Prediksi Harga Cardano 20 Juli 2025: ADA Incar Rp19.620 Saat Aktivitas Whale Meningkat dan Struktur Breakout Mengencang
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Artikel ini mengulas prediksi harga Cardano (ADA) untuk hari Minggu, 20 Juli 2025. Saat ini, harga ADA semakin mendekati zona breakout penting, didorong oleh lonjakan momentum dan peningkatan aktivitas whale yang memicu spekulasi menuju target psikologis Rp16.350 ($1,00).
Harga Cardano kembali menanjak menuju Rp16.350 ($1,00), memancing antusiasme di kalangan komunitas crypto. Setelah periode panjang dengan pergerakan datar, kini ADA menunjukkan kekuatan teknikal yang cukup menjanjikan di grafik harga.
Harga Cardano Masuk Daftar Aset Terbaik Minggu Ini
Laporan terbaru dari Grayscale menyoroti performa Cardano yang lebih kuat dari ekspektasi, menempatkannya di posisi ketiga dalam daftar 10 aset dengan imbal hasil mingguan tertinggi. Selama 7 hari terakhir, ADA membukukan kenaikan 21,9%, melampaui pencapaian dari aset besar lainnya seperti Ethereum, Dogecoin, dan bahkan Bitcoin.
Kinerja ini menjadi pencapaian solid bagi ADA, terutama mengingat reputasinya yang sering dikritik karena bergerak lamban dalam pasar tren. Rebound saat ini mengisyaratkan perubahan sentimen pasar, khususnya karena ADA mulai menunjukkan kekuatan di sekitar zona resistance kunci.
Walau demikian, performa sejak awal tahun masih negatif di -2,21%, menempatkan ADA dalam posisi unik. ADA menunjukkan momentum kuat dalam jangka pendek, namun masih perlu memperbaiki tren jangka panjangnya. Jika breakout teknikal terbaru bertahan dan volume terus meningkat, ADA bisa saja bersiap untuk kenaikan lanjutan yang lebih signifikan.
Harga Cardano Bersiap Breakout Saat Struktur Falling Wedge Mengencang
Grafik terbaru dari The Value Trader memperlihatkan struktur falling wedge yang semakin menyempit, dengan harga Cardano bergerak mendekati titik breakout utama. Saat ini, ADA sedang menguji batas atas wedge tersebut dan masih bertahan di atas rata-rata pergerakan kunci (moving average).
Jika breakout dari struktur ini terkonfirmasi, potensi kenaikan tajam terbuka lebar, dengan target teknikal berikutnya berada di kisaran Rp13.897 hingga Rp14.715 ($0,85–$0,90). Grafik tersebut juga menunjukkan proyeksi jangka panjang di sekitar Rp21.409 ($1,31), sejajar dengan level puncak struktur sebelumnya. Walau breakout belum terjadi, formasi teknikal ini semakin matang dan terlihat semakin bersih.
Aktivitas Whale di Jaringan Cardano Melonjak Saat Tekanan Breakout Meningkat
Narasi bullish untuk Cardano semakin menguat, didukung oleh lonjakan signifikan dalam aktivitas whale. Menurut analis Ali Martinez, dalam 24 jam terakhir tercatat lebih dari 137 transaksi dengan nilai di atas Rp16,35 miliar ($1 juta) per transaksi. Indikasi bahwa pemain besar mulai melakukan akumulasi.
Volume sebesar ini bukan sekadar aktivitas kasual. Biasanya mencerminkan strategi akumulasi skala besar, apalagi jika bertepatan dengan struktur teknikal seperti falling wedge yang saat ini menjadi fokus. Lonjakan transaksi besar ini muncul di momen yang sangat penting.
Dengan harga menguji batas atas wedge dan tetap bertahan di atas garis rata-rata pergerakan utama, tekanan untuk breakout makin besar. Meskipun akumulasi whale tidak menjamin breakout, pola ini memperkuat kemungkinan bahwa reli ADA saat ini bukan sekadar pantulan jangka pendek.
