakhir, pergerakan harganya tertahan dalam pola symmetrical triangle.
Namun, dengan pandangan analis bahwa puncak siklus pasar kali ini belum tercapai, peluang terjadinya lonjakan harga atau breakout kini terbuka lebar bagi para investor.

Indikator momentum saat ini menunjukkan bahwa level support bawah berfungsi sebagai landasan pacu yang kuat. Indikator MACD telah membentuk golden cross pada saat uji ulang harga, sebuah sinyal klasik terjadinya pergeseran tren yang mematahkan skenario penurunan lebih lanjut.
Selain itu, RSI juga menunjukkan pola higher lows yang konsisten, menandakan adanya kekuatan beli yang sedang terbangun secara perlahan di bawah permukaan.
Titik krusial yang perlu diperhatikan berada di kisaran $24. Jika level ini berhasil ditembus dan berubah fungsi menjadi support, LINK berpotensi mengejar rekor harga tertinggi baru. Jika pola teknis ini terealisasi sepenuhnya, target ambisius ke level $70 bukan hal yang mustahil.
Namun, perlu dicatat bahwa target kenaikan hingga 460% tersebut sangat bergantung pada seberapa cepat adopsi institusional TradFi diintegrasikan ke dalam jaringan utama.
Pepenode: Peluang Profit Lebih Cepat di Tengah Menanjaknya Tren Meme Coin
Meskipun prospek RWA sangat menjanjikan, pertumbuhan pasar tersebut diperkirakan butuh waktu lima hingga sepuluh tahun untuk berdampak penuh pada harga LINK.
Bagi investor yang mencari keuntungan lebih agresif dalam waktu singkat, meme crypto tetap menjadi primadona. Di sinilah Pepenode (PEPENODE) hadir menawarkan cara akumulasi aset yang jauh lebih mudah dan terukur.
Melalui platform Mine-to-Earn (M2E), Pepenode memungkinkan penggunanya mendapatkan eksposur pasar tanpa harus pusing memikirkan timing entri yang sempurna—kesalahan yang sering dilakukan investor koin meme pemula.
Anda cukup masuk ke platform, membeli node virtual, dan mengatur perangkat tambang digital untuk mulai menghasilkan imbalan pasif yang terdiversifikasi di berbagai koin meme terkemuka, mulai dari PEPE hingga FARTCOIN.

Salah satu daya tarik utamanya adalah model ekonomi deflasi yang sangat ketat. Sekitar 70% dari seluruh token $PEPENODE yang dibelanjakan untuk kebutuhan operasional di dalam gim akan dibakar (burn), menciptakan kelangkaan yang menjaga nilai token dalam jangka panjang.
Dengan sisa waktu presale hanya sembilan hari lagi, menunda keputusan berarti kehilangan kesempatan mendapatkan harga awal yang jauh lebih terjangkau, terlebih dengan prediksi harga Pepenode yang sebagian besar bullish dari para analis.
Harga token $PEPENODE pada saat penulisan artikel ini adalah $0,0012161 per token. Namun, harga tersebut dipastikan akan berubah, bahkan naik jauh lebih tinggi, ketika token resmi diluncurkan dan terdaftar di exchange crypto terbaik.
Cara beli Pepenode sama seperti presale kripto lainnya, di mana Anda perlu untuk menghubungkan dompet kripto dengan widget pembelian di situs web resmi presale Pepenode. Gunakan antara ETH, USDT, atau BNB untuk ditukar dengan PEPENODE sesuai dengan harga yang tertera di situs web.
Beli Pepenode di SiniDisclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.