AVAX One yang terkait dengan Anthony Scaramucci anjlok 32% akibat ketidakpastian seputar penjualan saham oleh pemegang saham
Perusahaan tersebut, yang memegang token AVAX dan aset terkait ekosistem Avalanche, mencatat sekitar 74 juta saham yang dipegang oleh orang dalam.

Yang perlu diketahui:
- Saham AVAX One, sebuah perusahaan treasury aset digital yang diawasi oleh Anthony Scaramucci, anjlok lebih dari 30% setelah perusahaan mengajukan pendaftaran hampir 74 juta saham yang dimiliki oleh orang dalam sebagai saham yang tersedia untuk dijual.
- Pendaftaran tersebut, yang memungkinkan investor awal untuk menjual kembali saham yang sebelumnya dibatasi, memicu kekhawatiran tentang dilusi.
- Langkah AVAX One mencerminkan tekanan yang lebih luas pada perusahaan publik yang berfokus pada kripto, di mana saham mereka diperdagangkan dengan diskon besar dibandingkan nilai kepemilikan token mereka, meskipun belum jelas apakah atau kapan saham terdaftar tersebut akan dijual.
AVAX One, perusahaan treasury aset digital yang didukung oleh pendiri SkyBridge Capital Anthony Scaramucci, mengalami penurunan saham lebih dari 32% setelah mencatat hampir 74 juta saham yang dimiliki oleh orang dalam tersedia untuk dijual.
Perusahaan, yang memegang token AVAX dan aset terkait ekosistem Avalanche, mengungkapkan hal tersebut pada Selasa malam. Meskipun pengajuan tersebut tidak merinci kapan, atau bahkan apakah, saham akan dijual, pendaftaran saham tersebut ke SEC membuka jalan untuk penjualan kembali di pasar publik.
Reaksi pasar yang tajam menyoroti kekhawatiran investor tentang dilusi. Dengan mendaftarkan saham untuk dijual kembali, perusahaan seringkali memberikan sinyal bahwa blok saham yang sebelumnya terbatas mungkin segera memasuki pasar terbuka. Hal ini dapat menekan harga turun, terutama pada saham yang tidak likuid atau diperdagangkan dalam volume tipis.
AVAX One memiliki baru-baru ini mengumumkan rencana untuk membeli kembali hingga $40 juta sahamnya sendiri — sebuah langkah yang bertujuan meningkatkan nilai saham apabila nilai aset bersih dari kepemilikannya turun di bawah kapitalisasi pasar perusahaan.
Buyback telah menjadi alat yang semakin umum digunakan di antara perusahaan publik yang berasal dari dunia kripto. Strategi AVAX One mencerminkan pendekatan yang diambil oleh perbendaharaan aset digital lainnya seperti BitMine dan KindlyMD, yang menghadapi tekanan serupa karena harga saham mereka tertinggal jauh di belakang nilai aset bersih dari kepemilikan token mereka.