Trump Tunjuk Veteran PayPal David Sacks sebagai ‘White House AI dan Crypto Czar’

Presiden terpilih Donald Trump pada Kamis malam mengumumkan penunjukan David Sacks, seorang venture capitalist dan mantan COO PayPal, sebagai “AI dan crypto czar” dalam pemerintahannya.
“Dalam peran penting ini, David akan membimbing kebijakan Pemerintahan dalam bidang Artificial Intelligence dan Cryptocurrency, dua sektor yang sangat krusial bagi masa depan daya saing Amerika,” ungkap Trump melalui unggahan di Truth Social.
Trump juga menambahkan bahwa David akan berfokus menjadikan Amerika sebagai pemimpin global yang tak tergoyahkan di kedua bidang ini.
Sacks akan bertugas menyusun kerangka hukum yang memberikan kejelasan yang selama ini dicari oleh industri crypto. Hal ini menjadi salah satu prioritas utama untuk memperkuat regulasi yang mendukung inovasi teknologi.
David Sacks dari PayPal Mafia Masuk dalam Agenda Crypto dan AI Trump
David Sacks dikenal sebagai bagian dari “PayPal Mafia,” sebuah kelompok pengusaha berpengaruh dan mantan karyawan PayPal seperti Elon Musk dan Peter Thiel.
Kelompok ini, yang terbentuk pada awal 2000-an, memainkan peran besar dalam membentuk industri teknologi melalui berbagai proyek sukses dan investasi strategis, memanfaatkan jaringan yang kuat serta kolaborasi yang produktif.
Selain itu, Sacks juga terkenal sebagai pendiri Yammer, platform komunikasi yang dijualnya ke Microsoft pada tahun 2012 dengan nilai sekitar $1,2 miliar.
Sebelumnya, sejumlah laporan menyebutkan bahwa pemerintahan Trump yang baru mempertimbangkan Chris Giancarlo, mantan ketua CFTC, untuk peran sebagai “crypto czar.”
Dari Kritikus Trump Jadi Pendukung Crypto dan Sekutu Pemerintahan
Penunjukan Sacks mencerminkan bagaimana pemerintahan Trump periode kedua memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh Silicon Valley yang mendukung kampanyenya.
Lebih jauh, hal ini menunjukkan bahwa administrasi Trump akan mendorong kebijakan yang sejalan dengan aspirasi para pengusaha crypto.
Awal tahun ini, Sacks menjadi salah satu pendukung utama Trump dengan mengadakan acara penggalangan dana di San Francisco untuk calon presiden dari Partai Republik tersebut.
Dalam acara ini, tiket dijual seharga $50.000 per orang, dengan kategori khusus seharga $300.000 yang menawarkan keuntungan tambahan seperti kesempatan berfoto dengan Trump.
Transformasi ini cukup mencolok mengingat Sacks sebelumnya adalah kritikus keras Trump. Setelah kerusuhan di Capitol pada 6 Januari 2021, ia secara terbuka menyatakan dalam podcast All-In bahwa Trump “jelas” bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan tidak layak mencalonkan diri lagi di tingkat nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, Sacks meraih popularitas sebagai pembawa acara All-In podcast, bersama investor lainnya seperti Chamath Palihapitiya, Jason Calacanis, dan David Friedberg.
Trump dalam unggahannya menyebut podcast ini sebagai “podcast teratas di bidang teknologi,” yang membahas berbagai isu ekonomi, politik, dan sosial.
Minggu ini, Trump juga menunjuk Paul Atkins, seorang regulator keuangan berpengalaman sekaligus pendukung crypto, sebagai kepala SEC.
Dalam penjelasannya, Trump menyebut Atkins sebagai “pemimpin terbukti untuk regulasi yang masuk akal” dan memuji pendekatannya yang menentang regulasi berlebihan di pasar.
Jangan lewatkan berita terbaru tentang cryptocurrency, regulasi, dan kebijakan teknologi global! Bergabunglah dengan komunitas kami di Telegram Crypto News Indonesia. Dapatkan pembaruan eksklusif, analisis, dan diskusi langsung dari para ahli!