Bitcoin Hyper: Altcoin yang Layak Dipantau, Presale Hampir Sentuh Rp71,5 Miliar Setelah BTC dan ETH Picu Tren Altcoin
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Harga Bitcoin dan Ethereum melonjak dalam beberapa minggu terakhir, mendorong semangat baru dalam pasar crypto dan mengalihkan perhatian investor ke sejumlah altcoin potensial yang menjanjikan pertumbuhan tinggi.
Salah satu proyek yang kini tengah menarik perhatian komunitas adalah Bitcoin Hyper (HYPER), solusi Layer-2 inovatif yang menggabungkan keamanan Bitcoin dengan kecepatan Solana. Proyek ini semakin diperhitungkan sebagai altcoin yang layak dipantau sepanjang Juli 2025.
Bitcoin (BTC) Konsisten Tumbuh dengan Fundamental Kuat
Pada 23 Juli 2025, harga Bitcoin (BTC) tercatat di angka $117.983,18 atau sekitar Rp1.928.816.463. Harga ini mencerminkan pertumbuhan 16,25% dalam 30 hari terakhir, menjadikan BTC semakin mendekati potensi breakout berikutnya. Kapitalisasi pasar Bitcoin telah mencapai $2,34 triliun (Rp38.324,1 triliun), dengan volume perdagangan 24 jam senilai $69,37 miliar (Rp1.134,8 triliun). Angka ini menunjukkan likuiditas yang tetap kuat dengan rasio volume terhadap kapitalisasi pasar sebesar 2,99%.

Jumlah pasokan total BTC saat ini mencapai 19,89 juta dari maksimum 21 juta, mencerminkan tingkat peredaran sebesar 94,74%. Sentimen positif dari institusi seperti pembelian besar-besaran oleh Michael Saylor sebelumnya terus mendorong spekulasi bahwa BTC bisa melampaui rekor-rekor historis sebelumnya dalam waktu dekat.
Ethereum (ETH) Tunjukkan Momentum Bullish yang Kuat
Ethereum (ETH) saat ini diperdagangkan di kisaran $3.650,73 atau sekitar Rp596.466.430. Harga ini menandai lonjakan 62,53% selama 30 hari terakhir, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik bulan ini.
Kapitalisasi pasarnya telah mencapai $440,68 miliar (Rp7.201,1 triliun), dengan volume transaksi harian senilai $37,01 miliar (Rp605,4 triliun), menghasilkan rasio volume terhadap kapitalisasi sebesar 8,17% — indikator kuatnya partisipasi pasar.

Jumlah ETH yang beredar saat ini adalah 120,71 juta, dengan pasokan maksimal yang tidak terbatas. Ethereum terus mengukuhkan posisinya sebagai platform unggulan untuk smart contract dan DeFi, dan semakin banyak institusi yang memasukkannya ke dalam portofolio cadangan bersama altcoin besar lainnya seperti XRP dan SOL.
Bitcoin Hyper Menarik Minat Investor Sebagai Altcoin Layak Pantau di Tengah Fase Bullish
Di tengah momentum bullish Bitcoin dan Ethereum, investor mulai melirik proyek baru dengan potensi tinggi untuk memberikan imbal hasil eksponensial. Bitcoin Hyper muncul sebagai kandidat kuat, dengan total dana presale yang telah menembus angka $4.372.129,83 atau sekitar Rp71.452.027.381, sangat mendekati target kenaikan harga berikutnya di $4.780.464,55.

Harga presale saat ini berada di $0,012375 atau sekitar Rp201,38 per token. Aktivitas pembelian terus terjadi, termasuk transaksi besar seperti:
- 101.300 HYPER senilai $1.253,105 (Rp20.493.671)
- 21.600 HYPER senilai $267,906 (Rp4.382.977)
- 15.400 HYPER senilai $190,674 (Rp3.121.529)
Lonjakan permintaan ini mempertegas posisi Bitcoin Hyper sebagai altcoin yang layak dipantau pada fase awal bull run 2025.
Solusi Layer-2 Inovatif: Bitcoin Hyper Membawa Kecepatan Solana ke Jaringan Bitcoin
Bitcoin Hyper ($HYPER) dirancang sebagai Layer-2 sejati untuk jaringan Bitcoin dengan performa tinggi menggunakan Solana Virtual Machine (SVM). Proyek ini mampu memproses hingga 400.000 transaksi per detik, sembari mempertahankan standar keamanan tingkat Bitcoin melalui sistem Canonical Bridge.
Bridge ini bekerja dengan mengunci BTC asli di jaringan Layer-1, kemudian mencetak wrapped BTC di Layer-2 dalam rasio 1:1. Proses ini berlangsung secara trustless dengan verifikasi block header melalui smart contract SVM. Bitcoin Hyper juga memanfaatkan zero-knowledge proof untuk menjamin validitas saldo tanpa perlu pihak ketiga, menjadikannya solusi yang aman dan transparan.
Kenapa Bitcoin Butuh Layer-2 Seperti Bitcoin Hyper?
Bitcoin memang unggul dalam hal keamanan, tetapi skalabilitas menjadi kendala utama. Jaringan BTC hanya mampu menangani sekitar 7 transaksi per detik, dengan konfirmasi yang memakan waktu rata-rata 10 menit dan biaya transaksi yang dapat melonjak drastis.
Sebaliknya, Solana dapat memproses ribuan transaksi per detik secara real-time. Bitcoin Hyper mengambil pendekatan progresif dengan memindahkan sebagian besar proses transaksi ke jaringan SVM, namun tetap menyandarkan finalisasi pada blockchain Bitcoin. Kombinasi ini menciptakan kecepatan dan efisiensi tinggi tanpa mengorbankan keamanan tingkat Bitcoin.