Resistance Berikutnya untuk Cardano Ada di Rp19.620
Saat Cardano mendekati breakout dari struktur wedge multi-bulan, data likuiditas terbaru yang dibagikan analis grafis CW memperlihatkan adanya tembok jual di Rp19.620 ($1,20). Level ini kini menjadi zona resistance penting karena terbentuknya blok order jual yang cukup besar.
Secara teknikal, Rp19.620 sejajar dengan pita atas dari area suplai sebelumnya dan bisa menjadi tantangan pertama bagi momentum pasca-breakout. Sementara itu, ADA masih mempertahankan posisi di atas level akumulasi sebelumnya di kisaran Rp11.802 hingga Rp12.753 ($0,72–$0,78), yang kini berfungsi sebagai support kuat.
Jika breakout dari struktur wedge terkonfirmasi, para buyer harus mampu menembus zona antara Rp14.715 hingga Rp16.350 ($0,90–$1,00) dengan kekuatan penuh sebelum bisa menargetkan Rp19.620 ($1,20).
Cardano sempat menyentuh harga tertinggi mingguan di Rp14.655 ($0,8962), dan dengan meningkatnya sentimen positif, banyak analis mulai mengarahkan pandangan ke target yang lebih tinggi. Grafik dari CardaLabs menunjukkan ADA memantul dari support horizontal jangka panjang dan mulai masuk fase ekspansi vertikal.
Secara struktur, lonjakan ini terjadi setelah berbulan-bulan berada dalam pola pergerakan mendatar. Artinya, kenaikan tajam ini terlihat lebih seperti percobaan breakout daripada pump sesaat.
Apakah Harga Cardano Bisa Mencapai $2 (Rp32.700) di Bulan Juli?
Kemungkinan harga ADA menembus Rp32.700 ($2,00) sebelum akhir Juli masih bergantung pada keberhasilan menembus zona resistance berikutnya. Area Rp14.715 ($0,90) masih menjadi zona yang sulit, diikuti oleh pita antara Rp16.350 hingga Rp19.620 ($1,00–$1,20) yang berisi blok order jual dan area suplai sebelumnya.
Jika buyer mampu mengubah zona ini menjadi support, maka jalur menuju Rp32.700 ($2,00) secara teknikal terbuka. Momentum memang sedang dibangun, namun ADA masih memerlukan volume besar, struktur grafik yang bersih, dan kemungkinan dorongan dari faktor makro untuk bisa mencetak lompatan besar berikutnya.
Munculnya Tren Baru: Bot Kripto Jadi Alat Wajib Trader Generasi Baru
Kenaikan harga ADA yang didorong aktivitas whale menandakan dinamika pasar kripto yang semakin kompleks. Dalam kondisi seperti ini, kecepatan dalam eksekusi dan informasi real-time menjadi kebutuhan utama, bukan lagi sekadar keunggulan tambahan. Inilah sebabnya mengapa tren trading bot berbasis Telegram kian diminati komunitas kripto global.
Para trader tidak lagi hanya bergantung pada DEX seperti Raydium atau Dextools. Mereka mulai mengadopsi bot-bot cerdas yang bisa mengeksekusi order dalam hitungan detik, mendeteksi honeypot, hingga menjalankan strategi copy trading secara otomatis. Salah satu proyek yang saat ini sedang menarik perhatian pasar adalah Snorter — bot trading meme berbasis Solana yang sedang membuka tahap presale.

Presale SNORTER bukan sekadar hype. Dengan pendekatan gabungan antara utilitas bot nyata dan kekuatan komunitas meme coin, proyek ini menawarkan proposisi nilai yang tidak biasa. Sementara harga Cardano bergerak menuju breakout struktural, banyak investor mulai mendiversifikasi portofolionya ke proyek-proyek yang memiliki utilitas nyata seperti Snorter.
Presale SNORTER Mendapat Sambutan Hangat: Gabungan Utility, Bot, dan Meme
Presale token SNORTER telah mengumpulkan lebih dari $2 juta atau sekitar Rp32,7 miliar (kurs Rp16.350/USD), menunjukkan minat yang kuat dari investor retail dan komunitas Telegram. Harga per token saat ini hanya $0,0987 atau sekitar Rp1.614. Dengan sisa hard cap $417.706, momentum presale sangat potensial untuk segera terisi penuh.
