Altcoins Terbaik yang Siap Melonjak Saat Bank Jepang Bersiap Masuk Pasar Crypto
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Minat terhadap aset digital di Jepang terus memuncak, terlihat dari lebih dari 12 juta akun crypto yang telah terbuka, meningkat 3,5 kali lipat dibanding lima tahun lalu. Otoritas Jepang kini bergerak lebih jauh melalui rencana FSA yang siap mengizinkan bank untuk terdaftar sebagai operator exchange crypto berlisensi, dan pembentukan Crypto Bureau khusus sebagai pengawas industri.
Langkah ini menunjukkan ambisi besar Jepang untuk menghadirkan ekosistem crypto yang aman, transparan, dan ramah institusi. Ketika akses institusional terbuka, pasar tidak hanya akan berputar pada Bitcoin dan Ethereum, tetapi juga beralih pada altcoin dengan skalabilitas, utilitas, dan fundamental kuat.
Masuknya Institusi Jepang dan Peluang Altcoin
Rencana regulasi baru dari FSA menjadi sinyal serius bahwa Jepang tidak sekadar mengikuti tren crypto, tetapi menyiapkan pondasi untuk adopsi jangka panjang. Dengan rancangan undang-undang tahun 2026 yang bertujuan menekan insider trading dan meningkatkan transparansi pasar.
Jepang memberi ruang bagi bank dan investor besar untuk terlibat langsung. Jika lembaga keuangan mulai menyalurkan modal, mereka akan mencari proyek yang menawarkan lebih dari sekadar spekulasi, yakni infrastruktur, utilitas, dan potensi pertumbuhan nyata. Momentum ini membuka panggung bagi altcoin yang telah membangun ekosistem kuat sejak fase presale.
Institusi tidak hanya mengejar aset mapan, namun juga inovasi yang memperluas fungsi blockchain, termasuk pembayaran lintas batas, DeFi, serta ekspansi Layer-2. Tiga altcoin berikut yaitu Bitcoin Hyper, Best Wallet Token, dan Remittix menjadi kandidat yang dinilai mampu menarik minat modal institusional berkat fokus mereka pada utilitas, kecepatan, dan integrasi dunia finansial tradisional.
Bitcoin Hyper ($HYPER) – Layer-2 Tercepat yang Mengubah Bitcoin Menjadi Blockchain Penuh Daya
Bitcoin Hyper ($HYPER) hadir sebagai solusi Layer-2 nyata yang dirancang untuk mengangkat Bitcoin dari sekadar store of value menjadi ekosistem aktif yang mendukung pembayaran, DeFi, dApps, hingga meme coin.

Melalui integrasi Solana Virtual Machine (SVM), Bitcoin Hyper menghadirkan transaksi di bawah satu detik dan biaya gas nyaris nol, memberikan pengalaman yang selama ini sulit dicapai di jaringan utama Bitcoin.
Proyek ini berfungsi sebagai execution layer bagi Bitcoin, tempat kecepatan, interoperabilitas, dan ekspresi budaya crypto bertemu. Developer dapat membangun langsung di atas Bitcoin Hyper, sementara pengguna menikmati pergerakan lintas rantai ke Solana, Ethereum, dan jaringan lainnya tanpa hambatan rumit.
Dengan harga $0,013145 per token atau sekitar Rp219 dan dana presale yang telah mencapai $24,2 miliar, Bitcoin Hyper mulai menarik perhatian investor awal. Jika bank Jepang mulai masuk ke dunia crypto, proyek infrastruktur semacam $HYPER sangat mungkin menjadi penerima arus dana institusional pertama.
Infrastruktur yang memungkinkan Bitcoin berkembang layaknya blockchain programmable tentu menawarkan nilai jangka panjang. Investor yang mengejar inovasi transformatif kini melihat $HYPER sebagai pintu menuju gelombang baru utilitas Bitcoin.
Bagi yang ingin mengikuti perkembangan jaringan ini, silakan baca artikel kami tentang prediksi harga Bitcoin Hyper dan panduan cara beli Bitcoin Hyper melalui platform terpercaya.
Best Wallet Token ($BEST) – Token Utilitas Penggerak Ekosistem Wallet Multi-Chain
Best Wallet Token ($BEST) menjadi fondasi ekonomi dari salah satu ekosistem wallet multi-chain yang tumbuh paling cepat di ruang crypto. Best Wallet tidak hanya menyediakan tampilan elegan dan navigasi mudah bagi pengguna, tetapi juga menghadirkan ekosistem terintegrasi yang mencakup staking, akses awal ke presale, hingga peluncuran proyek eksklusif.

