Paus Kripto Tetap HODL BTC di Tengah Keterpurukan Pasar, Sinyal Positif untuk Bitcoin Hyper

Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Pengungkapan Afiliasi
Pengungkapan Afiliasi

Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!
Terakhir diperbarui: 
Disclaimers: Penting untuk diingat bahwa investasi di crypto memiliki risiko tinggi. Artikel/berita ini disediakan sebagai tambahan informasi dan bukan sebagai saran investasi. Dengan membaca artikel/berita ini, Anda menyetujui syarat dan ketentuan kami.

Harga Bitcoin (BTC) anjlok hingga $82.000, namun VanEck mengidentifikasi bahwa tekanan jual utama berasal dari mid-cycle holder (pemegang 1-5 tahun). Pemegang jangka panjang justru tetap tenang, mengindikasikan bahwa keyakinan struktural terhadap BTC tidak tergoyahkan. Hal ini menunjukkan adanya mid-cycle reset, bukan akhir dari siklus bullish.

Di tengah reset ini, modal berotasi mencari peluang infrastruktur. Bitcoin Hyper ($HYPER) muncul sebagai solusi Layer-2 Bitcoin berbasis Solana Virtual Machine (SVM) untuk mengatasi transaksi lambat dan biaya tinggi BTC. Proyek ini menjadi magnet bagi investor yang mencari keuntungan tinggi sambil tetap berada di ekosistem Bitcoin.

Pemegang Jangka Panjang tetap Percaya dengan Masa Depan Bitcoin

Harga Bitcoin (BTC) kembali melewati masa sulit, saat ini berputar di sekitar level $82.000 setelah merosot 10% dalam 24 jam. Koreksi terbaru ini menimbulkan pertanyaan klasik: Apakah whale (paus) Bitcoin diam-diam melakukan dumping, atau ada faktor yang lebih bernuansa di balik aksi jual ini?

Manajer aset terkemuka, VanEck, meyakini faktor kedua yang menjadi pemicu utama. Mereka menunjuk pada kelompok spesifik yang disebut ‘pemegang siklus menengah’ (mid-cycle holders)—yakni mereka yang terakhir kali memindahkan koinnya dalam lima tahun terakhir—sebagai sumber utama tekanan jual saat ini.

Menurut VanEck, dompet-dompet ini mengurangi kepemilikan mereka karena keyakinan yang diuji oleh ketidakpastian makro, tingginya real yield, dan berkurangnya aliran masuk ETF Bitcoin spot.

BTC HODL - Bitcoin Hyper

Menariknya, VanEck mencatat bahwa long-term holders tertua—yang telah menyimpan koin selama lebih dari lima tahun—justru hampir tidak bergeming. Ini mengindikasikan bahwa para penganut struktural Bitcoin tidak berbondong-bondong keluar, meskipun volatilitas harga melonjak.

Data futures juga mendukung pandangan ini, di mana open interest dan funding rates telah reset ke level yang lebih netral, menunjukkan adanya likuidasi long position yang over-leveraged, bukan kapitulasi penuh dari modal strategis.

Dinamika ini memiliki implikasi penting bagi altcoin. Ketika whale jangka panjang bertahan dan dompet siklus menengah berotasi, modal seringkali mencari potensi upside asimetris di proyek-proyek infrastruktur, alih-alih mengejar BTC spot.

Di sinilah Bitcoin Hyper ($HYPER) menjadi relevan. Layer-2 Bitcoin baru ini memposisikan dirinya sebagai rantai throughput tinggi yang diamankan oleh Bitcoin, mengatasi masalah transaksi lambat, biaya tinggi, dan kemampuan programmability yang terbatas.

Bitcoin Hyper menawarkan kinerja ala Solana dengan integrasi Solana Virtual Machine (SVM) untuk DeFi berkinerja tinggi.

Inovasi Bitcoin Hyper: Hadirkan Kecepatan Solana ke Ekosistem Bitcoin

Bitcoin Hyper ($HYPER) hadir dengan proposal unik yang menarik bagi modal yang sedang berotasi mencari peluang baru di pasar kripto. Proyek ini disebut-sebut sebagai Layer-2 Bitcoin pertama yang mengintegrasikan Solana Virtual Machine (SVM), membawa kinerja secepat Solana ke orbit Bitcoin.

Tujuannya jelas: mengatasi keterbatasan Bitcoin yang sudah lama ada, seperti kecepatan transaksi yang lambat, biaya yang fluktuatif (terutama saat terjadi kemacetan jaringan), dan kurangnya dukungan scripting untuk aplikasi Keuangan Terdesentralisasi (DeFi) yang kompleks.

Layer 2 Bitcoin Hyper

Desain arsitektur Bitcoin Hyper bersifat modular. Layer-1 Bitcoin akan berfungsi sebagai jangkar penyelesaian akhir (settlement) dan keamanan dasar. Sementara itu, Hyper Layer-2 akan bertanggung jawab atas eksekusi transaksi secara real-time, menawarkan waktu blok di bawah satu detik dan biaya yang jauh lebih rendah.