Apa yang membedakan SNORTER dari proyek lain di sektor meme coin adalah integrasi langsung dengan utility bot di Telegram. Investor tidak hanya membeli token untuk spekulasi, melainkan juga untuk mengakses fitur-fitur premium yang akan dirilis secara eksklusif melalui Snorter Bot.
Komunitas Snorter telah berkembang pesat berkat gabungan karakter lucu si aardvark dan narasi “trading bot terbaik di Solana.” Pendekatan storytelling ini terbukti efektif untuk menjangkau investor muda yang menyukai gaya ringan namun tetap berbasis utilitas nyata. Masuknya fitur copy trading, anti-rug, hingga proteksi frontrunning memperkuat reputasi SNORTER sebagai solusi modern untuk trader on-chain.
Presale ini menjadi pintu masuk terbaik bagi mereka yang ingin mendapatkan akses lebih awal sebelum bot diluncurkan publik di Q3 2025. Setelah bagian ini, pembaca akan menemukan penjelasan lengkap tentang fitur, cara beli, tokenomics, dan sistem staking SNORTER.
Fitur Unggulan Snorter Bot: Otomatisasi Cerdas di Era Web3
Snorter Bot dirancang sebagai solusi otomatisasi yang mampu menyederhanakan aktivitas trading dan presale di dunia Web3. Salah satu fitur utama adalah kemampuannya mendeteksi peluang presale baru sebelum viral, memungkinkan pengguna masuk lebih awal dan memperoleh keuntungan maksimal. Bot ini juga dapat melakukan pembelian otomatis berdasarkan strategi yang telah ditentukan pengguna.
Pengguna cukup mengatur preferensi melalui dashboard, lalu sistem akan mengeksekusi pembelian token presale secara otomatis—baik berdasarkan waktu peluncuran, performa marketing, maupun tren sosial di Telegram dan Twitter. Teknologi ini sangat berguna bagi investor retail yang ingin bersaing dengan whale dan bot CEX.
Snorter juga menyertakan fitur “priority sniping” yang memberikan keunggulan dalam berebut alokasi pada saat fair launch. Bot ini mampu mengalahkan delay manual dalam hitungan detik, memberi peluang lebih besar untuk masuk sebelum harga naik.

Melalui integrasi API lintas chain dan tampilan antarmuka yang mudah digunakan, Snorter Bot cocok untuk pemula maupun trader berpengalaman yang ingin memaksimalkan presale tanpa harus duduk di depan layar 24/7.
Cara Membeli Token SNORTER: Panduan Mudah Bagi Semua Kalangan
Untuk membeli token $SNORTER, pengguna cukup mengikuti langkah-langkah sederhana di platform resmi. Langkah pertama adalah menyiapkan wallet Web3 seperti MetaMask atau Best Wallet. Setelah terkoneksi, pengguna dapat langsung memilih jaringan yang digunakan, baik Ethereum maupun BNB Chain.
Setelah itu, klik tombol “Buy Now” pada situs Snorter. Anda bisa memilih metode pembayaran seperti ETH, BNB, USDT, atau kartu debit/kredit melalui sistem Web3Payments. Transaksi langsung diproses dan token akan diklaim setelah presale berakhir melalui fitur claim.
Jika ingin langsung melakukan staking setelah membeli, cukup pilih opsi “Buy and Stake” dalam satu proses. Platform ini sudah terintegrasi untuk memudahkan investor yang ingin mengunci token demi mendapatkan reward dari awal.
Harga token SNORTER saat ini masih berada di tahap awal dengan valuasi rendah, memberi kesempatan bagi investor awal untuk memperoleh token dalam jumlah besar sebelum listing publik dimulai.
