Presale Token Best Wallet Memasuki Fase Terakhir Menuju Ekspansi DeFi
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Minat terhadap self-custody kembali meningkat. Di tengah pengetatan regulasi dan bayang-bayang kasus bursa crypto yang gagal, semakin banyak pengguna yang memilih menyimpan aset mereka di wallet Web3. Mereka juga mulai aktif melakukan swap dan staking langsung dari wallet tanpa menyerahkan kendali atas private key.
Fenomena ini membawa spotlight ke token yang terintegrasi langsung dengan wallet. Trust Wallet Token, misalnya, telah membuktikan bahwa diskon biaya, akses awal, dan hak voting bisa membuat token wallet bertahan bahkan saat pasar memasuki fase risk-on.
Best Wallet Siap Jadi Pusat Komando Dunia DeFi
Best Wallet Token ($BEST) hadir dalam konteks ini. Token utilitas ini menjadi pondasi dari ekosistem Best Wallet. Saat ini, presale $BEST telah berhasil mengumpulkan lebih dari $17,1 juta atau sekitar 286 miliar rupiah, dengan harga token mencapai $0.025955 atau setara 434 rupiah dan tingkat hasil staking mencapai 76% APY, salah satu yang tertinggi di kelasnya.

Aplikasi Best Wallet sudah aktif sebagai crypto wallet non-custodial di perangkat mobile, dengan dukungan ribuan aset lintas lebih dari 60 jaringan blockchain.
Sistem keamanannya menggunakan teknologi MPC dari Fireblocks, login biometrik, serta recovery terdesentralisasi tanpa seed phrase. Inovasi UX ini sangat membantu pengguna baru untuk tetap terhubung dengan blockchain tanpa ketakutan kehilangan frasa cadangan 12 kata.
Roadmap Best Wallet mengusung ambisi besar. Fase 3 akan menghadirkan fitur manajemen portofolio, ekstensi browser, galeri NFT, trading derivatif, dan staking aggregator khusus yang menjanjikan yield lebih tinggi tanpa tambahan biaya wallet.
Fase 4 akan mengembangkan fitur analitik pasar, limit dan stop-loss order, dollar cost averaging, perlindungan dari MEV, hingga transaksi bebas gas, mengubah wallet ini menjadi terminal trading DeFi yang lengkap.
Selain itu, Best Wallet akan bermitra dengan platform iGaming dan meluncurkan produk kartu debit Best Card. Para pemegang $BEST dapat menikmati cashback lebih tinggi, bonus eksklusif, dan potongan biaya kartu, yang membawa token ini keluar dari sekadar alat voting menuju alat transaksi nyata dalam ekosistem digital dan gaya hidup.
Semua fitur utama ini hanya bisa diakses lewat kepemilikan token $BEST. Token ini memberikan potongan biaya transaksi, reward staking lebih besar, akses awal ke presale crypto terbaik lewat launchpad dalam aplikasi, serta hak suara terhadap update dan pengembangan ke depan.
Jika eksekusi roadmap berjalan sesuai rencana, pemilik jangka panjang $BEST akan menjadi penerima manfaat utama dari pertumbuhan nilai ekosistem Best Wallet.
Fase Akhir Presale BEST Fokus pada Yield dan Potensi Kenaikan
Presale $BEST dimulai pada November 2024 dan telah melalui sejumlah tahap harga yang meningkat secara bertahap. Saat ini jumlah dana presale yang terkumpul sudah melewati angka $17,1 juta atau sekitar 286 miliar rupiah dan sudah memasuki fase akhir.

Presale akan resmi ditutup pada 28 November, memberi investor waktu kurang dari dua minggu untuk ikut serta sebelum proyek beralih ke fase implementasi. Target pertumbuhan jangka panjang Best Wallet cukup ambisius.
Saat ini, nilai pasar dompet crypto global berada di kisaran $4,18 miliar pada tahun 2025 dan diprediksi akan tumbuh menjadi $5,43 miliar pada tahun 2026 dengan CAGR sebesar 29,81%, mencapai sekitar $56,74 miliar pada tahun 2035.
Best Wallet menargetkan penguasaan 40% pangsa pasar ini pada akhir tahun depan. Untuk itu, penggalangan dana lewat presale $BEST menjadi kunci utama guna mendanai roadmap yang luas.
Struktur tokenomics $BEST tergolong sederhana. Total suplai ditetapkan sebanyak 10 miliar token. Sekitar seperempatnya dialokasikan untuk pengembangan produk, lebih dari sepertiga untuk aktivitas pemasaran, dan 8% ditujukan untuk reward staking. Sisanya dibagi antara program airdrop, likuiditas bursa, insentif komunitas, serta dana treasury.
Komposisi ini sangat berfokus pada pertumbuhan pengguna dan ekspansi pasar, strategi yang tepat untuk dompet yang ingin memenangkan pangsa besar di tengah persaingan industri yang padat.
Dengan mempertimbangkan utilitas ekosistem Best Wallet dan arah pengembangan jangka panjangnya, proyeksi harga $BEST memperkirakan potensi kenaikan hingga $0.05106175 atau sekitar 854 rupiah pada akhir tahun 2026.
Menggunakan harga presale crypto saat ini, potensi upside hampir mencapai 97%, meskipun realisasinya tetap bergantung pada tingkat adopsi, proses listing, dan kondisi makro ekonomi global.
Proyeksi pertumbuhan tersebut menjadikan $BEST sebagai salah satu cryptocurrency terbaik dan menjanjikan di tahun 2025. Antusiasme investor juga masih tinggi, dengan aksi beli dari whale senilai $30.744 atau lebih dari 515 juta rupiah tercatat baru-baru ini, menjadi sinyal kuat menjelang 11 hari terakhir masa presale.
Bagi Anda yang ingin terlibat, masih ada kesempatan untuk membeli Best Wallet Token ($BEST) sebelum presale resmi ditutup. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara beli Best Wallet Token dan akses ke prediksi harga Best Wallet Token, Anda dapat mengunjungi laman resmi proyek. Ikuti juga akun resmi mereka di X (Twitter) dan Telegram agar tidak tertinggal pembaruan terbaru dari tim pengembang.
Beli Best Wallet di SiniDisclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.