Dengan mengintegrasikan SVM secara langsung, Bitcoin Hyper berupaya menyediakan lingkungan smart contract berbasis Rust yang akrab bagi para pengembang, sambil memastikan performa sekelas Solana.

Secara teoritis, ini berarti mampu menangani hingga 65.000 transaksi per detik (TPS), sebuah peningkatan masif dibandingkan dengan kemampuan Bitcoin Layer-1 yang hanya sekitar tujuh TPS.

Solana vs Bitcoin - Bitcoin Hyper

Selain itu, proyek ini sedang merancang canonical bridge untuk memungkinkan pengguna memindahkan BTC mereka ke Layer-2 sebagai wrapped BTC. BTC yang telah ‘dibungkus’ ini kemudian dapat digunakan untuk berbagai aktivitas DeFi, mulai dari swaps, pinjam-meminjam (lending), NFT, hingga gaming, tanpa harus berinteraksi dengan jaringan utama Bitcoin yang lebih lambat dan mahal.

Bitcoin Hyper berambisi mencapai biaya rendah dan finalitas yang hampir instan untuk kasus penggunaan ini, sambil tetap secara berkala menambatkan status jaringannya kembali ke keamanan Bitcoin.

Gelombang Dana Investor Serbu Presale Bitcoin Hyper (HYPER) Lampaui $28,2 Juta

Presale Bitcoin Hyper ($HYPER) kini mencatatkan capaian mengesankan dengan perolehan dana yang melampaui $28,2 juta atau sekitar Rp471 miliar, menempatkannya sebagai salah satu presale crypto paling sukses tahun ini. Fenomena ini mengindikasikan bahwa “uang cerdas” (smart money) juga tertarik, yang terlihat dari data on-chain baru-baru ini.

Data menunjukkan bahwa sebuah dompet whale (paus) melakukan akumulasi signifikan senilai $502.600 dalam satu transaksi.

Akuisisi besar ini adalah sinyal penting di tengah perdebatan pasar mengenai apakah whale Bitcoin secara umum sedang aktif membeli atau menjual. Adanya minat dari whale terhadap HYPER menunjukkan keyakinan pada potensi proyek infrastruktur baru ini.

Saat ini, $HYPER ditawarkan dengan harga yang sangat menarik, yaitu $0.013305, dan menawarkan staking dengan imbal hasil tahunan (APY) mencapai 41%.

Presale Bitcoin Hyper

Bagi pemegang $BTC yang ingin tetap berada di dalam ekosistem cryptocurrency terbaik ini, tetapi juga ingin mencari eksposur ke aset infrastruktur yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi (higher-beta), Bitcoin Hyper menjadi salah satu altcoin paling menjanjikan untuk dipantau. Proyek ini dinilai mampu mencapai harga $1.50 pada tahun 2030, menjadikannya peluang investasi jangka panjang.

Namun, fase presale ini memiliki batasan waktu. Harganya akan terus naik secara bertahap seiring berjalannya waktu, sementara APY staking akan menurun seiring bertambahnya jumlah pemegang yang bergabung ke dalam staking pool.

Dengan rencana peluncuran Layer-2 yang sudah ditetapkan antara Kuartal IV 2025 hingga Kuartal I 2026, fase pengumpulan dana melalui presale ini akan segera berakhir. Investor disarankan bertindak cepat untuk memanfaatkan harga awal dan APY staking tertinggi.

Beli Bitcoin Hyper di Sini

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

Logo

Mengapa Cryptonews Indonesia Dapat Dipercaya

100k+

Tersedia ratusan berita dalam sebulan

100+

Artikel dengan berita terbaru setiap hari

8

Bertahun-tahun di Pasar

70

Penulis Tim Internasional
editors
+ 66 Lainnya

Kripto Terbaik

Temukan token yang sedang tren yang masih dalam masa presale - pilihan tahap awal dengan potensi

Gambaran Umum Pasar

  • 7h
  • 1b
  • 1t
Kapitalisasi Pasar
$3,258,503,242,630
5.59
Kripto yang sedang tren

Jangan sampai ketinggalan

Prediksi Harga
Prediksi Harga Bitcoin: BTC Naik ke $91K Setelah Arus Masuk ETF $645 Juta Picu Sinyal Bullish
Sulastri
Sulastri
2026-01-05 01:08:25
Prediksi Harga
Prediksi Harga Shiba Inu: Pasokan di Bursa Kian Menyusut dan Meningkatnya Burn Rate SHIB
Alfin Fauzan
Alfin Fauzan
2026-01-02 10:33:32
Crypto News in numbers
editors
Daftar Penulis + 66 Lainnya
100k+
Tersedia ratusan berita dalam sebulan
100+
Artikel dengan berita terbaru setiap hari
8
Bertahun-tahun di Pasar
70
Penulis Tim Internasional