Sistem Staking SNORTER: Hasil Tinggi untuk Partisipasi Aktif
Salah satu fitur paling menarik dari ekosistem Snorter adalah sistem staking yang menawarkan reward kompetitif kepada pemilik token. Dengan hanya mengunci token SNORTER, pengguna bisa memperoleh imbal hasil tahunan (APR) yang sangat menggiurkan—dirancang untuk menarik partisipasi jangka panjang dan menjaga stabilitas harga.
Staking dilakukan melalui dashboard resmi Snorter. Setelah wallet terkoneksi, Anda dapat memilih jumlah token yang ingin dikunci dan durasi staking yang diinginkan. Semakin lama periode staking, semakin tinggi reward yang akan diterima.
Reward diberikan dalam bentuk token SNORTER tambahan, yang bisa diklaim secara berkala atau dikompound kembali untuk meningkatkan akumulasi. Platform juga menerapkan sistem pool dinamis yang menyesuaikan besaran reward berdasarkan total token yang distake oleh seluruh komunitas.
Dengan pendekatan ini, staking tidak hanya menjadi cara menghasilkan pendapatan pasif, tapi juga berperan langsung dalam menjaga sirkulasi token agar tetap sehat dan mendukung pertumbuhan ekosistem.
SNORTENOMICS: Struktur Tokenomics Presisi untuk Pertumbuhan Stabil
Tokenomics SNORTER telah dirancang dengan struktur distribusi yang berimbang antara tim, komunitas, investor awal, dan pengembangan produk. Sebanyak 35% dari total suplai dialokasikan khusus untuk presale, memastikan keterlibatan publik dalam tahap awal proyek.
Sebanyak 20% dialokasikan untuk staking reward, mendorong partisipasi aktif komunitas dan loyalitas jangka panjang. Sementara itu, 15% disiapkan untuk pengembangan teknologi bot dan infrastruktur lintas chain, memastikan pembaruan berkelanjutan dari sisi teknis.
Tim dan advisor mendapatkan alokasi 10%, yang dikunci dan di-vested selama periode tertentu untuk menjamin komitmen dan akuntabilitas. Sisanya dibagi untuk marketing (10%) dan cadangan bursa (10%) untuk mendukung listing dan likuiditas saat token resmi diperdagangkan secara publik.

Struktur ini mencerminkan keseriusan proyek dalam membangun fondasi yang tidak hanya adil secara distribusi, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.
Roadmap SNORTER: Dari Peluncuran Bot hingga Dominasi Presale 2025
Tim pengembang SNORTER telah merancang roadmap agresif yang menyasar pertumbuhan komunitas, integrasi teknologi, dan ekspansi presale secara global. Tahap awal pada Q2 2025 dimulai dengan peluncuran SNORTER Bot versi beta di Telegram, yang langsung menarik ribuan pengguna harian dalam minggu pertama peluncurannya.
Memasuki Q3 2025, tim mulai memperluas integrasi SNORTER Bot dengan berbagai jaringan blockchain, serta meluncurkan versi staking langsung dari dalam bot. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan staking $SNORT hanya dengan satu klik, tanpa perlu koneksi eksternal atau platform tambahan. Fokus utamanya adalah membuat staking semudah menggunakan fitur pin pesan di Telegram.
Tahap selanjutnya pada Q4 2025 akan mencakup audit penuh dari mitra keamanan ternama, peluncuran antarmuka pengguna berbasis web, serta ekspansi listing di CEX. Di waktu yang sama, SNORTER juga akan menghadirkan fitur Snort-to-Earn, sebuah sistem reward bagi pengguna yang mengundang teman, membuat konten viral, dan menggunakan bot secara aktif.

Roadmap SNORTER menunjukkan bahwa proyek ini tidak sekadar hadir sebagai bot Telegram biasa. Ia merupakan ekosistem terintegrasi yang siap menjembatani interaksi pengguna kasual dengan dunia kripto melalui UI sederhana, mekanisme token yang dinamis, dan fitur produktif yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Keunggulan Teknis SNORTER: Efisiensi, Kecepatan, dan Otomasi untuk Semua
SNORTER Bot dibangun dengan fokus pada efisiensi, respons cepat, dan integrasi mulus dengan infrastruktur Web3 yang berkembang. Teknologi utamanya memungkinkan interaksi instan melalui Telegram, memanfaatkan smart contract yang secara otomatis menjalankan staking, airdrop, dan pembelian token dalam waktu kurang dari 2 detik.