Rangkaian Infrastruktur Teknis Bitcoin Hyper yang Menjamin Skalabilitas dan Keamanan
Bitcoin Hyper menerapkan pendekatan teknis terdepan dalam pengembangan Layer-2 untuk Bitcoin. Berikut penjelasan alur dan kerangka kerja yang digunakan:
1. Bridge ke Layer-2
- Pengguna mengirim BTC ke alamat Bitcoin yang dipantau oleh Canonical Bridge milik Bitcoin Hyper.
- Sistem ini menggunakan program relay berbasis smart contract SVM untuk memverifikasi block header dan bukti transaksi dari Bitcoin.
- Setelah verifikasi berhasil, sistem mencetak jumlah BTC yang setara dalam bentuk wrapped token di Layer-2 secara trustless.
2. Operasi di Layer-2
- Transaksi BTC dapat dilakukan di Layer-2 dengan kecepatan finalisasi yang hampir instan.
- Layer-2 ini mendukung aktivitas kompleks seperti staking, perdagangan terdesentralisasi, dan penggunaan dApps.
- Platform ini memanfaatkan SVM yang terkenal dengan throughput tinggi untuk memberikan performa optimal.
3. Settlement dan Keamanan
- Transaksi di Layer-2 dikompresi dan dipaketkan secara efisien.
- Validitasnya dijamin menggunakan teknologi zero-knowledge proofs (ZK-proofs).
- Status jaringan Layer-2 dikomitmenkan secara periodik ke jaringan utama Bitcoin (Layer-1), mempertahankan keamanan dan sinkronisasi penuh.
4. Penarikan ke Layer-1
- Pengguna dapat mengajukan permintaan penarikan dari Layer-2 kembali ke jaringan utama.
- Sistem akan menghasilkan bukti transaksi dan mengirimkannya ke Canonical Bridge.
- Setelah tervalidasi, BTC dikirim kembali ke alamat Bitcoin asli milik pengguna.
Dengan infrastruktur teknis yang kuat, Bitcoin Hyper tidak hanya menjawab masalah skalabilitas, tetapi juga membuka jalan bagi DeFi berbasis Bitcoin yang lebih efisien dan murah.
Staking dengan Imbal Hasil 220%: Peluang Pendapatan Pasif di Bitcoin Hyper
Salah satu fitur utama dari Bitcoin Hyper adalah sistem staking dengan imbal hasil mencapai 220% — angka yang sangat kompetitif dibandingkan proyek lain di pasar saat ini. Investor dapat membeli token $HYPER dan langsung memilih opsi “Buy and Stake” untuk mulai memperoleh rewards secara otomatis. Imbalan ini diberikan dalam token HYPER dan dapat diklaim secara berkala.
Fitur staking ini bertujuan mendorong partisipasi komunitas dan memperkuat kestabilan ekosistem. Sistemnya berjalan di atas infrastruktur SVM yang efisien dan dirancang untuk mendukung ekspansi jangka panjang dari protokol.
Cara Membeli Token $HYPER di Presale
Pembelian token $HYPER dilakukan dengan proses yang mudah dan bisa diakses oleh pengguna dari berbagai level pengalaman. Berikut langkah-langkahnya:
- Siapkan Crypto di Wallet
Gunakan crypto yang Anda miliki dari exchange favorit. Jika belum punya wallet, bisa gunakan opsi seperti Best Wallet atau MetaMask.
- Kunjungi Situs Bitcoin Hyper
Klik tombol “Buy” atau “Connect Wallet” untuk memulai proses pembelian token.
- Tentukan Jumlah Token
Masukkan jumlah token HYPER yang ingin dibeli. Anda juga bisa memilih opsi “Buy and Stake” jika ingin langsung melakukan staking.
- Bayar dengan Kartu Kredit (Opsional)
Jika membayar dengan kartu, hubungkan wallet melalui browser atau perangkat seluler, lalu pilih opsi “Buy With Card”.

Di Blockchain Mana Token Akan Diterima?
- Pembeli yang menggunakan SOL akan menerima token $HYPER di jaringan Solana.
- Pembeli menggunakan ETH, BNB, atau kartu akan menerima token di jaringan Ethereum.
- Sistem bridge akan disediakan agar pengguna dapat memindahkan aset dengan mulus antar jaringan Ethereum, Solana, dan BTC Hyper.
Kesimpulan: Bitcoin Hyper Siap Menjadi Pendorong Utama DeFi Berbasis Bitcoin
Di tengah reli besar Bitcoin dan Ethereum, Bitcoin Hyper muncul sebagai altcoin dengan fondasi teknologi kuat, momentum pasar tinggi, dan strategi pertumbuhan yang matang. Presale yang hampir menyentuh Rp71,5 miliar mencerminkan kepercayaan pasar yang semakin besar terhadap proyek ini.
Dengan sistem staking yang menarik, infrastruktur SVM yang unggul, dan roadmap teknis yang sudah mulai terealisasi, Bitcoin Hyper memiliki peluang besar untuk merevolusi cara kita bertransaksi dan membangun di atas jaringan Bitcoin. Jika tim terus menunjukkan eksekusi yang konsisten, $HYPER bisa menjadi salah satu altcoin paling berpengaruh di tahun 2025.
Investor yang mencari peluang awal dengan potensi pertumbuhan besar patut mempertimbangkan Bitcoin Hyper — bukan sekadar presale, tetapi bagian dari revolusi Bitcoin berikutnya.
Ikuti Pembaruan Resmi dan Dapatkan Token Sebelum Harga Naik
- Website resmi: https://bitcoinhyper.com/id
- X (Twitter): https://x.com/BTC_Hyper2
- Telegram: https://t.me/btchyperz
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.