Maksimalisme BTC Memudar, Altcoin PEPENODE Jadi Pilihan Teratas
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Pergeseran besar terjadi seiring Bitcoin yang beralih fungsi menjadi emas digital berkat ETF. Pola pikir maksimalis yang kaku mulai melunak sehingga mendorong diversifikasi portofolio. Kapital kini berputar ke altcoin teratas dengan narasi kuat, terutama di sektor infrastruktur, AI, dan DePIN. PEPENODE hadir sebagai proyek yang menggabungkan budaya meme dengan penambangan virtual yang digamifikasi.
Investor kini mencari peluang eksperimental dan potensi keuntungan di lapisan aplikasi dan rantai baru. PEPENODE memanfaatkan pergeseran ini dengan model mine-to-earn berbasis peramban. Ini merupakan jalur berisiko lebih tinggi bagi profit Bitcoin yang dialihkan, terbukti dengan aliran dana lebih dari $2,1 juta atau sekitar Rp35 miliar yang masuk ke proyek ini.
Evolusi Kripto: Dari Maksimalis Bitcoin ke Narasi Altcoin
Beberapa tahun lalu, mungkin sebelum memasuki 2020, strategi kripto sangatlah sederhana: miliki Bitcoin, abaikan yang lain. Namun, pola pikir tersebut kini mulai memudar. Bitcoin bertransformasi menjadi aset seperti emas digital. Eksperimen sejati dan potensi keuntungan kini pindah ke rantai baru dan lapisan aplikasi.
Pemicu utamanya adalah kehadiran ETF Bitcoin spot. Banyak investor senior AS memindahkan koin mereka ke wadah ETF. Langkah ini menawarkan keuntungan pajak dan pelaporan yang lebih mudah, sembari tetap dapat mempertahankan eksposur jangka panjang BTC.
Para paus (investor besar) tidak menjual Bitcoin mereka begitu saja. Mereka justru memilih untuk beralih ke jalur investasi ETF. Secara on-chain, hal ini melepaskan modal segar yang sebelumnya menganggur. Modal tersebut kini berputar menuju proyek infrastruktur yang kaya akan narasi.
Jaringan berkapasitas tinggi seperti Avalanche menarik minat investor. Platform DePIN seperti Peaq juga menjadi fokus riset. Desain eksperimental Kaspa dengan blockDAG juga diselidiki secara serius. Investor yang sebelumnya anti altcoin mulai melirik proyek-proyek semacam itu.
Dalam pasar yang semakin matang ini, Bitcoin masih tetap menjadi cryptocurrency terbaik. Namun, potensi pertumbuhan besar kini telah bergeser ke altcoin. Altcoin menggabungkan kisah jelas dengan produk yang berfungsi, sementara meme coin masih relevan meskipun membutuhkan daya tarik nyata.
PEPENODE (PEPENODE) mencoba menawarkan daya tarik tersebut. Proyek ini memadukan budaya meme dalam diri Pepe dengan model mine-to-earn. Penambangan virtual diubah menjadi permainan strategi berbasis peramban.
Mereka telah mengumpulkan lebih dari $2,1 juta (Rp35 miliar) melalui presale. Harga token pada tahap presale saat ini adalah $0,0011454 dengan imbalan staking untuk investor presale mencapai 605% APY.
Model Mine-to-Earn Inovatif: Solusi PEPENODE Atasi Staking Pasif
PEPENODE (PEPENODE) hadir untuk mengatasi masalah mendasar di dunia presale crypto. Sebagian besar presale dan staking pool saat ini cenderung pasif. Investor hanya membeli token, menguncinya, kemudian menunggu hasil.
Akibatnya, perhatian komunitas seringkali hilang jauh sebelum proyek diluncurkan secara resmi. PEPENODE mengubah narasi ini dengan memperkenalkan simulator penambangan virtual yang menarik.
Setelah Token Generation Event (TGE), pemegang token akan mulai dapat membangun ruang server penambangan mereka. Pembangunan ini dilakukan di dalam aplikasi web proyek. Investor dapat membeli node digital untuk meningkatkan fasilitas mereka.
Peningkatan ini wajib menggunakan token $PEPENODE. Setiap pengguna akan memiliki dasbor canggih untuk melacak hashrate simulasi, penggunaan energi, serta potensi imbalan yang akan diterima. Pengalaman ini mirip seperti mengelola tambang kripto sungguhan, tetapi investor tidak perlu repot memikirkan perangkat keras, kebisingan, atau tagihan listrik yang mahal.
Keunggulan lain PEPENODE adalah kemampuannya berintegrasi dengan likuiditas meme crypto. Proyek ini tidak mengabaikan komunitas meme coi yang besar. Melalui papan peringkat dan kolam bonus khusus, imbalan diberikan dalam berbagai bentuk koin, bukan hanya $PEPENODE, melainkan juga $PEPE, $FARTCOIN, atau koin meme populer lainnya.
Dengan demikian, satu posisi aktif di PEPENODE memberikan eksposur ke berbagai aset sekaligus. Ini sangat menarik bagi para trader aktif karena dapat memastikan aset mereka terus bekerja, tidak hanya terparkir pada satu token.
PEPENODE menciptakan narasi yang selaras dengan tren pasar yang telah bergeser ke altcoin berbasis utilitas dan produk on-chain interaktif, menjadikannya sebagai salah satu game penghasil crypto yang berpotensi meroket.
Rincian Presale dan Proyeksi Pertumbuhan PEPENODE
Aspek pendanaan PEPENODE dirancang dengan sangat terbuka dan mengutamakan komunitas. Presale proyek ini berjalan sebagai penjualan publik, terbuka untuk umum. Tidak ada putaran presale pribadi atau alokasi token khusus untuk orang dalam (insider).
Harga awal token dibuka sekitar $0,001. Saat ini, harga token berada di $0,0011454, yang masih menjadi titik masuk rendah bagi mereka yang mengharapkan keuntungan tinggi.

Investor dapat berpartisipasi dalam presale dengan menggunakan ETH, USDT, BNB, atau kartu kredit. Cara beli PEPENODE sama seperti presale kripto lainnya, di mana Anda perlu untuk melakukan pembelian di situs web resminya.
Salah satu daya tarik terbesar dari PEPENODE adalah imbal hasil staking yang tinggi. Proyek ini menawarkan imbalan mencapai 605% APY yang sudah berlaku sejak tahap pertama presale, menjadi salah satu imbalan staking crypto terbaik di 2026.
Namun, nilai imbalan dirancang untuk turun secara bertahap. Penurunan akan terjadi seiring dengan semakin banyaknya token yang dikunci di dalam pool staking. Kebijakan ini dapat mendorong komitmen jangka panjang, mencegah quick flip atau penjualan cepat ketika token diluncurkan.
Berdasarkan prediksi harga PEPENODE sejumlah analis kripto, token ini memiliki proyeksi pertumbuhan yang menjanjikan. Harga $PEPENODE diprediksi dapat mencapai $0,0031 pada akhir tahun 2026. Sementara itu, pada tahun 2026 mendatang, token ini diperkirakan akan diperdagangkan di sekitar $0,0022 hingga $0,0077.
Proyeksi ini bergantung pada peluncuran platform mining virtual yang tepat waktu. Pertumbuhan jumlah pengguna yang stabil juga akan menjadi faktor kunci. Dengan harga presale yang masih di $0,0011454, ada potensi keuntungan yang sangat menarik dari PEPENODE.
Beli PEPENODE di SiniDisclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.