Prediksi Harga Monero – XMR Cetak Level Tertinggi Sejak 2021 Saat Zcash Anjlok Apakah Ini Waktu Tepat untuk Beli
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Pasar crypto memasuki awal 2026 dengan dinamika menarik yang kembali memancing perhatian investor global. Bitcoin dan Ethereum berhasil bertahan di level psikologis penting sehingga menciptakan fondasi kepercayaan jangka pendek. Di tengah kondisi tersebut, privacy coin justru mencuri sorotan utama.
Monero melonjak tajam dan mencatat harga tertinggi sejak bull run 2021, sementara Zcash mengalami tekanan berat akibat gejolak internal. Pergerakan kontras ini memunculkan pertanyaan besar tentang arah selanjutnya sektor privacy coin. Investor muda usia 20 hingga 35 tahun kini mulai menimbang apakah reli Monero masih berlanjut atau justru membuka peluang rotasi ke proyek lain dengan utilitas berbeda.
Harga Crypto Tunjukkan Momentum Stabil di Awal 2026
Kondisi pasar crypto secara umum menunjukkan pemulihan bertahap setelah volatilitas tinggi di akhir 2025. Bitcoin mampu menjaga posisinya di atas $91.000 atau sekitar Rp1.535 triliun setelah sempat ditolak di area $92.400. Sentimen pasar bergerak netral seiring rilis data ekonomi Amerika Serikat yang solid.
Ethereum juga mencatat kenaikan tipis di kisaran $3.100 atau sekitar Rp52,3 juta. Sejumlah analis menilai Ethereum memiliki potensi outperform Bitcoin dalam jangka panjang berkat perannya dalam stablecoin dan tokenized assets, bahkan memproyeksikan target jangka panjang hingga $40.000 atau sekitar Rp675 juta pada 2030.
Altcoin turut berkontribusi dalam membangun hype mingguan. Privacy coin tampil sebagai sektor yang paling banyak dibicarakan. Monero mencatat lonjakan tajam lebih dari 20% dalam satu sesi perdagangan dan menyentuh level sekitar $597 atau sekitar Rp10 juta.
Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya permintaan terhadap transaksi anonim di era digital yang semakin transparan. Pergerakan ekstrem tersebut juga dipengaruhi oleh kondisi Zcash yang justru mengalami tekanan besar.
Monero Menguat Tajam Saat Zcash Kehilangan Kepercayaan Pasar
Reli Monero terjadi bersamaan dengan kejatuhan harga Zcash. Zcash turun sekitar 20% ke area $382 atau sekitar Rp6,4 juta setelah terjadi perubahan besar dalam struktur governance proyek. Beberapa anggota kunci tim pengembang memilih mundur sehingga memicu kekhawatiran tentang keberlanjutan jangka panjang. Kejadian ini menghapus nilai pasar sekitar $1,6 miliar dan memicu perdebatan luas mengenai stabilitas proyek privacy coin secara keseluruhan.
Sebaliknya, Monero justru mendapat dorongan sentimen positif. Seorang trader bernama Melarin menyebut bahwa XMR telah membentuk pola saucer base selama beberapa tahun terakhir. Pola ini sering dianggap sebagai fase akumulasi jangka panjang sebelum pergerakan besar.
Pandangan tersebut membuka potensi kenaikan lanjutan menuju area di atas $850 atau sekitar Rp14,3 juta pada 2026 jika momentum tetap terjaga. Pergerakan harga Monero saat ini menunjukkan perubahan tren sebelum perhatian publik arus utama masuk sepenuhnya. Kondisi tersebut membuat banyak analis mulai memantau aset lain yang berpotensi mengikuti jejak lonjakan serupa.
Bitcoin Hyper Muncul sebagai Alternatif Menarik di Tengah Fokus Monero
Di tengah sorotan terhadap prediksi harga Monero, perhatian sebagian investor beralih ke proyek Layer 2 dan Web3 infrastructure. Solusi Layer 2 terus berkembang karena jaringan utama menghadapi tantangan skalabilitas dan biaya.

