{"id":124782,"date":"2024-01-29T11:17:14","date_gmt":"2024-01-29T11:17:14","guid":{"rendered":"https:\/\/cryptonews.com\/id\/?post_type=guides&p=124782.htm"},"modified":"2025-08-15T13:51:12","modified_gmt":"2025-08-15T13:51:12","slug":"what-is-blockchain","status":"publish","type":"guides","link":"https:\/\/cryptonews.com\/id\/guides\/what-is-blockchain\/","title":{"rendered":"Apa Itu Blockchain?"},"content":{"rendered":"

\"Apa<\/p>

Dalam beberapa tahun terakhir, blockchain telah menjadi salah satu alat yang paling banyak dibicarakan. Sebenarnya apa itu Blockchain? Blockchain terkenal sebagai teknologi di balik Bitcoin, tetapi juga dapat digunakan untuk banyak hal lainnya.<\/p>

Setelah itu muncul banyak mitos dan kepercayaan yang salah. Panduan ini akan memberi tahu Anda semua yang perlu Anda ketahui tentang apa itu blockchain secara mendalam.<\/p>

Apa Itu Blockchain?<\/h2>

<\/span>
\nJadi, apa itu blockchain? Dilansir dari Binus<\/a>, Blockchain adalah rantai block jaringan komputer yang melacak peristiwa dan menyalinnya serta mengirimkannya ke komputer lain dalam jaringan. Dengan blockchain, informasi disimpan dan sulit atau tidak mungkin untuk diubah, diretas, atau dikendalikan oleh sistem.<\/p>

Melalui node peer-to-peer, teknologi blockchain menyimpan catatan transaksi publik, atau “blok”, dalam jaringan database. Basis data tersebut dihubungkan bersama untuk membentuk sebuah “rantai” dan biasanya disebut “buku besar digital”.<\/p>

Sederhananya, buku besar digital seperti spreadsheet Google yang digunakan bersama oleh banyak komputer dalam sebuah jaringan. Buku besar ini menyimpan catatan pembelian dan transaksi nyata.<\/p>

Setiap orang dapat melihat data tetapi tidak dapat mengubahnya. Setiap transaksi harus disetujui oleh tanda tangan digital pemiliknya. Hal ini membuat transaksi menjadi nyata dan menjaganya agar tidak diubah sehingga data dalam catatan digital sangat aman.<\/p>

Pilar-pilar Blockchain<\/h2>

<\/span>
\nPilar ini tidak hanya merupakan blok bangunan yang membentuk apa itu blockchain, tetapi juga hal-hal yang memastikan bahwa mata uang kripto yang dibuat dengan blockchain aman.<\/p>

1. Keabadian<\/h3>

Teknologi blockchain membuat catatan yang tidak dapat diubah. Blockchain tidak dapat diubah karena cara kerja hash enkripsi. Sejumlah string dapat dimasukkan ke dalam sistem blockchain, dan akan menghasilkan string dengan panjang tertentu. Hal terkait blok yang masuk ke blockchain adalah bahwa blok tersebut tidak dapat diubah setelah berada di sana.<\/p>

Jika Anda menggunakan metode yang sama untuk meng-hash data yang sama, Anda akan selalu mendapatkan hasil yang sama. Ini adalah tanda tangan digital. Hal terbaik tentang hashing adalah bahwa ia tidak dapat dipecahkan. Anda tidak dapat melihat sebuah hash dan mencari tahu informasi apa yang digunakan untuk membuatnya.<\/p>

Ketika Anda meng-hash suatu data, Anda akan mendapatkan sesuatu yang disebut checksum. Dengan kata lain, hal ini memastikan keamanan data. Anda selalu dapat melihat data yang tersimpan dalam blockchain, apa itu karena Anda tahu bahwa data tersebut belum diubah. Ya, detail dapat diubah, tetapi ini dilakukan di blok terpisah.<\/p>

Ini memastikan bahwa Anda dapat mengetahui masa lalu dan menghentikan penipuan. Ini juga dapat digunakan sebagai bukti penipuan untuk menunjukkan siapa yang melakukan apa dan kapan. Ini juga dapat digunakan sebagai sumber informasi yang dapat diandalkan.<\/p>

2. Desentralisasi<\/h3>

Sebelum blockchain dibuat dan orang mengetahui apa itu blockchain, sebagian besar aktivitas internet dilakukan melalui server pusat. Sedangkan desentralisasi adalah memberikan kekuasaan dan tugas dari satu otoritas pusat kepada semua orang.<\/p>

Seseorang tidak dapat menjadi bos bagi orang lain dalam blockchain. Setiap anggota berada pada level yang sama dengan yang lainnya. Desentralisasi memiliki sejumlah keuntungan, seperti:<\/p>