Bitcoin Terpuruk, Presale Bitcoin Hyper Melambung dengan Perolehan $28 Juta
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Bitcoin (BTC) sedang mengalami keterpurukan, setelah harganya turun lebih dari 12% dalam seminggu terakhir. Di sisi lain, masalah skalabilitas Bitcoin, termasuk kecepatan lambat dan biaya tinggi, masih belum terselesaikan.
Dua hal tersebut telah mendorong presale Bitcoin Hyper terus mendapatkan perhatian. Proyek layer-2 untuk Bitcoin tersebut telah mendapatkan aliran dana lebih dari $28 juta melalui presale yang saat ini sedang berlangsung.
Bitcoin — Kripto Terbesar dengan Jaringan Super Lambat
Bitcoin (BTC) tengah berjuang untuk merangkak kembali ke $92.000, sementara cryptocurrency terbaik lainnya juga merugi hingga dua digit. Aktivitas on-chain secara konstan mengingatkan kita bahwa mata uang kripto yang asli ini masih lambat, mahal, dan canggung untuk digunakan selain sekadar transfer sederhana.

Masalah struktural yang mendasarinya belum hilang. Bitcoin hanya mampu memproses sekitar 7 transaksi per detik (TPS), jauh tertinggal dari rantai kontrak pintar modern. Waktu konfirmasi blok lambat, dan biaya transaksi melambung tinggi setiap kali permintaan melonjak.
Selain itu, Bitcoin tidak memiliki kemampuan kontrak pintar bawaan (native smart contract), sehingga sebagian besar inovasi DeFi, NFT, dan eksperimen on-chain terpaksa dibangun di jaringan lain seperti Ethereum.
Ini menciptakan jurang yang aneh. Aset paling bernilai dan paling teruji dalam kripto justru duduk diam, tersisih dari sektor Web3 yang sedang mengalami pertumbuhan tinggi. Jika Bitcoin adalah “emas digital”, ia masih belum memiliki rel terprogram (programmable rail) yang cepat dan berkapasitas tinggi yang memadai.
Inilah celah yang kini coba ditutup oleh proyek-proyek Lapisan-2 (Layer-2) Bitcoin baru, seperti Bitcoin Hyper ($HYPER). Mereka muncul di tahun 2026 ketika pasar kembali berfokus pada skalabilitas dan infrastruktur DeFi coin.
Bitcoin Hyper berupaya mendorong transaksi $BTC yang cepat, berbiaya rendah, dan terprogram dengan menggabungkan mesin virtual ala Solana, jembatan kanonik untuk $BTC yang dibungkus (wrapped $BTC), dan desain rollup yang diamankan oleh teknologi Zero-Knowledge (ZK).
Dengan solusi ini, Bitcoin diharapkan tidak lagi menjadi sekadar aset store of value yang pasif, tetapi juga infrastruktur keuangan yang aktif dan dapat diprogram.
Bitcoin Hyper Membangun Ulang Bitcoin: Kecepatan, DeFi, dan dApps
Bitcoin Hyper hadir sebagai solusi Lapisan-2 (Layer-2) yang berfokus pada Bitcoin, dirancang untuk menyuntikkan kecepatan dan kemampuan DeFi ke dalam aset kripto paling berharga ini. Intinya, $HYPER terhubung ke rantai utama Bitcoin melalui jembatan kanonik yang aman.
Cara kerjanya cerdas: Pengguna menyetor $BTC ke alamat Layer-1 yang diawasi. Kontrak pintar berbasis Mesin Virtual Solana (SVM) kemudian memverifikasi transaksi tersebut dan mencetak sejumlah wrapped $BTC yang setara di jaringan Bitcoin Hyper.
$BTC ‘terbungkus’ ini kemudian hidup di rantai berkapasitas tinggi (tingkat throughput tinggi), menawarkan penyelesaian transaksi yang nyaris instan dan biaya yang sangat murah.

Alih-alih mencoba mengubah Bitcoin menjadi rantai kontrak pintar, Bitcoin Hyper memilih jalur yang lebih pragmatis. Mereka mengelompokkan transaksi, mengeksekusinya di luar rantai (off-chain), dan secara berkala mengirimkan status kembali ke Layer 1 menggunakan bukti Zero-Knowledge (ZK).
Pendekatan ini menjaga model keamanan fundamental Bitcoin tetap utuh, sembari memindahkan komputasi berat dan aktivitas frekuensi tinggi ke lapisan atas.
Praktisnya, ini berarti Bitcoin akhirnya bisa bertindak seperti lapisan penyelesaian modern: dasar yang kokoh, aman, cepat dan fleksibel di atasnya.
Selain itu, kompatibilitas dengan SVM adalah nilai jual besar bagi para developer. Hal ini memungkinkan pengembang untuk menggunakan kembali tool yang sudah dikenal di ekosistem Solana dan menyebarkan dApps seperti protokol DeFi, platform NFT, game, hingga DEX order-book.
Bagi siapa pun yang mendambakan Bitcoin agar benar-benar terintegrasi ke dalam dunia DeFi, bukan hanya sekadar menonton dari pinggir, Bitcoin Hyper jelas patut dicermati.
Presale Bitcoin Hyper Lewati $28 Juta: Investasi Terukur pada Evolusi Bitcoin
Saat Bitcoin (BTC) masih bergumul di sekitar $92.000 dan mayoritas daftar altcoin menunjukkan kinerja mingguan yang merah, presale $HYPER bergerak sunyi namun masif, menembus batas $28 juta atau setara Rp467 miliar .
Pada harga pra-penjualan saat ini, yaitu $0.013295, Bitcoin Hyper berpotensi menjadi salah satu investasi paling menarik dan kandidat kuat crypto yang akan meledak berikutnya.

Aksi beli besar-besaran oleh investor ‘paus’ (whales) menjadi sorotan. Beberapa hari lalu, seorang investor besar dilaporkan membeli senilai setengah juta dolar, dan investor lain menyusul dengan pembelian $379K lebih dari sebulan yang lalu. Ini adalah indikasi kuat dari keyakinan pasar terhadap narasi Lapisan-2 (L2) Bitcoin yang high-throughput.
Dari sudut pandang rasio risiko-imbal hasil, angkanya cukup menarik. Menggunakan harga presale sebagai titik masuk, prediksi harga Bitcoin Hyper kami menunjuk pada potensi puncak 2026 di dekat $0.08625. Jika target ini tercapai dan pasar mendukung, ini berarti potensi keuntungan kasar sekitar 6,5 kali lipat dari harga masuk saat ini.
Tentu, perlombaan L2 Bitcoin tidak berjalan sendirian; ada risiko eksekusi, volatilitas makro, dan solusi pesaing. Namun, di pasar yang sudah menghargai narasi infrastruktur dan rel DeFi, sebuah L2 yang Bitcoin-native—dengan kontrak yang telah diaudit, desain teknis yang jelas (menggunakan SVM), dan penggalangan dana pra-penjualan yang mencapai $28 juta—tampak lebih dari sekadar meme spin-off biasa.
$HYPER adalah investasi terukur pada evolusi Bitcoin itu sendiri. Bagi investor yang nyaman dengan risiko presale crypto dan mencari eksposur yang lebih substansial daripada sekadar meme, fase akhir pra-penjualan $HYPER adalah momen krusial.
Dapatkan panduan lengkap untuk membeli token $HYPER yang telah disusun dalam artikel cara beli Bitcoin Hyper.
Beli Bitcoin Hyper di Sini
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.