Token $BEST menggerakkan seluruh aktivitas internal mulai dari pengurangan biaya transaksi, reward staking, hingga hak akses fitur premium. Memegang $BEST berarti menjadi bagian dari ekonomi yang terus berkembang, bukan sekadar aplikasi tunggal.
Pemilik token mendapatkan posisi sentral dalam tata kelola platform dan diperkuat oleh fitur ‘Upcoming Tokens’, yang memungkinkan partisipasi aman dalam presale langsung dari dalam aplikasi. Setiap proyek baru yang masuk menambah permintaan terhadap $BEST, memperkuat utilitasnya secara organik.
Dengan harga $0,025815 atau sekitar Rp430 per token dan dana presale yang telah mencapai $16,5 miliar, $BEST mulai dilirik investor ritel maupun institusi. Jika bank di Jepang mulai memasuki pasar crypto, mereka cenderung mendukung token yang memiliki pondasi utilitas dan ekosistem nyata seperti $BEST.
Kesempatan untuk mengamankan posisi awal dalam ekonomi crypto baru terbuka lebar. Di tahap selanjutnya, pengguna mungkin akan mencari panduan seperti cara beli Best Wallet Token dan analisis prediksi harga $BEST untuk memahami potensi jangka panjangnya.
Remittix ($RTX) – Altcoin PayFi yang Menyatukan Bank dan Crypto
Remittix ($RTX) menetapkan standar baru dalam transfer lintas negara melalui pendekatan PayFi, penggabungan pembayaran tradisional dan infrastruktur blockchain. Protokol ini menghubungkan dompet crypto dengan rekening bank di lebih dari 30 negara, memungkinkan pengiriman dana dalam hitungan detik dengan biaya minimal dan transparansi nilai tukar secara langsung.

Alih-alih bergantung pada jaringan SWIFT yang lambat, Remittix menggunakan jalur blockchain yang cepat sekaligus tetap menjaga kepatuhan terhadap regulasi KYC dan standar perbankan. Ketika FSA Jepang mempertimbangkan izin bagi bank untuk memperdagangkan dan menyimpan crypto, proyek seperti Remittix berpotensi menjadi jembatan antara sistem keuangan konvensional dan aset digital.
Dengan harga $0.1166 atau sekitar Rp1.942 per token dan dana presale mencapai $27,5 miliar, $RTX berkembang menjadi salah satu altcoin terbaik di sektor pembayaran lintas batas. Bagi bank yang mengeksplorasi pemanfaatan blockchain dalam remitansi global, Remittix menawarkan infrastruktur yang telah siap digunakan.
Investor yang bergerak cepat dapat mengamankan posisi sebelum arus institusional masuk. Di fase pertumbuhan berikutnya, bahasan seperti cara beli Remittix dan prediksi harga RTX akan menjadi relevan bagi analis dan komunitas.
Tiga altcoin yaitu $HYPER, $BEST, dan $RTX, menawarkan jalur berbeda untuk menangkap peluang dari gelombang institusional Jepang yaitu infrastruktur, utilitas wallet, dan pembayaran global.
Beli Bitcoin Hyper di SiniDisclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.