Bot ini menggunakan backend API yang stabil dan ringan, dikombinasikan dengan Web3Toolkit dan enkripsi data berlapis untuk menjamin keamanan serta kecepatan transaksi. Seluruh operasi staking dan pembelian token dilakukan on-chain, memastikan transparansi penuh dengan histori transaksi yang dapat dilacak oleh siapa pun.
Dibanding proyek serupa, SNORTER unggul dalam hal UX—user tidak perlu berpindah aplikasi untuk mengakses crypto tools. Semua fitur, mulai dari presale, referral, hingga reward NFT, tersedia langsung dari chat interface Telegram. Ini menciptakan pengalaman yang intuitif bahkan bagi pengguna non-teknis.
Dari sisi integrasi, SNORTER mendukung klaim lintas jaringan (Ethereum, Solana, dan SNORTCHAIN di masa depan) dengan bridge khusus yang akan hadir pasca presale. Kombinasi antara efisiensi UI, kontrak pintar otomatis, dan dukungan lintas jaringan menjadikan SNORTER salah satu proyek teknikal paling siap untuk adopsi massal di 2025.
Cara Beli Token SNORTER Sebelum Habis Terjual – Panduan Lengkap untuk Pemula dan Pro!
Jika kamu sudah tertarik dengan potensi besar dari Snorter dan ingin ikut sejak awal, jangan tunda lebih lama. Presale SNORTER masih berjalan dan ini adalah momentum terbaik untuk masuk sebelum harga melonjak saat listing publik. Banyak investor baru masih bingung cara beli token, padahal prosesnya mudah dan bisa dilakukan siapa saja hanya dalam beberapa langkah. Baca panduan lengkap cara membeli token SNORTER di sini untuk memastikan kamu tidak tertinggal. Panduan ini dirancang agar kamu bisa segera memiliki token dan ikut menikmati fitur premium Snorter Bot.
Prediksi Harga SNORTER: Bisakah Tembus 100x Seperti Pepe? Lihat Target dan Proyeksinya!
Potensi token SNORTER bukan sekadar hype. Dengan basis komunitas yang kuat, utility bot yang sudah berjalan, dan narasi meme yang dikemas cerdas, prediksi harganya kini jadi sorotan investor. Apakah kamu penasaran apakah SNORTER bisa mencapai ROI seperti DOGE atau SHIBA di masa lalu? Jangan cuma bertanya-tanya—lihat langsung prediksi harga SNORTER terbaru dan proyeksi kenaikannya. Artikel ini menyajikan analisis realistis berdasarkan data presale, tren pasar, dan roadmap proyek.
Apa Itu SNORTER? Temukan Semua Fitur, Utility, dan Alasan Mengapa Token Ini Meledak!
Masih ragu dengan proyek SNORTER atau ingin memahami lebih dalam sebelum berinvestasi? Kamu wajib membaca penjelasan lengkap yang membongkar semua fitur unggulan Snorter Bot, termasuk copy trading, anti-rug, hingga proteksi frontrunning. Ini bukan sekadar meme coin biasa—melainkan proyek berbasis bot Solana dengan utility nyata yang siap pakai. Pelajari selengkapnya apa itu SNORTER dan bagaimana proyek ini bekerja untuk memastikan kamu membuat keputusan investasi yang solid. Kamu akan mengerti mengapa ribuan investor berebut masuk lebih awal sebelum listing publik dimulai.
SNORTER Scam atau Legit? Ini Fakta yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Investasi!
