Perampokan Kripto Senilai $4,3 Juta Tekankan Pentingnya Dompet Self-Custody Seperti Best Wallet
Kami percaya pada transparansi penuh dengan pembaca kami. Beberapa konten di situs kami mengandung tautan afiliasi, dan kami mungkin menerima komisi melalui kemitraan ini. Namun, potensi kompensasi ini tidak pernah memengaruhi analisis, opini, atau ulasan kami. Semua konten editorial kami dibuat secara independen dari kemitraan pemasaran, dan penilaian kami sepenuhnya didasarkan pada kriteria evaluasi yang telah ditetapkan. Baca Selengkapnya!

Perampokan rumah di Inggris senilai $4.3 juta, dipicu kebocoran data alamat dompet kripto, memperjelas bahwa kekayaan digital menimbulkan risiko fisik nyata. Self-custody tradisional tidak lagi cukup; keamanan harus mencakup perlindungan MPC dan biometrik untuk memutus tautan antara aset dan identitas fisik. Ini adalah solusi yang ditawarkan oleh Best Wallet.
Proyek ini telah menarik minat besar, terbukti dari presale token $BEST yang mencapai hampir $17.4 juta menjelang penutupannya Jumat ini. Best Wallet tengah membangun pusat DeFi berbasis seluler non-kustodial dengan keamanan MPC. Keberhasilan presale tersebut menggarisbawahi permintaan pasar yang kuat akan solusi self-custody yang lebih aman dan terintegrasi.
Perampokan Kripto di Inggris: Pelaku Menyamar sebagai Kurir Paket
Pada Juni 2024, dunia kripto dikejutkan oleh insiden perampokan dramatis di sebuah rumah di Inggris. Tiga pria yang menyamar sebagai kurir memaksa masuk dengan todongan senjata, dan berhasil membawa kabur aset kripto senilai lebih dari $4.3 juta.
Korban tidak tertipu oleh tautan phising atau airdrop palsu. Penyerang hanya memaksa korban membuka dompetnya dan menyerahkan akses, sementara keluarganya dijadikan sandera.
Belakangan, penyelidik menemukan fakta mengerikan: serangan itu terkait dengan kebocoran data kripto yang menghubungkan saldo dompet besar dengan nama dan alamat fisik korban.
Begitu kaitan ini terjalin, tidak ada cold wallet atau trik seed phrase yang bisa melindunginya sepenuhnya. Isu Keamanan Operasional Digital (OPSEC) seketika berubah menjadi masalah keselamatan fisik.
Inilah realitas yang dihadapi oleh pemilik aset besar yang informasinya terikat pada platform Know Your Client (KYC) atau basis data yang bocor.
Ancaman bukan lagi sebatas risiko smart contract, melainkan tentang siapa yang bisa memetakan aset Anda ke pintu depan rumah Anda. Seiring makin banyaknya kekayaan berpindah ke on-chain, saran lama “gunakan hardware wallet dan bersantailah” terasa tidak lengkap.
Inilah celah yang ingin ditutup oleh alat self-custody generasi 2025: bukan hanya menjaga kunci digital, tetapi juga memutus hubungan antara identitas, perangkat, dan aset Anda.
Best Wallet, dengan presale token $BEST-nya yang telah melampaui $17.4 juta atau setara Rp289 miliar menjelang penutupan presale pada Jumat mendatang, menjadi bagian besar dari pergeseran paradigma keamanan crypto wallet ini. Dompet non-custodial dan seed-phrase-free mereka sudah beroperasi, menawarkan solusi nyata untuk tantangan keamanan dunia nyata.
Best Wallet: Membangun Ulang Self-Custody untuk Kehidupan Nyata
Best Wallet ($BEST) hadir sebagai jawaban atas tantangan keamanan baru di dunia kripto. Dompet ini dirancang sebagai dompet multi-chain non-kustodial yang berorientasi pada perangkat seluler, berfungsi lebih dari sekadar buku alamat; ia adalah “pusat komando DeFi” pribadi Anda, menjadikannya sebagai salah satu wallet crypto terbaik di industri.
Rencananya, dompet ini akan mendukung ribuan aset di lebih dari 50–60 jaringan, lengkap dengan fitur bawaan seperti pelacakan portofolio, swap, staking, fiat on/off-ramp, dan launchpad khusus presale crypto bernama Upcoming Tokens.