Optimism dan Arbitrum mencatat aktivitas stabil seiring peningkatan adopsi. Di luar proyek mapan tersebut, Bitcoin Hyper mulai menarik minat sebagai coin baru dengan pendekatan berbeda.
Bitcoin Hyper berhasil mengumpulkan dana presale lebih dari $30,4 juta atau sekitar Rp513 miliar. Proyek ini menargetkan integrasi langsung dengan jaringan Bitcoin untuk mengatasi masalah klasik seperti transaksi lambat dan biaya tinggi. Pendekatan ini menjadikan Bitcoin Hyper relevan bagi investor yang mencari exposure ke ekosistem Bitcoin dengan teknologi yang lebih efisien.
Bitcoin Hyper Perkenalkan Layer 2 Inovatif untuk Jaringan Bitcoin
Bitcoin Hyper dirancang sebagai Layer 2 yang dibangun langsung di atas Bitcoin. Proyek ini memadukan keamanan Bitcoin dengan teknologi Solana Virtual Machine (SVM) untuk mendukung transaksi berkecepatan tinggi. Pendekatan tersebut memungkinkan penggunaan decentralized finance, staking, serta on chain applications tanpa mengorbankan fondasi keamanan Bitcoin.

Arsitektur jaringan mencakup non custodial bridge yang memungkinkan pengguna menyetor BTC ke main chain lalu mencetak aset setara di Layer 2. Pengguna dapat menjalankan berbagai aktivitas mulai dari pembayaran hingga operasi kompleks dengan finalitas hampir instan.
Seluruh transaksi kemudian dikompresi dan dikirim kembali ke jaringan Bitcoin melalui mekanisme proof sehingga menjaga sifat trustless. Tokenomics HYPER menetapkan total pasokan tetap sebesar 21 miliar token. Alokasi token mencakup pengembangan, pemasaran, reward, serta kebutuhan listing. Token HYPER berperan penting dalam governance proyek dan pembayaran seluruh biaya transaksi di Layer 2.
Alessandro De Crypto, seorang analis crypto melalui ulasan video menyebut Bitcoin Hyper sebagai proyek penting untuk 2026 karena mampu memanfaatkan kekuatan Bitcoin sambil meningkatkan performanya secara signifikan. Pandangan ini memperkuat narasi bahwa Bitcoin Hyper berpotensi menarik minat besar saat peluncuran resmi.
Presale Tembus $30 Juta dengan Staking APY Tinggi
Token Bitcoin Hyper saat ini masih tersedia di harga presale $0.013575 per token. Investor juga dapat melakukan staking dengan imbal hasil hingga 38% APY. Dana yang berhasil dikumpulkan telah melampaui $30,4 juta atau sekitar Rp513 miliar, mencerminkan kepercayaan investor besar meskipun pasar masih berada dalam fase konsolidasi.
Lonjakan harga Monero menunjukkan bahwa altcoin dengan utilitas jelas dapat bergerak sangat cepat saat permintaan meningkat. Bitcoin Hyper memasuki ceruk yang masih membutuhkan solusi fundamental. Proyek ini membangun platform baru untuk DeFi dan berbagai dApps di dalam ekosistem Bitcoin sehingga membuka jalan adopsi yang lebih luas.
Bagi pembaca yang ingin memahami prospek jangka panjang, informasi prediksi harga Bitcoin Hyper dapat menjadi referensi awal. Panduan cara beli Bitcoin Hyper tersedia untuk investor yang ingin masuk lebih awal sebelum adopsi arus utama. Ikuti akun X (Twitter) dan Telegram resmi proyek untuk pembaruan terkini dan kunjungi laman resmi Bitcoin Hyper guna mempelajari detail teknologi serta roadmap pengembangannya.
Beli Bitcoin Hyper di SiniDisclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.