Kita semua tahu banyak proyek crypto yang berakhir scam—itulah sebabnya penting untuk riset sebelum membeli token apapun. SNORTER muncul sebagai proyek yang sangat diperhatikan karena kombinasi meme dan utilitas botnya, tapi apakah ini benar-benar legit? Artikel berikut membedah semua data, reputasi tim, transparansi roadmap, dan status audit SNORTER agar kamu tidak salah langkah. Cek langsung apakah SNORTER scam atau benar-benar proyek legit. Sebelum kamu kirim dana ke presale, pastikan kamu tahu jawabannya.
Catatan Akhir: Breakout Cardano Makin Dekat, Tapi Jangan Lewatkan Presale SNORTER!
Kenaikan harga Cardano dan lonjakan aktivitas whale menjadi sinyal kuat bahwa pasar altcoin sedang memanas. Breakout dari pola falling wedge membuka potensi reli teknikal hingga Rp19.620 dalam waktu dekat. Namun, dengan banyaknya resistensi yang masih perlu ditembus, peluang masih terbuka lebar untuk diversifikasi. Di sinilah presale SNORTER hadir sebagai alternatif cerdas dengan utility nyata dan momentum kuat. Jangan tunggu breakout selesai baru bergerak—presale SNORTER sudah di depan mata!
Pola akumulasi whale dan struktur grafik ADA memperkuat keyakinan bahwa fase ekspansi sedang berlangsung. Meski demikian, volume besar dan konfirmasi breakout tetap menjadi syarat utama untuk mencapai target ambisius seperti Rp32.700. Sementara menunggu konfirmasi ini, SNORTER menawarkan peluang dengan entry point rendah dan sistem staking yang menjanjikan. Bot trading otomatisnya bisa jadi solusi ideal bagi trader yang ingin efisiensi maksimal. Dengan kombinasi harga murah dan fitur unggulan, presale SNORTER layak jadi perhatian utama hari ini.
Integrasi teknologi bot dalam ekosistem SNORTER memberi nilai tambah signifikan bagi investor early adopter. Token ini bukan sekadar meme coin, tapi juga akses ke fitur premium seperti copy trading dan anti-frontrun. Selain itu, roadmap yang terstruktur jelas dari peluncuran bot hingga ekspansi CEX memperlihatkan keseriusan tim developer. Di tengah kebangkitan altcoin seperti Cardano, proyek seperti SNORTER bisa mencuri perhatian pasar secara cepat. Jangan sampai ketinggalan, terutama karena hard cap presale hampir tercapai.
Staking reward tinggi, tokenomics berimbang, dan antarmuka Telegram-friendly menjadikan SNORTER unggul dari sisi pengalaman pengguna. Saat harga ADA masih membentuk struktur breakout, SNORTER justru sudah memimpin dari sisi aksi dan partisipasi komunitas. Banyak investor kini mulai mengalihkan sebagian portofolio mereka ke token dengan prospek pertumbuhan eksponensial. SNORTER jelas memenuhi syarat tersebut. Semakin cepat kamu ikut, semakin besar peluang akumulasi token sebelum listing publik.
Jika kamu menunggu momen yang tepat untuk investasi berikutnya, ini saatnya. Presale SNORTER memberikan kombinasi langka antara momentum, utility, dan nilai beli awal. Cardano mungkin sedang dalam tren naik, namun SNORTER bisa jadi pemenang sesungguhnya di Q3 2025. Manfaatkan kesempatan ini untuk masuk sebelum hype melonjak!
Gabung Komunitas Telegram Crypto News Indonesia – Update Cepat, Alpha Projects, dan Diskusi Eksklusif!
Ingin jadi yang pertama tahu saat presale SNORTER mendekati hard cap atau saat Cardano berhasil breakout? Jangan hanya bergantung pada berita—gabung ke grup Telegram resmi Crypto News Indonesia dan dapatkan update real-time dari ribuan investor dan trader aktif. Grup ini jadi pusat diskusi terpercaya untuk peluang presale, analisis teknikal, dan bocoran proyek baru sebelum viral. Kamu juga bisa tanya langsung ke sesama member atau admin jika butuh panduan atau strategi investasi. Jangan biarkan informasi berharga lewat begitu saja—gabung sekarang dan jadilah bagian dari komunitas crypto paling aktif di Indonesia!
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.