Fokus utama Best Wallet terletak pada model keamanannya, yang dirancang khusus untuk menghadapi ancaman pasca-insiden perampokan fisik. Alih-alih mengandalkan satu seed phrase tunggal yang rentan, Best Wallet memanfaatkan teknologi MPC-CMP dari Fireblocks.
Teknologi ini memecah kunci pribadi menjadi pecahan terenkripsi, yang kemudian dikombinasikan dengan login biometrik, 2FA, dan pemulihan terdesentralisasi.

Tujuannya jelas: menyulitkan siapa pun—baik peretas digital maupun penyusup bersenjata—untuk mengambil kendali penuh atas kunci Anda hanya dari satu perangkat atau tangkapan layar, namun tetap memungkinkan Anda memulihkan akses jika kehilangan ponsel.
Selain keamanan inti tersebut, Best Wallet juga dilengkapi dengan alat anti-penipuan canggih, fitur cross-chain swap melalui aggregator DEX bertenaga Rubic, dan launchpad dalam aplikasi yang menampilkan presale terverifikasi.
Bagi siapa pun yang khawatir terhadap rantai risiko mulai dari kebocoran data pribadi hingga perpanjangan browser yang mencurigakan, lingkungan serba ada ini secara signifikan mengurangi peluang terjadinya kesalahan.
Kesempatan Terakhir untuk Bergabung dengan Presale Best Wallet Token
Waktunya semakin sempit bagi mereka yang ingin berpartisipasi dalam presale token $BEST, karena acara ini akan berakhir pada hari Jumat. Token $BEST adalah tulang punggung utilitas bagi seluruh ekosistem Best Wallet.
Pemegang token akan menikmati berbagai keuntungan, mulai dari pengurangan biaya swap dan pembelian, imbalan staking yang ditingkatkan, hak tata kelola atas fitur dan rantai baru, hingga akses awal ke presale Stage 0 di dalam Upcoming Tokens.

Selain itu, produk kartu debit Best Card yang akan diluncurkan menjanjikan cashback dan perks yang lebih tinggi bagi pemegang $BEST. Whitepaper proyek juga menggarisbawahi kemitraan iGaming, yang akan menyematkan $BEST ke dalam bonus, free spins, dan pengurangan biaya penarikan di berbagai platform mitra.
Dari sudut pandang pasar, presale ini memenuhi kriteria yang dicari oleh investor serius: pasokan token yang tetap (10 miliar), tidak adanya private seed round di luar jendela singkat khusus aplikasi, serta kontrak pintar yang telah diaudit—tanpa fitur pencetakan (minting), blacklisting, atau trik biaya tersembunyi yang sering menjadi red flag.
Sekitar 25% pasokan dialokasikan untuk pengembangan produk, 35% untuk pemasaran, dan 8% untuk imbalan staking, menjamin emisi token selaras dengan pertumbuhan ekosistem.
Saat ini, presale dibanderol $0.025995 per token, dengan imbal hasil staking awal yang menarik hingga 75% APY (meskipun APY ini akan menurun seiring bertambahnya partisipan). Bagi mereka yang yakin bahwa pemenang siklus kripto berikutnya adalah infrastruktur dan layanan self-custody alih-alih spekulasi murni, inilah saat-saat terakhir untuk mengambil posisi.
Baca panduan lengkap cara beli Best Wallet Token untuk dapat berpartisipasi di situs web resminya secara aman. Selain itu, Anda juga perlu untuk membaca prediksi harga Best Wallet Token untuk mendapat gambaran potensi jangka panjang proyek ini.
Beli Best Wallet Token di SiniDisclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Cryptonews. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Cryptonews tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.